AES #27 Mezzoforte, Casiopea & Michael Franks
joefelus
Thursday June 17 2021, 7:04 AM
AES #27 Mezzoforte, Casiopea & Michael Franks

Menjelang jam 12 malam. Tiba-tiba saya kepingin mendengarkan lagu-lagu jaman kuliah. Mungkin ini gara-gara ngobrol soal musik di Atomic Essay Smipa. Untunglah jaman sekarang ini segala sesuatu mudah diperoleh. Jadi langsung buka youtube, pasang earbuds dan mendengarkan Mezzoforte dan lain-lain sambil melamun menunggu kantuk datang.

Jaman itu yang namanya hunting musik Jazz fusion jadi kegiatan yang seru. Pernah dengar Garden Party-nya Mezzoforte? Ini kelompok pemusik jazz fusion Islandia yang jaman itu ngetrend banget. Kalau tidak tau Mezzoforte, pasti diasingkan dan dianggap nerd hahaha..

Kegiatan mahasiswa jaman saya ya begitu. Musik Jazz Fussion jaman itu kebanyakan yang dominan menggunakan alat tiup seperti terompet, saxophone, lalu synthesizers, electric bass guitar dan lainnya. Kalau ada kaset baru teman-teman langsung ngumpul sambil main kartu truff PKI dan stel lagu kenceng-kenceng. Pernah dengar Casiopea? Ini grup musik Jepang yang juga digandrungi. Biasanya Kalau mulai capek lalu ganti dengan mendengarkan Michael Franks yang suara dan warna musiknya khas banget. Nah dengar musik-musik gitu memang bikin lebih produktif mengerjakan tugas atau siap-siap buat ujian akhir semesteran sambil ngopi kapal api yang harus diseduh dan dibiarkan mengendap dahulu, sebab kalau langsung diminum nanti gigi hitam-hitam penuh dengan bubuk kopi hahaha...

Aquarius dulu adalah toko kaset yang beken banget, tapi buat mahasiswa miskin ya termasuknya mahal. Ke sana cuma duduk coba-coba kaset dan catat lagu yang disukai. Di sana disediakan banyak headphones untuk mendengarkan lagu. Sesudah kita ngumpulin daftar lagu, lalu ke toko Tengah di Dago dekat pertigaan jalan Juanda dan Sultan Agung, dan di situ minta direkamin kaset. Biasa butuh sehari atau 2 hari. Jadi engga usah beli banyak album, melainkan saya punya 1 album kompilasi semua lagu favorit dengan harga lebih murah. 

Hahaha... masa kuliah memang seru! Demi bisa beli kaset untuk koleksi, rela makan bubur kacang setiap hari pagi, siang dan malam, buat kacang ijo sedikit tapi airnya seember. Jadi hemat! Daripada hutang ke warung bu Ipah, mendingan begitu. Yang penting koleksi kaset lengkap! Duh mudah-mudahan cerita ini engga bikin jurang generasi terlalu jauh ya hahaha! Tidur dulu ah***

You May Also Like