-
Posting TerkiniSedang cukup kerap memikirkan, merefleksikan dan membicarakan tentang rasa Syukur. Beberapa minggu lalu juga menutup TP21 lewat Syukuran spesial yang bisa dilaksanakan di Gambung. Catatannya ada di sini. Eh... kok pagi ini muncul video ini di...Comments LikesPada hari-hari yang berjalan bergitu cepat, pernahkah kita berpikir bahwa Tuhan tetap menyediakan jeda-jeda sederhana, yang bahkan sering tak kita sadari. Ketika di jalan, tetiba ketemu lampu merah atau perlintasan kereta pas lagi buru-buru....Comments LikesApa yang kita ingat saat kita berusia 5 tahun? Pernahkah terpikir tentang bagaimana bentuk Tuhan? Kawan Saron, teman ajaibku di 2 tahun terakhir ini. Menemani mereka dari Sobat Dero yang usianya 4 tahun, hingga usia mereka saat ini. Ada yang...1 Comments 3 LikesDi dalam hidup yang sangat materialis ini, muncul pertanyaan besar tentang bagaimana kita bisa betul-betul hidup berkesadaran, bagaimana kita bisa bernafas dalam spiritualitas? Supaya apa? Supaya kita juga bisa menghidupi merayakan anugerah...Comments LikesRabu kemarin, tim Smipa mulai dengan guliran di tahun perjalanan yang ke 22. Sesuatu yang tentunya disyukuri. Proses belajar yang tanpa henti - dan kalau diimajinasikan betapa banyak proses pembelajaran yang sudah berjalan dan dialami. Bukan...Comments 6 LikesKita hidup pada masa ketika ilmu pengetahuan berkembang sangat cepat dan tantangan kehidupan semakin kompleks. Di tengah derasnya arus informasi dan perubahan, pendidikan tidak lagi cukup dimaknai sebagai proses mentransfer pengetahuan. Pendidikan...1 Comments 3 LikesSudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan...1 Comments 1 LikesBeberapa waktu terakhir saat menelaah berbagai hal terkait kesadaran, spiritualitas dan sains yang semestinya mengerucut menjadi sebuah pemahaman yang utuh, terbersit satu hal yang bagi saya jadi sangat menarik. WIPComments Likes
-
Posting TerfavoritSungguh tidak terasa, Siang tadi adalah slametan terakhirku sebagai murid di Semi Palar. Lima belas slametan, namun tahun ini menjadi puncak slametan dari semua slametan. Tidak seperti biasanya, tahun ini acara slametan dilaksanakan di Smipa....5 Comments 30 Likes"How Sweet The Sound" Lantunan lirik dari sepenggal lagu itu selalu bergema di hati saya sepanjang perjalanan musik sore hari ini. Ini memang kali pertama saya mengikuti musik sore, tak ada gambaran seperti apa yang akan muncul. Satu yang saya...4 Comments 26 LikesHari ini, hari ketika tulisan ini dibuat, Kelompok Sampiung Kelas 7 SMP Semi Palar baru saja selesai menghelat proyek bertajuk Kesenian Keluarga. Tepatnya, proyek ini dihelat pada tanggal 2 sampai 3 Oktober 2024. Kesenian Keluarga merupakan proyek...Comments 25 LikesHari ini saya kembali diundang jadi panelis debat Caketos (Calon Ketua OSIS). Saya punya perhatian khusus tentang OSIS - sejak awal mula OSIS digagas karena OSIS di SMP Smipa dirancang dengan sudut pandang yang berbeda. Di SMP Smipa, bisa...Comments 25 Likes_ "Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya akan terjatuh juga. Sepandai-pandainya S.Pd. mengelak, akhirnya akan mengajar juga." _ Satu tahun penuh, akhirnya saya menuntaskan peran sebagai "fasilitator" di Kelas 7 SMP Semi Palar, tepatnya...10 Comments 22 Likes
-
Posting Acak
By Diara, 2025-11-07
Judul Buku: The Case of the Bizarre Bouquets
Penulis: Nancy Springer
ISBN: 9786230303258
Bahasa: Indonesia
Tahun Publikasi: 2023
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Jumlah Halaman: 192
The Case of the Bizarre Bouquets, salah satu cerita dari serial “An Enola Holmes Mystery”. Enola Holmes, yang menyamar menjadi seorang wanita bernama Ivy Meshel, adalah seorang sekretaris dari seorang perditorian, yaitu Dr. Watson. Enola sering menyamar untuk memecahkan kasus-kasus. Ia juga berusaha untuk menyembunyikan dirinya yang sebenarnya supaya keberadaannya tidak ketahuan oleh kakaknya, Sherlock Holmes, yang juga adalah rekan terdekat Dr. Watson. Pada cerita kali ini, Dr.Watson tiba-tiba menghilang, tidak ada yang tahu kemana ia pergi, bahkan Sherlock Holmes yang adalah seorang detektif terbaik di sana tidak bisa memecahkannya. Akhirnya Enola berusaha untuk memecahkan misteri itu sendiri, dengan menyamar sebagai Miss Viola Everseu.
Menurutku, buku ini menyenangkan untuk dibaca. Misteri-misteri yang ada dan karakter-karakter yang unik membuatku penasaran untuk membacanya. Ada juga kode-kode menarik yang perlu dipecahkan untuk mengerti kasus pada cerita-cerita yang ada.
Aku sebenarnya tidak terlalu menemukan kekurangan pada buku ini. Tapi, kita perlu membacanya dengan benar-benar karena ceritanya yang cukup rumit akan sulit dipahami jika dibaca secara terburu-buru dan asal-asalan.
By SamBin, 2022-08-19Motion Beast Day 3
Hari ketiga magang di Motion Beast, kegiatan kerja kali ini tidak terlalu memiliki perbedaan dengan 2 hari sebelumnya. Dibandingkan dengan hari ke 2 dan 1, pada kali ini saya berhasil menuntaskan semua gambaran aset animasi yang diperlukan untuk animasi pentas wayang motekar, hari ini entah kenapa saya terasa lebih tenang dan santai, dibandingkan dengan sehari sebelumnya, kegiatan dari pagi sampai sore jam 16:30 terasa lebih sibuk, lebih pekerjaan, ditambah kebanyakan anggota tim multimedia hanya “standby” di meja dan mengerjakan tugasnya masing-masing, dari tempat duduk sendiri, disamping kiri saya ada Iksal seorang illustrator yang sedang mengerjakan materi ilustrasi untuk konten museum Akademi Polisi di Semarang, di depan saya ada Kak Fer yang bertugas dalam mengurus konten video museum Akademi Polisi Semarang, beberapa hari sebelumnya ia mengerjakan “rotoscoping” video syuting angggota “marching band” akademi polisi, di kanan kak Fer ada kak Igun yang sedang mengerjakan konten animasi untuk wayang motekar, di sini biasanya saya mengajukan semua aset gambar ke kak Igun untuk dianimasikan, semua aset yang saya jadikan “silhouette” biasanya dikelola oleh dia.
Pekerjaan saya kali ini menuntaskan ilustrasi “background” adegan ladang tandus, dari pekerjaan itu hampir dari jam 10 sampai jam 1 siang waktunya terhabiskan untuk mengerjakan itu sendiri, dari awal saya hanya menghabiskan waktu untuk memasukan semua aset yang sudah dijadikan “silhouette”, dari pepohonan yang tumbang, pepohonan yang tidak berdaun, sisanya aset semak-semak. Semua aset saya gabungkan dan posisikan sesuai patokan yang sudah ada, bedanya yang patokan masih berwarna, sedangkan yang saya kerjakan berupa versi “silhouettenya”. Secara satu persatu saya “bolak-balik” untuk mencoba menyusun perlahan-lahan agar tidak ada kesalahan posisi aset, kadang kala ada beberapa aset yang posisinya salah. Mencapai akhir tugas, saya hanya menghabiskan waktu untuk mengecek kembali jika ada aset gambar yang tertinggal. Tuntasnya tugas itu memberikan sebuah rasa kelegaan yang cukup besar, kini yang hanya bisa lakukan hanya menunggu sampai minggu depan pada hari senin nanti untuk lanjut magang lagi.
By Andy Sutioso, 2022-05-16
Pernahkah membandingkan antara manusia dan hewan, spesies mana yang lebih sering kebingungan? Hehe... pertanyaan iseng banget ya. Tapi ini serius kok. Hewan itu gelisah kalau ada musuh atau predator lalu kalau mereka merasa lapar. Waktunya cari makan. Jadi intinya pada saat harus bertahan hidup (survival).
Manusia juga begitu, karena bertahan hidup adalah insting mendasar setiap makhluk hidup. Bedanya hewan itu kalau sudah dapat makan ya mereka tenang. Tinggal tidur. Bahkan ada spesies yang tidur panjang atau hibernasi. Ada yang tidur di sepanjang musim dingin...
Manusia walaupun sudah kenyang masih banyak yang bingung. Galau emosinya atau kusut pikirannya. Gelisah, cemas, was-was, kalut, overthinking, apapun istilahnya. Kalau di dunia psikologi banyak banget lah istilahnya. Ada diistilahkan depresi, halusinasi, pokoknya macam-macam.
Pertanyaannya, kenapa bisa demikian? Katanya manusia itu spesies yang paling tinggi tingkat evolusinya. Tapi kenapa hal-hal seperti itu justru terjadi atau dialami oleh homo sapiens. Lalu kalau ditelusuri lagi manusia juga yang bikin banyak permasalahan di atas bumi ini. Katanya cerdas tapi kok gampang galau dan banyak menimbulkan masalah.
Perang salah satunya. Hanya manusia yang berperang besar-besaran, bisa berlangsung ratusan tahun, lalu menimbulkan kerugian harta benda dan jiwa... Aneh bukan? Yang saya ga abis pikir juga dan baru saja terjadi dalam hitungan bulan adalah invasi Rusia ke Ukraina... duh betul-betul ga masuk logika saya. Kenapa ya ga bisa hidup berdampingan dengan damai. Apapun alasan dan pembenarannya bagi saya ga masuk akal. Karena manusia semestinya berakhlak dan punya akal budi.
Pernah ada murid Smipa yang bertanya, "Kak, kalau manusia itu pinter, kenapa manusia menciptakan senjata?" Nah lho. Ada yang tau jawabannya? Saya sih ga bisa jawab. Saya sependapat sama pemikiran anak itu. Senjata adalah ciptaan manusia yang paling bodoh. Lebih aneh lagi, di perang Ukraina Rusia ini, negara-negara berlomba menciptakan senjata yang smart. Ada yg dibilang smart bomb. Duh ampun... Buat saya manusia kok semakin menjadi-jadi kebodohannya. Menciptakan sesuatu yang cerdas untuk membuat kehancuran... Mohon maaf tapi buat saya ini kebodohan luar biasa.
Dengan kemajuan pendidikan yang luar biasa di mana-mana, manusia masih terjebak dengan kebodohannya. Ya begitulah kenyataannya. Ini curhat saya hari ini lewat tulisan ini, berusaha lebih memahami manusia. Mudah-mudahan bisa memantik kesadaran kita sebagai umat manusia. Salam.
-
Atomic Essay Smipa
Klik di sini untuk Panduan Atomic Essay
Jumlah Esai yang terkumpul sampai saat ini :
bloggers klik di sini untuk Input Data Posting
dan
UPDATE COUNTER
-
Catatan-catatan Kakak SmipaAkhirnya sampai juga kami di penghujung TP17, diakhiri dengan evaluasian dan syukuran yang menurut saya sangat meriah… Diliputi energi baik, rasa kekeluargaan, berbagi cerita dan mendengarkan. Bagi pribadi, genap sudah saya menjalani keseharian...Comments 3 LikesHari-hari belakangan ini saya banyak sekali mengerjakan hal-hal yang dikerjakan bersama. Kerja kolaboratif. Rapot Smipa salah satunya. Buku Cahaya Bintangku yang harus kita terbitkan satu semester sekali sangat kental kerja kolaboratifnya. Saat...1 Comments 3 LikesHari cerah, separuh jumlah teman Gatrik dan kedua kakak membuka hari pertama bertemu di tahun ajaran ini dengan waktu hening di lapang rumput. Mereka duduk tenang di tengah udara segar ruang terbuka, di hamparan rumput hijau. Disambung doa dan...Comments 4 LikesKemarin saya mendapat kabar bahwa 21 September 17 tahun yang lalu tersematkanlah nama Rumah Belajar Semi Palar di sebuah bangunan yang berada di ujung Jalan Sukamulya. Saya pun baru tahu bahwa Semi Palar memiliki makna tumbuh menjadi harapan,...2 Comments 11 Likes17 tahun berada di antara keluarga besar Smipa. Besar itu relatif, karena Smipa termasuk sekolah yang mungil. Yang membuat terasa besar untukku, sepertinya lebih pada dinamikanya, olahannya, interaksi dengan individu yang terlibat di dalamnya....Comments 4 Likes
-
Konsep-konsep Semi PalarHmm. Karena lagi banyak obrolan dengan orangtua - yang sedang dalam proses bergabung ke Semi Palar - saya jadi banyak inspirasi baru untuk menulis. Hari ini juga terjadi lagi - saat ngobrol dengan Dhanu dan Shasa, ayah dan ibunya Baqir, Enab dan...Comments LikesTopik ini saya angkat jadi bahan tulisan berasal dari salah satu obrolan atau diskusi bersama salah satu kelompok (kelas) di jenjang KPB. Perihal kebebasan ini saya coba elaborasi di sini. Ada dua komponen penting kalau bicara kebebasan....1 Comments 4 LikesSiang ini saya mampir ke presentasi magang KPB. Ada dua sesi hari ini, pertama-tama dibawakan oleh Bintang, sesi kedua dilanjutkan oleh Haegen. Haegen menjudulkannya dengan "Berbagi Cerita Kehidupan Magang". Keduanya bercerita tentang pengalaman...Comments 2 LikesBabarengan sudah jadi ciri khas kegiatan di Smipa, semua jenjang melakukan kegiatan ini. Kegiatan babarengan dilakukan bisa bersama orantua, kolaborasi antar jenjang, dan perkelas itu sendiri. Babarengan biasanya identik dengan main bersama, lepas...Comments 1 LikesDi paruh terakhir TP-18, saya banyak bertukar pikiran dengan berbagai pihak - terutama tim Lingkung tentang rencana transisi peran saya dari memimpin operasionalisasi berbagai hal di Semi Palar - sebagai kepala sekolah ke peran yang baru di...Comments 5 Likes
-
Sejarah Semi PalarKali ini saya ingin coba menulis sedikit tentang kenapa Semi Palar sejak awal direncanakan sebagai sebuah sekolah kecil. Gagasan awalnya memang sudah begitu - sekedar karena membayangkan kelas yang lebih kecil akan lebih baik dalam proses...Comments 15 LikesHari ini hari pertama dalam guliran pembelajaran TP17. Pagi2 betul saat bersiap, masuk berita duka di hape saya. Tulisan ini saya dedikasikan kepada almarhumah ibu Witono yang pagi tadi meninggalkan kita semua menghadap Sang Pencipta. Saat...1 Comments 4 Likes"Pak Andy, apa yang bapak sampaikan tadi mendalam sekali ya. Walaupun sederhana tapi sangat dalam". Di sesi penutupan DikLat yang lalu, seorang rekan Kepala Sekolah menghampiri saya dan menyampaikan hal ini. Iya pak, saya respon. Kenapa saya...Comments 7 LikesMundur ke sekitar tujuh belas tahun yang lalu, ke momen di mana angan-angan mewujudkan sebuah sekolah menjadi kenyataan... Waktu itu Semi Palar belum berlokasi di tempat sekarang ini, kami mengontrak di Jalan Terusan Karang Tineung, tidak jauh...1 Comments 9 LikesSehari setelah pertemuan dengan kang Wawan, saya kembali bikin janji bersama mas Imam untuk berkunjung ke kediaman kang Aat. Kalau kemarin saya berangkat ke arah Barat Bandung, kali ini saya melintas kota Bandung ke arah Timur menuju ke rumah kang...Comments 2 Likes
-
Most CommentedBarusan saja saya membaca tulisan Kak Andy tentang Meninggalkan Catatan Perjalanan dan saya benar-benar setuju dengan semua yang kak Andy tulis bahkan menurut saya lebih dari itu. Saya ingat pertama kali menulis secara lebih rutin ketika diajak...7 Comments 21 LikesSambil kerja dari rumah, iseng-iseng saya coba download Radio.net di TV trus cari KLCBS. Tapi kemudian saya sadar saat ini di Bandung sudah lewat tengah malam, jadi tidak bisa buka. Akhirnya saya memilih lagu-lagu ringan yang mengingatkan masa...4 Comments 1 LikesSatu hal yang saya rasakan dalam usaha mentuntaskan kegiatan menulis setiap hari adalah berusaha untuk selalu jeli melihat segala sesuatu, melatih kepekaan, dan selalu berusaha terbuka menyerap banyak hal. Ini sama sekali tidak mudah! Sama...4 Comments 5 LikesBeberapa tahun silam, membaca tulisanLeo Babauta, pada websitenya; Zen Habits, tentang finding simplicity in the daily chaos of our lives. Terutama karena di rumah saja, tampak permukaan hari demi hari seolah berjalan baik. Mungkin karena chaos...4 Comments 8 LikesKehilangan sesuatu itu sangat manusiawi dan tidak dapat dihindari. Memang sangat menjengkelkan apalagi jika yang hilang itu benda yang sangat penting. Barusan saya masih mencari-cari barang penting yang sulit mencari gantinya. Token untuk online...9 Comments 5 Likes
-
Tag Cloud