AES857 Catatan Paska Ngobras
Andy Sutioso
Saturday October 25 2025, 7:12 AM
AES857 Catatan Paska Ngobras

Kamis kemarin, Semi Palar menyelenggarakan Ngobras yang kedua. Forum yang sudah lama dibayangkan, menjadi angan-angan dan gagasan... dan kemarin kita semua mendapatkan momentumnya. Ya. Kalau sudah waktunya, enerjinya terkumpul, kesadarannya ada, proses akan bergulir nyaris tanpa kendala. Dan segera, segera kita sudah mulai merasakan hasilnya. 

Kenapa baru sekarang ini berjalan? Ya karena inilah waktunya. Waktunya siapa? Waktunya semesta yang beririsan dengan waktunya Semi Palar. Bahasa sederhananya, semua sudah serba siap. Jadi proses ini bisa berjalan, bergulir relatif mudah. Mudah-mudahan semua yang hadir bisa merasakan enerjinya. Tanpa perlu diatur begini begitu, dua pertemuan Ngobras mengalir begitu saja. Yang kita lakukan adalah menyiapkan ruangnya, yang sudah siap hadir, terpanggil untuk hadir, dengan sendiri menghadirkan diri dan menjalankan peran kita masing-masing di dalam ruang ini. Ngobras, dipantik sedikit dan bisa bergulir dengan sendirinya. 

Saya yakin bukan peristiwa kebetulan juga, proses ini berhimpitan dengan kepergian Timmy, yang juga menyadarkan kita semua, begitu banyak orang, bahwa kita perlu belajar terus untuk semakin berkesadaran. Kepergian Timmy membukakan tabir bahwa begitu banyak dari kita yang beroperasi di luar kesadaran kita. Bahwa kita adalah makluk luar biasa, ciptaan Tuhan yang sejatinya menyimpan dimensi keTuhanan di dalam diri kita. Bahwa kita adalah mikro kosmos, cerminan dari makro kosmos yang tidak terbatas, punya ritme, punya siklus, punya enerji dan punya kesadaran tersendiri dan... segala sesuatunya adalah satu dan tidak terpisahkan, kita serba terkoneksi...

Yang membuat kita melakukan berbagai keburukan adalah pikiran-pikiran kita yang bekerja individual, sangat egosentris dan kemudian mendominasi ruang kesadaran kita. Hal-hal ini yang mendiskoneksikan berbagai hal yang semestinya hadir dan bekerja secara utuh dan tidak terpisahkan. Ini yang perlu disadari sepenuhnya setiap saat, setiap tarikan nafas kita. 

Dalam konteks ini, kepergian dan rasa sayang kita semua kepada Timmy juga yang mengumpulkan kita semua, nyaris 40 orang yang hadir ingin mengekspresikan Duka, mengirimkan Doa dan merajut Makna dari peristiwa kepergian Timmy. Peristiwa yang menggedor ruang batin dan membukakan ruang kesadaran kita semua... Terima kasih Timmy. Terima kasih. Tidak terukur apa yang Timmy sudah tinggalkan, titipkan untuk kami semua - yang tersentuh peristiwa ini. 

WhatsApp Image 20251023 at 14.48.10_dc1eba4b.jpg

WhatsApp Image 20251023 at 14.45.22_9bead13b.jpg

Di luar itu, Ngobras ini juga membukakan banyak proses lainnya - termasuk beberapa orangtua yang sepertinya sedang mencari jawaban dan mudah-mudahan mulai menemukan jawabannya lewat apa yang kita bicarakan bersama di forum ini. Ada juga beberapa rekan orangtua yang ngobrol langsung dan mencoba mempraktikkan beberapa hal untuk masuk ke ruang pengalaman dalam ranah kesadaran ini. 

Ngobras, Ngobrol Bareng ala Smipa - mudah-mudahan sesuai penamaannya memang bisa mengikatkan benang-benang kedirian kita yang tercerabut dan menjaganya semakin utuh, di tengah peradaban dunia yang semakin mendistraksi dan berusaha mendis-integrasi kedirian kita dan anak-anak kita, lewat teknologi dan segala sesuatu yang semakin artifisial dan serba membingungkan... Sampai jumpa di ruang Ngobras berikutnya. 

Bagi yang mau bergabung, tautan ke grup WA Ngobras ada di laman ini : https://ririungan.semipalar.sch.id/ruang-komunitas

Photo by Karola G: https://www.pexels.com/photo/texture-of-damaged-jeans-6275975/