AES 119 Tunggu
leoamurist
Thursday September 23 2021, 5:45 AM
AES 119 Tunggu

Tunggu, satu napas dulu.
Tunggu, satu napas dalam dulu.
Tunggu, satu napas dalam perlahan dulu.
Tunggu, satu napas dalam perlahan sadar dulu.

Barulah kemudian gerakan mengikutinya.
Barulah kemudian perkataan mengikutinya.
Barulah kemudian pemikiran mengikutinya.

Bernapaslah dengan lembut, bahkan kalau perlu sampai tidak terasa sedang bernapas. Karena dengan demikian mampulah menyadari ketidak terasaan itu. Melampaui rasa.
Bernapaslah dengan sedikit, seperlunya, senikmatnya. If we enjoy it, we need it very little. Berlebihan tidak baik, berkekurangan pun sama tidak baiknya. Yang pas saja.

Bernapaslah dengan bebas, melampaui organ pernapasan, melampaui teori bernapas, bahkan melampaui praktik bernapas. Merasuk dalam ranah imajinasi, mengendarai pikiran, melalui pemikiran, merasuk ke badan, perasaan, hingga penampilan. Sadari coba, reaksi kimia yang terjadi oleh ritme gerak dari postur napas itu.

Melampaui kecepatan, menjaga ketepatan, hanya ada satu jalan.
Tunggu.

Tunggulah satu napas berlalu.

Baru meledaklah dengan indah.

yulitjahyadi
@yulitjahyadi   5 years ago
Tulisan yang indah... ❤
Dan sangat suka dengan kalimat pamungkasnya : meledaklah dengan indah... 😍