Setelah pergantian presiden di tahun ini, sudah banyak sekali program makanan gratis yang dilaksanakan pada beberapa daerah, tujuan adanya program ini adalah untuk mengatasi stunting yang menjadi masalah serius di Indonesia. Namun disisi lain, Indonesia juga telah menghasilkan foodwaste tertinggi yang bersumber dari rumah tangga. Kenapa sih hal ini bisa terjadi? Padahal saat masa kita kecil kebanyakan masyarakat Indonesia kesulitan menghabiskan makanan karena sedang semangat bermain, dengan situasi seperti ini biasanya para ibu mengeluarkan kalimat ajaib supaya anaknya lekas menghabiskan makanannya dengan berujar "Ayo habiskan nasinya! kalau tidak habis nasinya bisa nangis loh" atau "kalau gak habis nanti lama dapet jodohnya" Mungkin dari perkataan tersebut ada beberapa anak yang akan menurut, meski masih banyak juga yang ngeyel tak menghabiskan makanannya, tapi ya itulah anak-anak.
Namun seiring waktu bertumbuh, apakah semua perkataan itu akan membekas di masyarakat dan tercemin dalam perilaku? Maka dari itu, aku ingin membuat sebuah cerita dongeng mengenai seorang anak yang sering tidak menghabiskan makanan yang diberi oleh ibunya, sehingga suatu hari ia mendapatkan konsekuensi dari semesta yang membuatnya sadar untuk menghabiskan makanannya dan selalu bersyukur masih bisa diberi makan oleh orangtuanya. Mungkin dengan cerita dongeng ini bisa menginspirasikan adik-adik kecil untuk memulai menghabiskan makanannya. Dengan bentuknya juga yang seperti pop up book dan interaktif, agar kisah yang akan ku tuangkan bisa membekas pada adik-adik. Lalu seiring mereka bertumbuh, setidaknya mereka sudah tau konsekuensi yang akan mereka hadapi jika tidak menghabiskan makanannya. Sekian dariku terimakasih, dan sampai bertemu lagi nanti saat presentasi hasil akhir karya!!