Dari dulu aku punya impian, namun impian itu mungkin takkan tercapai saat aku di umur segini, teman-teman juga seperti menolak adanya anjing yang menjilati kita semua.Walaupun sebenarnya aku mah biasa saja jika dijilat. Keluargaku cenderung membebaskan jika mau sangat taat pada agama silahkan tidak juga tidak apa-apa . Keluargaku tidak terlalu menganggap agama sebagai hal yang sangat sakral dan tidak bisa ditolak karena agama adalah cara berkomunikasi dengan allah. Aku terkadang kesal pada orang yang terlalu taat pada agama karena menjadi mengabaikan peraturan negara.
Menurut papaku agama adalah sesuatu semacam aturan yang dibuat sesuai kepercayaan masing-masing dan itu membuat orang orang terlalu fokus pada agama tersebut dan akhirnya membuat mengabaikan hal lain . itu tidak baik karena bisa membuat orang-orang membuat kelompok sendiri dan memisahkan diri.sedangkan, keluargaku berusaha untuk fokus pada semua peraturan yang sudah tertera pada undang undang dll. Sebenarnya aku juga tidak terlalu peduli dengan mitos yang mengatakan “ jika tidak mengikuti kehendak tuhan dan lain-lain, nanti akan dikutuk dan akan diberikan kehidupan yang susah oleh tuhan” menurutku pernyataan seperti itu menjadi semacam pencuci otak.
Sehingga aku tidak terlalu istilahnya tidak terlalu percaya pada berbagai agama yang berbuah istilah / pernyataan “sisakan keraguan pada hal-hal yang belum valid atau belum pasti benar kebenarannya.” kalimat itu membuatku lebih menyisakan keraguan dan tidak langsung percaya pada informasi .Kita juga perlu memastikan dari berbagai sumber. Sosmed membuat orang orang merelakan impian atau keinginannya karena agama atau kepercayaan .akupun begitu ingin anjing namun terhalang karena teman teman yang sangat percaya pada hal hal tabu itu juga karena mereka tak menyisakan keraguan pada informasi yang mereka dapatkan. Jadi teman teman sisakan keraguan pada informasi yang kalian dapatkan yaa! Kebanyakan informasi seperti di youtube dll, menyimpan informasi tabu.