Hari ini tiba-tiba saya membaca banyak tulisan kakak-kakak di Smipa tentang nulis biasa, biasa menulis atau klab yang isinya hanya 1 orang dan lain-lain. Karena bingung dan penasaran saya membaca semuanya baru akhirnya mengerti. Lalu saya membayangkan serunya duduk bareng dan sama-sama menulis. Kalau kakak-kakak membuat klab yang isinya hanya satu orang, saya juga mau ikutan klab "Biasa Menulis"! hahaha..
Sepertinya sudah sering saya menulis esai tentang "menulis" semakin lama semakin bertambah yang ingin saya ungkapkan dari kegiatan menulis yang terus terang membuat saya merasa seru karena di AES sebentar lagi akan mencapai tulisan yang ke 500! Masih selusin lagi tulisan yang saya butuhkan, sementara di blog pribadi sudah ada lebih dari 600 ditampilkan. Kadang saya sendiri heran, darimana saja ide dan bahan tulisan hingga bisa dikumpulkan sebanyak itu.
Pernah berpikir bahwa menulis itu bisa mengalihkan pikiran dan perhatian kita? Nah mungkin itu salah satu kegiatan positif yang saya rasakan. Seperti misalnya 3 minggu terakhir ini pekerjaan saya belum pernah sesibuk ini. Tiba di rumah sudah begitu lelah bahkan saya jadi sering membolos dari berolahraga karena begitu penat. Sebetulnya kalau dipikir-pikir dengan tingkat stress tinggi di tempat kerja, olahraga akan sangat membantu mengembalikan mood, tapi tubuh ini meminta yang lain. Nah pada saat seperti ini menulis bisa mengalihkan pikiran dan perhatian saya ke hal yang sangat berbeda dan menciptakan "mood" yang lain. Mungkin ini yang sering dikatakan oleh para penulis sebagai ajang "escape" atau gateaway to different "reality".
Pikiran dan benak kita seringkali penuh dengan berbagai hal yang rumit dan ruwet, biasanya jika saya sedang menulis, perhatian bisa terpusat pada satu hal dan ini sangat membantu dalam berkonsentrasi. Ini menjadi semacam latihan seperti halnya orang membuat mind map, saya mungkin lebih bisa mengekspresikan diri dengan melalui tulisan. Dengan menulis justru banyak hal dapat tersalurkan. Menulis menjadi media untuk melepaskan, mengekspresikan bahkan untuk merenung.
Menulis juga menurut saya menjadi semacam medium untuk membiarkan pikiran saya untuk pergi kemanapun tanpa ada batasan, dan serunya, "jalan-jalan" pikiran saya ini dikemudian hari bisa dinikmati kembali. Seringkali saya jika sedang banyak waktu santai, memilih tulisan-tulisan lama dan membaca kembali. Ini menjadi salah satu kegiatan yang sangat menyenangkan! Bayangkan serunya ketika mengatakan "Oh iya! Saya mengalami ini dulu, dan hebatnya keseruan itu bisa kita putar ulang secara detail karena semua tidak hilang termakan waktu tapi malah terdokumentasikan.
Pernah berpikir, "Buat apa sih nulis? Toh ga ada yang baca." Nah kalau selalu berpikir demikian, menulis tidak akan pernah menyenangkan karena tergantung pada respons orang lain. Kalau saya, yang terutama adalah menulis untuk diri sendiri dengan demikian saya tidak terlalu terganggu jika setiap hari hanya saya seorang diri yang menulis. Namanya juga "Klab Biasa menulis" hahaha.. Jadi ini klab biasa saja (mengambil ungkapan kak Leo hahahaha) dan karena anggotanya cuma seorang seperti Klab salah satu kakak, ya yang aktif saya sendiri tidak perlu bertanya ke orang lain hahaha... Eniwei, aya mau terus menulis hingga esai di Ririungan mencapai 5000! Oh iya, saya punya hutang belum update di Google Sheet, kayanya mungkin ada 9 atau 10 yang belum saya taruh di sana! Nanti malam akan saya selesaikan biar kelihatan semakin banyak tidak hanya sedikit di atas 4000 hehehehe..
✍️ Klab menulis
⌨️ Klab mengetik
😂
Lol...