-
Posting Terkini5 Mei 2026, Sesampainya di Temanggung pukul 05.00 kami sudah ditunggu oleh satu angkot merah beserta supirnya. Kami di antar menuju pasar Temanggung untuk belanja bahan masak hari itu dan peralatan rumah tangga. Di pinggir jalan ramai sekali orang...Comments LikesMinggu, 10 Mei 2026, aku memulai hari sejak jam 6 pagi. Setelah sarapan, aku memutuskan untuk tidak mandi karena merasa masih segar setelah mandi malam sehabis diskusi dari rumah Bu Ella, heheh tenang aja kok aku ga bau... Setelah itu berlanjut...Comments LikesHari Selasa ini kami pergi mengunjungi Mbak Siska di rumahnya yang kurang lebih 30 menit jauhnya dari Dusun Ngadiprono. Rumah Mbak Siska terletak di Dusun Pongangan, di daerah yang cukup tinggi, di samping acara pernikahan dengan musik yang...Comments LikesTanggal 10 Mei, selepas gereja dan makan siang, kami pergi ke Universitas Balakarta di Salamsari, di sebelah selatan Ngadiprono. Universitas Balakarta bukan universitas. Dia adalah inisiatif gagasan Mas Atfi utnuk meningkatkan akses literasi dan...Comments LikesDalam menjalani berbagai rutin di keseharian terkadang kita tidak banyak lagi berpikir-mengalir begitu saja. Hal ini seolah-olah tidak masalah karena yang dikejar adalah sisi ketuntasan saja. Namun terkadang, apa yang sudah dijalankan menjadi...Comments LikesHalo teman-teman yang budiman, pada kesempatan ini saya ingin sedikit menjelaskan mengenai proyek buku yang sedang saya kerjakan. Novel itu, ironisnya, bercerita tentang manusia-manusia yang sakit. Dan lucunya, saya yang masih seusia ini justru...Comments 2 LikesType C Semua akan type C pada akhirnya. Semua sedang bergerak menjadi USB Type C. Setidaknya ada 3 hal yang melatarinya; universal, multifungsi, dan kecepatan. Universal, sebab type C sudah menjadi standar industri baru untuk semua perangkat...Comments LikesTahukah kamu, mengapa perjalanan pulang terasa lebih cepat daripada berangkat? Itu karena fenomena psikologis yang disebut sebagai return trip effect, di mana otak kita sudah familiar dengan rute perjalanan sehingga tidak perlu bekerja keras...Comments 4 Likes
-
Posting TerfavoritSungguh tidak terasa, Siang tadi adalah slametan terakhirku sebagai murid di Semi Palar. Lima belas slametan, namun tahun ini menjadi puncak slametan dari semua slametan. Tidak seperti biasanya, tahun ini acara slametan dilaksanakan di Smipa....5 Comments 30 Likes"How Sweet The Sound" Lantunan lirik dari sepenggal lagu itu selalu bergema di hati saya sepanjang perjalanan musik sore hari ini. Ini memang kali pertama saya mengikuti musik sore, tak ada gambaran seperti apa yang akan muncul. Satu yang saya...4 Comments 26 LikesHari ini, hari ketika tulisan ini dibuat, Kelompok Sampiung Kelas 7 SMP Semi Palar baru saja selesai menghelat proyek bertajuk Kesenian Keluarga. Tepatnya, proyek ini dihelat pada tanggal 2 sampai 3 Oktober 2024. Kesenian Keluarga merupakan proyek...Comments 25 LikesHari ini saya kembali diundang jadi panelis debat Caketos (Calon Ketua OSIS). Saya punya perhatian khusus tentang OSIS - sejak awal mula OSIS digagas karena OSIS di SMP Smipa dirancang dengan sudut pandang yang berbeda. Di SMP Smipa, bisa...Comments 25 Likes_ "Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya akan terjatuh juga. Sepandai-pandainya S.Pd. mengelak, akhirnya akan mengajar juga." _ Satu tahun penuh, akhirnya saya menuntaskan peran sebagai "fasilitator" di Kelas 7 SMP Semi Palar, tepatnya...10 Comments 22 Likes
-
Posting Acak
By Rico, 2022-03-06
A free bird leaps
on the back of the wind
and floats downstream
till the current ends
and dips his wing
in the orange sun rays
and dares to claim the sky.
But a bird that stalks
down his narrow cage
can seldom see through
his bars of rage
his wings are clipped and
his feet are tied
so he opens his throat to sing.
The caged bird sings
with a fearful trill
of things unknown
but longed for still
and his tune is heard
on the distant hill
for the caged bird
sings of freedom.
The free bird thinks of another breeze
and the trade winds soft through the sighing trees
and the fat worms waiting on a dawn bright lawn
and he names the sky his own.
But a caged bird stands on the grave of dreams
his shadow shouts on a nightmare scream
his wings are clipped and his feet are tied
so he opens his throat to sing.
The caged bird sings
with a fearful trill
of things unknown
but longed for still
and his tune is heard
on the distant hill
for the caged bird
sings of freedom.
-Maya Angelou-
By innocentiaine, 2021-08-11
Hari libur, hari yang cerah. Meski angin tetap besar dan terasa cukup dingin, matahari bersinar tanpa awan. Tak ada agenda khusus hari ini. Jadilah memanfaatkan waktu libur dengan membersihkan kebun. Tepatnya mencabuti rumput-rumput liar yang tumbuh subur dan sesuka hati di antara tanaman atau rumput. Bila diingat-ingat, mencabuti rumput liar itu sesuatu yang sudah sejak lama aku sukai. Gatal rasanya bila melihat ada ilalang yang tumbuh malang melintang di antara tanaman-tanaman yang sengaja ditanam. Ada kepuasan tersendiri saat melihat tanaman-tanaman tersebut terbebas dari ilalang, bisa bertumbuh lega tanpa harus berebut lahan dan makanan di dalam tanah.
Aku sempat membaca tulisan Paolo Coelho yang mengatakan bahwa ‘ilalang’ adalah usaha bertahan hidup dari spesies tertentu yang tercipta dan dikembangkan oleh alam selama jutaan tahun. Itu berarti setiap aku mencabut satu ilalang berarti aku mengakhiri satu kehidupan; kematian sekuntum bunga yang seharusnya mekar di musim semi, juga lambang keangkuhan manusia yang selalu mencoba membentuk lanskap di sekitarnya.
Wah, aku ga pernah berpikir sejauh itu. Seolah si ilalang mengatakan jauh-jauh aku datang kemari, kenapa kamu menghabisi aku? Dari sisi si rumput seolah mengatakan lindungi aku, kalau tidak ilalang itu yang akan merajai aku. Pembenaran diri mengatakan, ini bukan semata mengakhiri kehidupan, tapi kehidupan yang tidak semestinya. Lantas jadi berpikir tentang intervensi manusia terhadap alam yang lebih banyak berdampak negatif. Pada kenyataannya alam akan terus berusaha untuk bertahan hidup, menyebarkan diri kemana-mana. Dan manusia tanpa ataupun dengan keangkuhannya akan tetap melakukan apa yang memang harus dilakukan.
Namun satu pelajaran yang aku sepakati dari Coelho dari proses mencabut rumput liar ini adalah, ‘Jikalau ada sesuatu yang tidak baik tumbuh di dalam jiwaku, aku mohon pada Tuhan supaya memberiku kekuatan yang sama untuk mencabut dan membuangnya tanpa ampun’.
By Andy Sutioso, 2021-10-24
Pagi tadi muncul pesan di hape saya dari grup WA Kepala Sekolah SD. Isinya adalah pertemuan Zoom yang diselenggarakan sore tadi, hari minggu, jam 15.30. Agendanya membicarakan pelaksanaan Gladi Bersih ANBK yang akan dilaksanakan besok. Timestamp di pesan WA tadi menunjukkan jam 3:01 AM (subuh). Pesan segera saya kirimkan ke grup WA tim Admin Smipa yang mempersiapkan hal-hal teknis ANBK.
Ini adalah pengalaman yang ketiga atau ke empat - sejauh saya ingat, bahwa kami harus menghadiri rapat di hari Sabtu atau Minggu, lengkap dengan undangan yang datang dalam waktu yang sangat singkat melalui WA, dengan catatan wajib dihadiri dan tidak boleh diwakilkan. Pertemuan ala Tahu Bulat pikir saya... Dadakan... Kalo tahu bulat lumayan enak, tapi kalau rapat dadakan, bukan di hari kerja, saya hanya bisa geleng-geleng kepala. Tapi ya apa boleh buat, kami tidak punya banyak pilihan. Pernah juga ada undangan Zoom Meeting di hari Minggu jam 19.30. Situasinya agak berbeda kalau di sekolah-sekolah negeri. Secara struktural mereka adalah atasan dan bawahan. Tentunya agak berbeda buat kami yang di sekolah swasta.
Hal-hal ini mulai banyak muncul di situasi pandemi. Sepertinya ada semacam eforia bahwa kalau segala hal bisa diselenggarakan secara daring, seakan-akan waktu kerja jadi lepas dari perhatian atau tidak lagi menjadi penting. Saat teknologi memudahkan banyak hal, ada hal-hal lain yang sepertinya lepas dari perhatian. Semua harus stand-by dan siap setiap saat. Yang memperparah, menurut saya adalah budaya orang sunda, wayahna... Kata-kata yang kerap disebutkan dalam situasi seperti ini. Kami di Semi Palar sangat berusaha bekerja terencana. Jadwal kerja terisi sejauh mungkin kami bisa. Yang jadi masalah adalah agenda-agenda dadakan seperti ini seringkali mengacaukan apa yang sudah direncanakan.
Mohon maaf kalau tulisan ini terbaca agak curhat, tapi demikianlah fakta-faktanya, dan ini jadi catatan saya hari ini.
-
Atomic Essay Smipa
Klik di sini untuk Panduan Atomic Essay
Jumlah Esai yang terkumpul sampai saat ini :
bloggers klik di sini untuk Input Data Posting
dan
UPDATE COUNTER
-
Catatan-catatan Kakak SmipaMundur ke sekitar tujuh belas tahun yang lalu, ke momen di mana angan-angan mewujudkan sebuah sekolah menjadi kenyataan... Waktu itu Semi Palar belum berlokasi di tempat sekarang ini, kami mengontrak di Jalan Terusan Karang Tineung, tidak jauh...1 Comments 9 LikesPagi mendung di hari Senin 6 Juni. Hari ini adalah hari no-bag day untuk kelas SD-5. Memikul sarung berisi perlengkapan hari ini, aku berangkat ke sekolah. Ketika dalam perjalanan, aku merenungkan keputusan hidupku yang menggiringku ke titik ini....Comments 7 LikesHari cerah, separuh jumlah teman Gatrik dan kedua kakak membuka hari pertama bertemu di tahun ajaran ini dengan waktu hening di lapang rumput. Mereka duduk tenang di tengah udara segar ruang terbuka, di hamparan rumput hijau. Disambung doa dan...Comments 4 LikesHari-hari belakangan ini saya banyak sekali mengerjakan hal-hal yang dikerjakan bersama. Kerja kolaboratif. Rapot Smipa salah satunya. Buku Cahaya Bintangku yang harus kita terbitkan satu semester sekali sangat kental kerja kolaboratifnya. Saat...1 Comments 3 LikesPencarian jodoh pun dimulai. Layaknya orang yang mau PDKT tentu pemuda ini sudah melakukan riset mendalam baik dari berselancar di media sosial sampai melakukan wawancara dengan narasumber. Dari hasil riset muncul lah calon jodoh yang ia kira...Comments 11 Likes
-
Konsep-konsep Semi PalarKali ini saya ingin coba menulis sedikit tentang kenapa Semi Palar sejak awal direncanakan sebagai sebuah sekolah kecil. Gagasan awalnya memang sudah begitu - sekedar karena membayangkan kelas yang lebih kecil akan lebih baik dalam proses...Comments 15 LikesPagi ini saya diminta oleh kak Asep dan kak Ana untuk berbagi bersama teman-teman kelompok Kecak (SD-6) tentang diri, tentang aku, tentang kedirian teman-teman Kecak. Topik yang penting di Rumah Belajar Semi Palar, karena belajar dalam pemahaman...Comments 1 LikesIni tulisan lainnya tentang Literasi. Literasi yang dimaknai luas bukan sekedar baca tulis tapi mengamati apa yang ada di sekitar kita. Kebetulan saya menemukan peristiwa yang menggambarkan soal ini. Kebetulan juga saya mengamati hal ini, jadi ini...Comments 2 LikesBeberapa hari silam, di depan ruang Coop salah seorang murid menyapa saya. "Kak Andy, mau tanya dong..." ujar Naynay dengan senyumnya yang khas. "Oh, kamu mau tanya apa?" Lalu dia melanjutkan, "Kenapa sih, lambang Smipa itu warnanya biru dan...Comments 1 LikesHari Selasa menjadi salah satu hari yang dinanti. Sebab, seusai kegiatan kami sebagai Kakak, ada keseruan lain yang menanti. Entah kapan pertama dimulainya aku lupa, tetapi setiap Selasa, aku bersama Kak Ine dan Kak Yanti akan dengan otomatis...2 Comments 6 Likes
-
Sejarah Semi PalarDiawal anakku yang besar sudah waktunya masuk sekolah, di tahun 2007, saya ketemu ka Andy, yang menceritakan bahwa saat itu bergerak di bidang pendidikan yang ternyata merupakan sebuah Rumah Belajar SemiPalar, saat itu SemiPalar baru berusia 3...2 Comments 5 LikesHari ini hari pertama dalam guliran pembelajaran TP17. Pagi2 betul saat bersiap, masuk berita duka di hape saya. Tulisan ini saya dedikasikan kepada almarhumah ibu Witono yang pagi tadi meninggalkan kita semua menghadap Sang Pencipta. Saat...1 Comments 4 LikesNah ini masih nyambung lagi dengan sejarah Semi Palar - sebelum Rumah Belajar, sebelum Semi Palar diwujudkan sebagai sebuah sekolah. Di tahun 2004 saat gagasan tentang mendirikan sebuah sekolah muncul sebagai sebuah cita-cita, kami berpikir...Comments 9 LikesSehari setelah pertemuan dengan kang Wawan, saya kembali bikin janji bersama mas Imam untuk berkunjung ke kediaman kang Aat. Kalau kemarin saya berangkat ke arah Barat Bandung, kali ini saya melintas kota Bandung ke arah Timur menuju ke rumah kang...Comments 2 LikesJudul di atas ini saya ambil dari satu buku kecil yang isinya tentang kritik pendidikan. Judulnya Sekolah itu Candu. Kalau ditanya, apa pemicu, trigger yang membelokkan jalan hidup saya - dan sepertinya kita semua yang sekarang ini berproses...Comments 9 Likes
-
Most CommentedBarusan saja saya membaca tulisan Kak Andy tentang Meninggalkan Catatan Perjalanan dan saya benar-benar setuju dengan semua yang kak Andy tulis bahkan menurut saya lebih dari itu. Saya ingat pertama kali menulis secara lebih rutin ketika diajak...7 Comments 21 LikesSambil kerja dari rumah, iseng-iseng saya coba download Radio.net di TV trus cari KLCBS. Tapi kemudian saya sadar saat ini di Bandung sudah lewat tengah malam, jadi tidak bisa buka. Akhirnya saya memilih lagu-lagu ringan yang mengingatkan masa...4 Comments 1 LikesSatu hal yang saya rasakan dalam usaha mentuntaskan kegiatan menulis setiap hari adalah berusaha untuk selalu jeli melihat segala sesuatu, melatih kepekaan, dan selalu berusaha terbuka menyerap banyak hal. Ini sama sekali tidak mudah! Sama...4 Comments 5 LikesBeberapa tahun silam, membaca tulisanLeo Babauta, pada websitenya; Zen Habits, tentang finding simplicity in the daily chaos of our lives. Terutama karena di rumah saja, tampak permukaan hari demi hari seolah berjalan baik. Mungkin karena chaos...4 Comments 8 LikesKehilangan sesuatu itu sangat manusiawi dan tidak dapat dihindari. Memang sangat menjengkelkan apalagi jika yang hilang itu benda yang sangat penting. Barusan saya masih mencari-cari barang penting yang sulit mencari gantinya. Token untuk online...9 Comments 5 Likes
-
Tag Cloud