AES#155 Diskusi Sore Hari
Natasha Setyamukti
Thursday April 21 2022, 7:51 PM
AES#155 Diskusi Sore Hari

Sore ini, aku berkesempatan untuk berdiskusi dengan Kak Andy. Diskusi yang awalnya dimulai dengan pertanyaan yang menjadi kebingunganku akhir-akhir ini yaitu lifeplan, akhirnya berakhir menjadi diskusi yang sangat panjang dan menyangkut banyak hal. Hari ini kelasku selesai siang sekitar jam 2, jadi setelah selesai kelas, aku makan dulu.Β  Aku makan di ruang Co-Op dan saat itu ada Kak Andy juga yang lagi makan. Setelah selesai makan, aku mulai bertanya karena aku merasa Kak Andy akan sangat membantuku di kebingunganku ini.Β 

Awalnya aku bertanya mengenai lifeplan, apakah lifeplan normal bila berubah ditengah jalan dan bagaimana mengatasi omongan orang, yang seringkali membuat lifeplanku goyah. Kak Andy menjelaskan bahwa lifeplan yang berubah ditengah jalan merupakan hal yan normal. Kita hidup pasti ada perubahan, tidak ada yang biasa saja, dan lifeplan juga pasti berubah. Tujuan adanya lifeplan adalah untuk menjadi pemantik, bahwa memikirkan masa depan itu penting tapi bukan menjadi sebuah tugas yang harus selesai sekarang juga, harus sudah terencana sampai 10 tahun kedepan akan melakukan apa saja. Yang penting kita tahu bahwa memikirkan tujuan hidup kita dan apa yang akan kita lakukan merupakan hal yang penting.Β 

Sambil mendengarkan cerita kak Andy, aku juga sempat mendengar kata-kata dari Kak Andy, yaitu kalau orang yang berusaha merendahkan kita, ya memang tempatnya ia dibawah. Ia berusaha merendahkan kita untuk menaikkan dia yang sebenarnya ada dibawah. Kak Andy juga sempat menyebutkan akan pentingnya bermeditasi dan memaknai hidup. Memaknai kehidupan, bisa membuat sudut pandang kita tentang hidup berbeda dan membuat semangat hidup jadi lebih lagi. Tadi kak Andy menggunakan perumpamaan seorang tukang pos, yang mungkin kita anggap biasa saja dan merupakan pekerjaan yang membosankan. Ia hanya mengantarkan surat setiap harinya, dan kalau dilihat, itu merupakan rutinitas yang membosankan. Namun sang tukang pos memaknai pekerjaannya secara berbeda, bahwa ia merasa ia memiliki tanggung jawab penting. Dalam sebuah surat yang sedang ia bawa, itu membawa sebuah berita, entah berita senang atau sedih, dan ia merupakan penghubung seseorang dengan orang lainnya, maka dari itu ia semangat sekali menjadi tukang pos. Ternyata benar ya, cara kita memandang sesuatu dan menilai sesatu berdampak sangat penting untuk kehidupan kita.

Aku membaca beberapa AES yang Kak Andy tulis. Aku bukan orang yang suka membaca AES, apalagi tulisan online karena rasanya malas dan mata lelah karena harus terus menatap layar, dan ternyata sama dengan Kak Andy yang lebih suka membaca buku fisik. Tapi tadi aku membaca AES yang dikirimkan kak Andy dan ternyata membuka pemikiranku. Tadi juga kita berdiskusi mengenai bahwa hidup itu jangan hanya mengikuti arus. Kita harus bisa membuat arus kita sendiri, meskipun terkadang, kita perlu juga mengikuti arus tapi harus dengan KESADARAN. Sadar kapan kita harus berhenti mengikuti arus dankapan tidak, kapan harus menepi, dan kapan harus mempercepat laju kita.

Ternyata obrolan yang awalnya hanya iseng, berlanjut selama 2 jam. Tidak terasa waktu berjalan secepat itu, dan tentunya obrolan ini akan menjadi bahan refleksiku, karena ada banyak poin yang bisa aku renungkan. Mulai dari merubah caraku memaknai kehidupan, mulai meditasi dan tau batasan dan meningkatkan kesadaran dalam melakukan apapun. Mungkin tulisanku ini masih sangat berantakan karena banyaknya poin yang ingin aku sampaikan, tapi di AES selanjutnya aku akan menceritakan satu persatu poin secara lebih detil..ditunggu yaaa!

Terima kasih Kak Andy untuk 2 jamnya yang sangat bermakna...

Andy Sutioso
@kak-andy   4 years ago
Waah sama-sama Tasha. Terima kasih juga untuk pemantik obrolannya kemarin. Semoga bermanfaat dan juga memantik tulisan-tulisan berikutnya. πŸ™πŸΌπŸ˜Š
You May Also Like