AES#15 Kisahku
Natasha Setyamukti
Monday August 2 2021, 8:27 AM

Mencoba hal baru adalah hal yang suka sekali aku lakukan, apalagi di masa pandemi. rasanya ada banyak peluang baru dan waktu untukku bereksplorasi. Sejak pandemi, aku malah merasa jadi lebih berani untuk mencoba dan menjadi lebih percaya diri. Aneh memang, karena kebanyakan orang merasa pandemi membawa sangat banyak dampak negatif, sedangkan denganku justru sebaliknya.

Dari yang awalnya iseng-iseng, malah jadi ketagihan. Sejak awal pandemi, aku mengikuti beberapa komunitas di luar sekolah, aku menemukan beberapa komunitas di instagram dan sosial media lainnya. Aku juga mengunjungi beberapa website kegiatan salah satunya IndoRelawan. Dari sana aku menemukan banyak sekali kegiatan kerelawanan yang bisa aku ikuti, tentunya kegiatan kerelawanan yang dilakukan secara online. Mulai dari ikut campaign, menjadi pengajar, dan ikut webinar serta kegiatan-kegiatan lainnya. Awalnya hanya 1 hari dalam seminggu, sekarang dalam seminggu hampir setiap hari aku ada kegiatan kerelawanan. Senang rasanya, bisa bertemu teman baru, membantu beberapa teman kita yang kesulitan dan menjadi bermanfaat bagi orang lain.

Selain mencoba menjadi relawan, seperti yang sudah aku jelaskan di atas, aku juga mengikuti beberapa komunitas, entah menjadi anggota atau menjadi tim inti. Seru banget, bisa bertemu dengan teman baru dari seluruh dunia, bukan hanya Indonesia, berdiskusi dan membuat project bersama. Walaupun terbiasa membuat project, namun bentuk projectnya tentu berbeda dengan yang dilakukan di sekolah. Disini semuanya serba online, tidak mengenal lama rekan kerja dan masih banyak lagi suka dan duka yang aku alami. Tentunya disini aku dituntut untuk bisa berkomitmen, harus bisa berdiskusi dengan orang yang berbeda-beda, pastinya tidak akan semuanya sesuai dengan ekspektasiku.

Tentunya ada saat dimana aku merasa jenuh, merasa lelah apa lagi yang harus aku lakukan untuk mengisi waktu luangku. Entah kenapa aku merasa perlu menyibukkan diriku dengan berbagai kegiatan, agar kemampuan komunikasi dan diskusiku tidak hilang begitu saja. Aku sendiri merupakan tipe orang yang sulit berkomunikasi dengan orang baru, kurang percaya diri dan pemalu. Dan aku menyadari, kalau aku hanya diam tidak melakukan apa-apa ditengah pandemi, dimana aku tidak bisa bertemu dengan teman di sekolah secara langsung, aku akan menjadi anak 'dusun' yang ketika keluar lagi nanti akan jadi sulit berkomunikasi dan lain sebagainya.

Walaupun begitu, aku selalu menyempatkan diriku untuk berkomunikasi secara langsung, misalnya dengan keluargaku (tidak semuanya dilakukan secara virtual). Karena aku yakin, kita juga tetap perlu berkomunikasi secara nyata. Aku juga pastinya melakukan refleksi setiap minggu, untuk melihat sudah sampai mana progressku dan apakah itu mendukung tujuanku kedepan.

Refleksi merupakan hal yang penting menurutku, untuk bisa tahu sampai mana progress ku. Aku juga jadi bisa menakar kemampuanku, mengetahui apa yang harus aku kembangkan lagi dan mana yang sudah berkembang dalam diriku.

You May Also Like