AES030 Drama Games & Bebentengan
Rizalk47
Monday March 17 2025, 6:55 PM
AES030 Drama Games & Bebentengan

Hari ini adalah hari ke-6 saya melaksanakan magang di Smipa. Diawali oleh upacara hari Senin, dan kebetulan yang menjadi petugas upacaranya adalah kelompok kecak dan K9. Aku sudah mengetahui betul bagaimana proses mereka latihan untuk mempersiapkan upacara hari senin, yang bagiku sangat khidmat. Apresiasi untuk mereka, tidak ada kesalahan yang cukup signifikan namun ada beberapa hal minor yang sungguhpun tidak berpengaruh pada proses upacara. Berarti ini adalah pengalaman kedua kali aku mengikuti upacara pengibaran bendera di Smipa, dan entah kenapa aku sangat senang sekali. Setelah selesai mereka melakukan evaluasi, dan ucapan apresiasi keluar dari mulut kakak-kakak fasilitator, tepuk tangan menghiasi obrolan kita di pagi hari itu, bersamaan dengan terangnya matahari yang begitu lembut menyentuh kulit kita. 

Setelah melaksanakan upacara kami pun beranjak ke lantai atas dan teman-teman kecak pun memasuki kelas, serta dimintai tanggapan oleh Kak Asep terkait kegiatan upacara yang telah dilaksanakan. Nah aku sangat menyukai kepekaan mereka terhadap situasi yang ada. Mereka memberikan tanggapan seperti ada suara yang crack ketika paduan suara menyanyikan lagu indonesia raya, lalu mengomentari gestur dirijen ketika bergegas berjalan ke posisinya. Lalu pergantian koordinator kelas, dan dua siswa dipilih oleh teman-temannya untuk menjadi koordinator kelas. Karena kelas 5 sedang menjalankan review kondisi kelas sebelah tentunya harus kondusif, tugas pertama koordinator kelas pun harus dilakukan. Beberapa siswa masih saja ribut, lalu KK mencoba untuk memberikan pengertian supaya tidak mengobrol. Dan ada sedikit gesekan juga perbedaan pendapat, namun yang aku rasakan pada saat itu (omong-omong aku duduk diantara mereka yang sedang beraktifitas di kelas) adalah dinamika kelas pasti akan terasa berbeda setiap harinya, dan hal yang paling aku apresiasi adalah ketika mereka bisa menyelesaikan perbedaan pendapat dengan mandiri dan dengan cara yang paling elegan menurutku (aku pikir ada campur tangan dari Kak Asep dan Kak Ana, kenapa mereka bisa bersikap demikian), entah aku hanya kagum saja (asli ini mah). 

Lalu pengerjaan lanjutan asesmen dimulai. Mereka diarahkan untuk mengetahui informasi terkait, fungsi informasi terkait adalah untuk mendukung penelitian mereka terhadap isu yang akan dibahas dalam proposal penelitiannya. Serta diberikan cara bagaiamana menulis daftar pustaka berdasarkan pedoman CMS. Beberapa murid ada yang langsung memahami, namun ada beberapa yang masih keliru tentang penulisan daftar isi. Lalu aku menjelaskan semampuku kepada salah satu siswa, bahwasannya daftar pustaka itu berfungsi untuk mendukung argumen atau penjelasan yang ada pada suatu paragraf, dan mengapa harus dikutip, karena untuk menghindari plagiarisme, serta hak cipta intelektual itu sangat penting kataku (semoga siswa tersebut bisa memahami perkataanku). 

Singkat Cerita-----

Giliran aku untuk memimpin kelas, telah aku siapkan games yang aku cari di website, yaitu Alphabet Race, Splat dan Everybody's number, lalu setelahnya bebentengan. Aku arahkan mereka untuk duduk melingkar, kali ini suaraku tidak terdengar ragu, jadi mereka mendengarkan dengan seksama (walau ada beberapa yang mendistraksi, namun pada akhirnya itu adalah sifat alamiah anak kelas 6 SD). "Okey temen-temen sekarang kita kebawah" kataku. Lalu mereka mengikutiku untuk beranjak dari kelas menuju pendopo yang sudah terlihat lengang, kami diberi waktu 45 menit untuk menggunakan pendopo.

"Temen-temen kalian membuat puteran yah" kataku

"Puteran kak? lingkaran mungkin" jawab mereka

"Nah iya itu maksud kakak, lingkaran hahahaha, maaf salah ngomong, makasih sudah mengoreksi"

Okey teman-teman kecak pun ada berada pada posisi melingkar, lalu aku menjelaskan sebelum memulai kegiatan kita akan waming up dulu, caranya kalian berjalan secara acak jangan ada yang tabrakan, aku akan memberi kode tepukan pertama pelan sekali tepukan kedua biasa saja tepukan ketiga harus cepat. Mereka pun mengikuti instruksiku, lalu kaki-kaki kecil mereka melangkah secara acak tak karuan, dan bagusnya tidak ada yang bertabrakan, sembari mereka berjalan aku menjelaskan kembali, "Nanti ketika aku bilang stop, tutup mata kalian, lalu tunjuk orang yang namanya aku sebutkan". Aku menyebutkan nama satu siswa seketika mereka menunjuk dia dengan mata yang tertutup, dan semuanya benar. Begitu seterusnya dinamika pun aku buat pergantian dari lambat menjadi cepat, aku mainkan secara acak, dan fokus mereka sungguh sangat luar biasa (walau banyak sekali instruksi dariku yang membuat keliru mereka, maaf yah teman-teman kakak magang soalnya hehe). 

Setelah warming up, aku memberikan instruksi kepada mereka untuk melakukan permainan yang dinamakan splat, permainan ini mengandalkan ketangkasan serta daya reflek yang tinggi. Aku sebagai instruktur, membuat gestur tangan seperti pistol lalu membuat gestur menembak, nah orang yang aku tembak harus menunduk sedangkan dua orang di samping harus berlomba siapa yang paling cepat menembak mereka masing-masing. Permainan berjalan dengan sangat seru, beberapa dari mereka tertawa (dan itu adalah hal yang paling mahal untuk diriku sendiri). Hingga yang tersisa dua orang, mereka harus saling membelakangi, layaknya cowboy di wild west yang bersiap siaga untuk duel. Dan akhirnya satu siswa yang memenangi games splat. 

Games selanjutnya adalah alphabet race, nah game ini harus cepat-cepat merangkai abjad secara bersamaan dalam 3 kelompok. Satu kelompok ada 5 orang, mereka aku arahkan untuk mengucapkan satu abjad sambil menunjuk tangan kepada temannya, hingga abjad Z dan yang telah selesai, mereka harus duduk. Dan sangat seru sekali, satu kelompok pun memenangkan permainan ini. Nah games terakhir sebelum ke games penutup, adalah everybodys number, game ini cukup rumit sih menurutku, jadi satu orang harus mengucapkan nomor dan sambil menunjuk orang lainnya, dan apabila ketika ditunjuk mereka malah menjeda ketika berbicara, nah berarti mereka gugur, dan ada kesalahan yang aku buat ketika memberikan instruksi, ada satu kelompok yang masih menganggap peraturannya seperti games sebelumnya, dan aku pun tertawa terbahak-bahak. 

Bebentengan pun dilaksanakan, mereka sudah tau aturannya, dan ketika aku melihat bebentengan yang mereka lakukan aku pikir peraturannya sudah berubah ketika aku terakhir kali memainkannya. Dan itu tidak jadi masalah bagiku, yang penting melihat mereka bersenang-senang itu sudah cukup bagiku. Waktupun telah selesai saatnya kami kembali ke kelas. Di kelas aku minta tanggapan mereka perihal games yang tadi telah dilaksanakan ada beberapa siswa yang menanggapi dengan antusias dan memahami apa yang mereka lakukan, lalu aku juga menambahkan beberapa pernyataan, juga ada siswa yang memberikan aku kritik, perihal instruksi yang membuat keliru, dan aku sangat dengan senang hati menerima kritik tersebut, terkadang aku juga jadi berpikir kesalah itu memang harus ada pada diriku sebagai calon kakak, karena disitu juga aku bisa mengetahui kekuranganku dimana. 

Begitulah cerita hari ini, wah sangat mengesankan, dan hari ini ditutup dengan diskusi kami kakak magang dengan Kak Andy. 

tanyaasepramdanaja
@asep-ramdan   last year
Mantap ceritanya, semoga menjadi ruang belajar yang bermakna Kak!