AES006: Objektif
haegenquinston
Monday August 2 2021, 2:24 PM
AES006: Objektif

Objective artinya bisa: hal yang ingin kita capai agar berhasil dalam sesuatu. Artinya juga bisa: kanta (lensa) pada peralatan optik yang terdekat dengan benda. Bisa juga adalah mengenai keadaan yang sebenarnya, tanpa dipengaruhi pandangan ataupun opini pribadi. Yang pengen kubahas, adalah objektif mengenai artian ketiga. 

Mengapa objektif? Seringkali, aku sendiri memandang sesuatu tidak secara utuh, tetapi secara personal saja. Misalnya: karena ia temanku, jadi kalau ia salah, kubela. Contoh kecilnya seperti itu, kita memandang teman kita ‘lebih’ daripada orang lain dalam suatu kasus, dan pandangan tersebut disebabkan oleh hubungan personal. Kalo yang belum tahu, hal yang tidak objektif biasa disebut sebagai ‘bias’ karena tidak semua orang memiliki pandangan seperti itu.

Misalnya ada sebuah permainan, dimana kita berkompetisi saling menyingkirkan satu sama lain. Teman dekat kita ikut bermain. Pikirkan, kalau kita mau nyingkirin dia nggak? Apakah karena dia teman, jadinya  kita saling ‘percaya’ gak bakal saling menyingkirkan. Seharusnya itu jangan terjadi, karena terlalu berkaitan dengan ‘personal’ kita sendiri. Toh itupun hanya permainan, apapun yang terdapat di permainan, apa yang terjadi, ya terjadilah. Istilahnya mah ‘what happens in the game, stays in the game’, tidak sampai dibawa2 perasaan juga dong. Kalau aku sendiri, pasti bakal mengkhianati teman itu di permainan andaikan ia menganggapku sebagai ‘kawan’.

Aku sendiri juga sering melihat perbedaan pandangan orang-orang di media sosial terutama kalau ada post yang menyuruh orang ‘berdebat’ di komentar. Contohnya olahraga bola basket, topik yang kuikuti. Mau pada kolom komentar post instagram, Twitter yang toxic, komentar youtube, ada aja yang mendebatkan perbedaan pandangan tersebut, toh namanya juga opini.

Misalnya postingan berkata/menuliskan tentang kehebatan seorang Lebron James, banyak banget haters yang menghina dan meng-discredit beliau sebagai pemain. Tapi banyak juga yang membelanya, berkata bahwa dia adalah g.o.a.t (greatest of all time). Aku sendiri saat membaca kolom komentar, kaget sekaligus menyadari bahwa banyak sekali perbedaan kita dalam beropini dan berpendapat, semuanya pun ada sisi tidak objektifnya. Kalau pendukung Redbull racing team, jelas ga bakal suka dengan rivalnya, Lewis Hamilton sehingga mengeluarkan caci maki. Ya, itulah bagaimana dunia ini bekerja, selalu pro-kontra dalam segala permasalahan, tidak bisa menyelesaikannya secara Objektif.

Andy Sutioso
@kak-andy   5 years ago
Pandangan yg keren Haegen 👌😊
You May Also Like