AES018 Jalan2 ke PPM Gambung 11 Agustus 2023
aileenlais
Tuesday August 22 2023, 5:49 PM
AES018 Jalan2 ke PPM Gambung 11 Agustus 2023

Day 1
Di hari Jumat minggu lalu tepatnya tgl 4 Agustus 2023 lalu kak Andy posting di grup whatsapp mengajak keluarga Smipa untuk main ke kebon kopi Semipalar yang terletak di Gambung. Begitu aku liat teaser fotonya langsung deh kabita dan cepet-cepet nyolek anug buat ikutan. Apalagi pas denger kalo bayarnya boleh sukarela semampu masing-masing orang, wah kapan lagi nih bisa jalan-jalan model begini pikirku. Hihi.. 

Kemudian aku langsung mendaftarkan nama aku dan anug sekeluarga di list daftar orang yang mau ikutan menginap. lol. Setelah itu Aku juga berusaha mengajak beberapa teman lainnya untuk menginap, namun karena waktunya yg agak mepet, karena satu dan lain hal memang tidak semua bisa berpartisipasi. 

WhatsApp Image 20230822 at 18.05.07.jpeg

Akhirnya waktu yang dinantikan tiba juga dan pada hari H yaitu di Jumat sore 11 Agustus 2023 kamipun berkumpul di sekolah siap untuk berangkat. Total 8 orang dewasa dan 7 orang anak2. 3 mobil berjalan beriringan. Mobil kijang biru legendaris kak Andy berada paling depan di urutan pertama, diikuti mobil HRV Irvan dan terakhir Kijang Hijau Antik milik Angga.

Sekitar pk 16.45an kami berangkat dari sekolah menuju PPM. Dan sekitar 17.45an kami mampir di sebuah pujasera yang letaknya tidak begitu jauh dari tempat tujuan, membeli makanan untuk makan malam dan beberapa kelengkapan lainnya di Indomaret yang terletak di sebelah Pujasera tersebut. 

WhatsApp Image 20230822 at 18.09.03.jpeg

Setelah semuanya siap, akhirnya sekitar pukul 18.30an kami meneruskan perjalanan kembali menuju PPM.

Jalanan dirasa sudah makin mengecil dan mulai terasa berbatu2, memang bukan jalanan yang ideal untuk bisa dilewati mobil sedan, untungnya kami semua menggunakan mobil yang cukup tinggi. Di beberapa area lampu penerangan jalan sangat minim nyaris gelap gulita, hanya lampu dari mobil kami yang menerangi jalan, namun di sepanjang jalan masih tampak juga rumah-rumah penduduk di kanan dan kiri jalan walaupun jarang.

WhatsApp Image 20230822 at 18.27.31.jpeg

Sekitar pukul 19.00an akhirnya sampailah kami di tempat tujuan. 

Begitu memasuki gerbang yg mungil langsung terasa suasana yang berbeda. Carport panjang yang mulus dengan tanaman hijau di kanan kiri menyambut kami, dan di ujung jalan terlihat cahaya lampu dari sebuah rumah dengan desain arsitektur yang unik membawa kehangatan di malam yang mulai terasa dingin. 

WhatsApp Image 20230822 at 18.37.25.jpeg

"Ngoong.... " "Ngooong"
Suara binatang yang sangat unik menyambut kami saat turun membuat semua anak-anak menerka-nerka suara binatang apakah itu? 

"Suara kodok itu ma, " kata Cheryl. Sementara beberapa anak lainnya menebak sapi, dan binatang-binatang lainnya.

"Besok ya kalau sudah terang kalian bisa lihat sendiri binatang apakah itu." timpalku.

Kami segera menurunkan semua barang bawaan kami. Jarak antara parkir mobil dan rumah sangatlah dekat jadi kami sama sekali tidak perlu menggotong-gotong barang bawaan kami yang berat lama-lama. 

Di rumah tersebut kami sudah ditunggu oleh pak Vinan. Salah satu pemilik dari PPM. Dengan ramah beliau menyambut kami semua, bahkan beliau juga sudah menyiapkan nasi untuk kami makan bersama lauk yang sudah kami beli di perjalanan tadi. 

Segera kami makan malam bersama dan membereskan barang2 bawaan ke kamar masing-masing. 

WhatsApp Image 20230822 at 18.40.12.jpeg

Malam itu kami habiskan dengan duduk-duduk di sekitar api unggun sambil mendengarkan alunan musik. Tidak lupa tentunya sambil lanjut nyemil hasil barbeque marshmallow, jagung dan ubi. Penting ini! Hahaha... 

WhatsApp Image 20230822 at 18.41.39.jpegWhatsApp Image 20230822 at 18.41.52.jpeg

Sekitar jam 11 setelah kayu untuk api unggun habis dan api mulai meredup barulah masing-masing orang beranjak dan masuk ke kamar masing-masing untuk beristirahat. 

Ada satu hal lagi yang luar biasa dari PPM, yaitu kamar mandinya! Selain kamar mandinya ada di dalam masing-masing ruangan tempat kami menginap, tersedia juga fasilitas air panas.

WhatsApp Image 20230822 at 18.44.33.jpeg

Day 2
Entah karena terlalu bersemangat atau karena apa tapi malam itu saya tidak bisa tidur dengan lelap. Sebentar-sebentar kebangun. Mungkin karena aku belum terbiasa bermalam di tempat yang baru juga. Tapi yang anehnya lagi di pagi hari aku tetap merasa segar bugar seperti orang yang tidak kekurangan tidur.

Pk. 12.00 aku baru terlelap tetapi pk. 02.00 dini hari sudah kembali bangun karena udara dingin yang membuat ingin ke kamar mandi. Lalu sekitar pk 02.30 terdengar ada suara anjing yang menggonggong. Entah apa yang digonggongi.  Dan kembali aku terjaga di pk 04.00 dini hari. Sebenernya kalau mau melihat matahari terbit ini waktu yang terbaik, tetapi saking dinginnya aku memutuskan untuk tetap meringkuk di dalam sleeping bag. Mengintip suhu udara saat itu dari HP yg ada di dalam sleeping bag 18°.

Namun ketika HP tersebut aku keluarkan dari dalam sleeping bag ternyata suhunya perlahan-lahan menurun secara drastis. 13°. Wow... Ini masih belum keluar dari kamar loh, bisa terbayang dinginnya udara di luar kamar. 

Akhirnya setelah mengumpulkan cukup nyawa aku beranjak untuk ke kamar mandi dan menyelesaikan rutinitas pagi. Anug kemudian datang ke kamar dan mengajak untuk membuat sarapan. Aku bilang aku akan segera menyusul setelah menyelesaikan rutinitas pagiku.

Keluar dari kamar dan menghirup udara dingin yang segar akhirnya aku bisa mengapresiasi dengan lebih baik tempat kami menginap semalam. 

WhatsApp Image 20230822 at 18.50.34.jpeg

Sekitar pk 06.30 barulah aku membantu Anug membuat sarapan untuk anak2 persiapan trekking menuju sungai kecil dari mata air di area gunung kebun kopi. 

Saat sarapan aku sempat ngobrol dengan Irvan dan ternyata ketahuanlah bahwa gonggongan anjing semalam itu karena dia penyebabnya, mungkin karena Irvan tidur di dekat api unggun jadi anjing itu tersebut menemukan sesuatu yang tidak biasa dia lihat di malam hari dan menjadi terkejut lalu menggongong.

Anak-anak mengeksplor area sekitar dan menemukan sebuah peternakan kecil berisi bermacam-macam binatang.

WhatsApp Image 20230822 at 18.55.39.jpegWhatsApp Image 20230822 at 18.55.38.jpegWhatsApp Image 20230822 at 18.55.38 1.jpeg

Dan ini foto kodok yang ternyata berhasil dengan tepat ditebak Cheryl kemarin malam.

WhatsApp Image 20230822 at 18.56.23.jpeg

Setelah selesai sarapan kamipun berangkat kurang lebih pk 07.30. Dengan dipandu oleh Pak Anwar perjalanan berlangsung menyenangkan sambil bersenda gurau dan bercakap-cakap kami menaiki gunung dengan santai. Cuma ada beberapa titik yg agak sulit dilalui tapi tidak menjadi halangan buat anak-anak yang tetap bersemangat berjalan mendaki.

WhatsApp Image 20230822 at 18.59.58.jpeg

Akhirnya kami sampai di titik tempat sungai kecil berada. Kami sempat bermain dan berjalan-jalan di dalam sungai tanpa alas kaki. Airnya super dingin seperti air es tetapi rasanya sangat menyenangkan. 

Setelah puas bermain-main kami kembali menuju PPM. Perjalanan kembali dirasa lebih cepat karena menuruni gunung. Tak terasa akhirnya kami kembali di PPM pk 10.00.

Anak2 bermain board game sambil mengisi waktu menunggu makan siang. Sementara itu Angga, anug, tiwi, sanny dan levine berkemas karena harus pulang lebih cepat sebelum makan siang, mereka sudah harus ada di sinfonia untuk latihan koor pk 14 siang. 

Jadilah tinggal aku sendiri saja yang harus menyiapkan makan siang. Matilah. Pikirku. Mana aku ngga ahli dalam hal masak memasak. Anug sempat membantu sebisanya tetapi karena dia harus segera berangkat jadilah aku ditinggal sendiri. Alhasil kusiapkan saja makanan sebisanya dari bahan yang seadanya. Walaupun ga enak paling enggak masih bisa dimakan pikirku. Lol. 

Dan benar saja sih tampilan makan siang yang aneh dengan kombinasi yang terasa tidak matching yang akhirnya menjadi makan siang kami hari itu. Sosis, tahu goreng, dan wagyu serta nasi putih tanpa sayur. 

Langsung saja aku menyesali keputusanku untuk tidak membawa selada karena anug sebelumnya sempat bilang kalau di PPM banyak sayur jadi tidak perlu bawa lagi. Hahaha... Atuhlah nug, banyak sih banyak tapi kan tetap harus dipanen dulu. Hadeuh...

Kak Andy berpesan bahwa lain kali wajib membawa bonteng kalo pergi kemana-mana, karena bonteng adalah sayuran yang tahan lama dan mudah dimakan di saat tidak ada sayuran lainnya. Ide bagus kak Andy

Setelah makan siang dan membereskan semua barang bawaan dan merapikan kamar kembali ke kondisi semula akhirnya kami berpamitan untuk kembali ke Bandung dan mengakhiri weekend getaway kali ini. 

Semoga dalam waktu dekat kami bisa kembali lagi, yang menjadi catatan buatku next time perlu membawa jaket yang lebih tebal karena memang sedingin itu tempatnya. Kusangka akan seperti di Lembang udaranya tetapi ternyata PPM jauuuh lebih dingin dibandingkan Lembang.

curiolava
@mamakuri   3 years ago
Aku menikmati baca tulisannya, leen 😄 sambil baca, sambil dibayangin petualangan kalian disana hahahaha.. next time semoga Tara & Yasha uda bisa diajak yaa... (klo diajak ama empunya itu juga 🤣🤣🤣). Tenkyu sharing ceritanya leen.. gak bisa ikut tapi imajinasiku nyampe disana 😂😂❤️❤️😂
aileenlais
@aileenlais   3 years ago
Hayuuuk kur, gampang kok daftarnya tinggal masukin nama di coop. Asiknya sih kalo agak banyakan biar agak rame dan ngga kedinginan di sana. 😆 terus penting kita rencanakan makanan yg bakal dimakan di sana dengan baik sebelumnya. Mungkin katanya bisa pesen juga sebelumnya dari warung2 di sana biar ga repot bawa2. 💃
Andy Sutioso
@kak-andy   3 years ago
Whoa... ini kumplit amat catatan perjalanannya. Mantaap. Makasih banyak Aileen 🙏🤗👍🌿
eRna_mamaMeru
@mama-meru   3 years ago
Duh seru bgt ceritanya.. ❤❤ sayang pas ga bisa ikutan... Semoga next kloter bisa bergabung.. Thank you Aileen catatan perjalanannya 👍👍👍
Vinca
@vinca   3 years ago
Weeww... Asik ya.. Pengen juga ih sesekali nyoba niis ke ppm..
Tapi, anak² punya agenda sendiri.. Harus rapat pleno dulu sekeluarga nih..
Makasih Leen, program ngabibitanya berhasil... Lol.. Hahaha.. Itu khasnya Aileen... 😸😸