AES 147 Android.
Beberapa waktu lalu aku sempat menggunakan hape android kalo gak salah itu Type nya Poco X3 NFC, yang dimana hape itu memang aku khususkan untuk bermain game saja, karena lebih enak bermain game menggunakan hape android, bukan karena performanya yang lebih bagus dibandingkan Apple, tapi karena lebih besar ukurannya, lebih “tega menyiksa”nya juga karena bisa dibilang hape itu sering kali digunakan sambil ngecharge sambil bermain game yang dimana gak bagus banget untuk umur baterai hape tersebut.
Selain itu aku juga suka main menggunakan “cheat” yang dimana hapenya butuh di “root” yang dimana apple tidak bisa melainkan lebih sulit proses rootingnya dibandingkan Android. Istilah rooting ini digunakan untuk membuka dan meng”overclock” hape ke performa maksimalnya, kadang juga bisa digunakan untuk membuka fitur fitur lainnya. Selain itu memang jika kita mau ngecheat dalam suatu game lebih baik menggunakan device yang sudah di root karena lebih aman.
Aku sendiri sangat enjoy proses rooting ini, yang dimana proses nya cukup ribet dimana kita membutuhkan laptop atau PC untuk meng Unlock Bootloader dari hape tersebut, setelah terunlock lalu kita bisa ambil file yang bernama boot.img dan dimodifikasi menggunakan aplikasi yang bernama Magisk. Setelah di modifikasi secara otomatis dengan magisk kita tinggal flash menggunakan PC atau Laptop file yang sudah di modif tadi. Setelah kita flash hape akan otomatis menjadi rooted yang dimana sudah siap digunakan untuk ngecheat. Mungkin kadang terdengar mudah tapi banyak kendala yang dialami seperti contohnya bootloop. Bootloop ini kondisi dimana hape tidak bisa digunakan karena looping terus atau stuck di logo nya, seperti contohnya waktu itu aku menggunakan hape xiaomi yang dimana pada saat mencoba menyalakan hape aku malah stuck terus di logo xiaomi itu lebih dari 10 menit yang berarti hape itu sudah bootloop