Babakan Lama (Ekspedisi K9)
Agaz
Monday November 6 2023, 5:25 AM

WhatsApp Image 2023-10-30 at 12.06.52 PM.jpeg

Pagi yang cerah dan cuaca yang cukup dingin. Pada hari itu adalah hari di mana kita akan melakukan perjalanan terakhir di jenjang SMP. Ekspedisi adalah salah satu perjalanan yang sangat membekas dalam diriku.

  Ekspedisi Kampung Adat adalah perjalanan menuju Kampung Adat untuk kita belajar tentang tradisi adat yang ada di Kampung tersebut. Saat ini kita pergi menuju Banten Kidul, yaitu Babakan Lama di daerah Banten. Babakan Lama ini adalah Kampung asalnya salah satu fasilitator kita, yaitu Kak Ama.

  Di perjalanan ini, aku sangat belajar betapa mudahnya untuk hidup bahagia. Warga di sana melakukan kegiatan - kegiatan yang sangat jarang dilakukan di kota, tanpa bantuan teknologi, dan dapat dilakukan dengan enjoy. Di sana kami semua mengikuti kegiatan tuan rumah kita masing - masing, jadi kita ikut bekerja sesuai jadwal tuan rumah kita.

  Hal yang paling membekas dalam diriku adalah di mana saat semua warga bekerja bersama untuk makan siang bersama, yaitu ngeliwet. Ini adalah kegiatan yang dapat membuat kita bahagia, karena kebersamaan antar warganya sangat terasa. Kita sebelum ngeliweut, kita cari bahan makanannya dulu bersama, yaitu mencari ikan di sawah. Itu juga lumayan membekas karena kita saat mencari sangat heboh. Walaupun ada yang tidak dapat, tapi saat makan semuanya dpat kebagian 

  Di kota mungkin ini terjadi jika ada hari besar, seperti idul fitri, chrismast, dll. Namun mereka melakukan kegiatan ini bisa sampai seminggu sekali. Karena mereka sering pergi ke sawah bersama - sama. Ibu - ibunya pun ikut ada untuk menyiapkan kesediaan makannya

  Warga di sana juga sangat terbuka sehingga kita dibuat nyaman untuk berinteraksi dengan warga di sana. Anak - anaknya dapat mudah berbaur dengan kita, dan orang tuanya juga mudah untuk kita ajak ngobrol untuk memperdalam informasi. Hampir semua warga di sana menganggap kita sebagai keluarga sendiri, sehingga kita dibuat mudah jika ingin melakukan sesuatu.

  Pada hari terakhir, itu adalah hari kesedihan kita dan para warga. Karena kita merasa bahwa koneksi kita sudah cukup dekat dengan warga di sana. Saat berpamitan warga di sana ada yang menangis, dan kita juga ada yang menangis. Bukan karena kedekatan antara kita, tapi kita semua teringat bahwa momen yang sudah terlewati sulit untuk kita ulangi. Dan itu adalah bagian dari sebuah perjalanan dan perpisahan.