Nah ini masih nyambung lagi dengan sejarah Semi Palar - sebelum Rumah Belajar, sebelum Semi Palar diwujudkan sebagai sebuah sekolah. Di tahun 2004 saat gagasan tentang mendirikan sebuah sekolah muncul sebagai sebuah cita-cita, kami berpikir bagaimana kita bisa mengenalkan konsep Semi Palar dan perlahan bercerita tentang gagasan membuat sebuah sekolah dengan cara belajar yang berbeda dari sekolah-sekolah lain yang ada di Bandung.
Saat itu Semi Palar digulirkan di dalam sebuah ruangan kecil di kediaman kami. Ruangan itu, bisa dibilang semacam sekretariat jadi tempat kami berkumpul hari demi hari. Ruangan berukuran 3 x 3,5 meter kami jadikan tempat untuk mengolah, menyusun, merencanakan dan sedikit demi sedikit mewujudkan konsep Semi Palar lewat kegiatan-kegiatan sederhana. Saat itu yang memulai berbagai kegiatan Semi Palar, selain saya, kak Ine dan kak Lyn, ada juga kak Yuyun, kak Caroline dan kak Claudine. Semi Palar pertama-tama dirintis oleh kami berenam.
Kegiatan pertama yang kami selenggarakan adalah Klab Dongeng Interaktif. Saat itu kami bekerja sama dengan Tobucil. Jadi kalau literasi jadi salah satu perhatian kami di Semi Palar, hal ini memang sudah ada sejak awal. Bisa dibilang it's in our blood. Sedikit cerita, awal mula - berdirinya Tobucil sendiri dimulai di Trimatra Center, sebuah komunitas yang saya dan teman-teman dirikan di sekitar tahun 98-an. Tobucil berdiri di Trimatra Center, dan kemudian Semi Palar berdiri dibantu oleh Tobucil. Jadi ini semacam siklus yang berputar ya. Mudah2an saya bisa menemukan dokumentasinya untuk melengkapi cerita-cerita ini.
Klab Dongeng sendiri adalah kegiatan cerita interaktif dengan durasi kegiatan sekitar 2 jam. Setelah bercerita dan berinteraksi, proses kami tutup dengan berkarya. Jadi konsep berkarya juga sudah sejak awal kami bawa - jauh sebelum sekolah ini berdiri.
Program lain yang kami selenggarakan adalah Program Sore Semi Palar. Ini semacam kegiatan tematik yang berjalan selama beberapa minggu diselenggarakan seminggu sekali. Nah ini juga jadi akar dari pembelajaran tematik yang selama ini kita gulirkan di Semi Palar. Program Sore sendiri kami selenggarakan di Rumah Nusantara - sebuah komunitas - ruang budaya yang berlokasi di Jalan Geger Kalong Hilir 144. Saya akan kisahkan tersendiri tentang Rumah Nusantara ini karena ini jadi rangkaian proses yang sangat mewarnai Konsep Pendidikan yang berjalan di Semi Palar sampai hari ini. Cerita tentang ini akan bersambung dengan kepingan berikutnya.
Photo by Clemens van Lay on Unsplash