AES056: Keep up
haegenquinston
Wednesday October 13 2021, 12:35 PM

Mengikuti sesuatu yang sedang bergerak maju, mengikuti sesuatu sehingga tidak kehilangan jejak. Adalah tindakan yang kita lakukan untuk terus berada dalam jangkauan 'aman' tertentu dan tidak kehilangan. Contoh sederhananya dalam hidup, adalah mengikuti jalan perkembangan. Jalan perkembangan kemampuan seorang bayi, jalan perkembangan pemikiran otak, dan lain lain. Tentunya, bagi hal-hal tersebut bisa keep up, perlu sesuai dengan waktu yang ada juga. Kalau kita telat, kita bisa disebut ketinggalan dari target kita yang sebenarnya.

Mengapa hal ini penting? Setiap hari, kita mengerjakan sesuatu, kita memiliki tujuan akhir bahkan dalam hal-hal kecil yang kita kerjakan. Mau nanti dilanjutkan pun, tetap saja ada tujuan tiap harinya. Aku sendiri, jika sedang mengerjakan sesuatu, terkadang beres terkadang nggak. Kalau beres, indikator keberhasilannya bahwa tujuan akhirnya sudah terpenuhi. Bagaimana jika tidak terpenuhi? Artinya aku bisa jadi tertinggal, selama 1/2 hingga 1 hari ke belakang, karena tujuan akhir hari ini tidak terpenuhi. Kalau bukan bagi ekspektasinya untuk diubah di akhir (ditunda ataupun kurang maksimal), pastinya kita masih perlu mengejar target yang sama seperti sebelumnya, yang artinya dalam beberapa periode waktu ke depan, kita malahan perlu menyelesaikan sisa-sisa dari hari sebelumnya yang tidak beres. Misalnya ketinggalan progress selama 3 hari, artinya selama beberapa hari ke depan, progress 3 hari itu perlu dimasukkan dan dipadatkan supaya terkejar tujuannya. Dengan seperti itu, kita perlu usaha lebih dan poll karena memang sangat mendadak dan sudah back against the wall.

Sehari-hari, aku sendiri kadang seperti itu. Menunda dan tidak tahu mau ngapain dahulu, di akhir akhir saat sudah tidak ada lagi yang bisa dihambat, baru kerja secara poll. Misalnya, membuat jadwal harian untuk kegiatan di skul. Kalau ditunda sepanjang hari (meskipun mudah) malamnya serasa ada beban tambahan yang perlu ditanggung, karena sudah di akhir hari dan terdesak, baru dikerjakan. Semua itu, hanya untuk berada dalam jalur yang benar.

Lebih baik konsisten dan mengerjakan apa yang menjadi prioritas kita dahulu, jangankan kita sampai hilang pandangan akan tujuan yang kita miliki. Dengan kita tidak sejalan dengan ekspektasi kita, kita jangankan pasrah. Teruskan apa yang perlu diteruskan supaya bisa diluruskan dan sejalan.

You May Also Like