AES526 Musibah, Leukas dan Semangka
Andy Sutioso
Monday May 22 2023, 8:33 AM
AES526 Musibah, Leukas dan Semangka

Musibah


Sudah cukup lama tidak mengikuti LeuKas karena berbagai hal. Pagi ini jam 7.20 sudah berada di median jalan Terusan Pasteur - menunggu arus kendaraan mereda supaya bisa menyeberang dengan aman. Setelah cukup lama menunggu, barusan mobil di depan saya melambat dan mengakibatkan antrian. Wah ini kesempatan baik untuk menyeberang. Di luar dugaan, terdengar suara benturan keras, dan di sebelah kiri saya melihat dua motor terjatuh - setelah saling bersenggolan dan membentur mobil di depannya. Satu pengendara motor tergeletak. Saya melihat pak Muhlis yang sedang mengamati anak-anak turun dari mobil bergegas menyeberang dan menolong pengendara motor yang terjatuh. Saya segera menghampiri. Saya dan pak Muhlis memapah bapak tersebut yang masih kesulitan untuk berdiri - sampai ke tepi jalan. Tangannya luka, darah menetes ke jalan dan celana panjangnya. Kakak-kakak dengan sigap berusaha menolong bapak tersebut. Tidak lama kak Putie dan kak Dita menghampiri membawa tas P3K. Mencarikan minum - sementara saya dan kak Putie membantu mengobati lukanya. Menyusul kak Fitri juga datang membantu - bahkan menawarkan untuk mengantar Bapak itu pulang ke rumahnya di Cimindi. Tidak lama bapak tadi sudah bisa duduk lebih tegak, lukanya sudah dibalut dan sudah bisa duduk tegak. Dia sudah bisa menghubungi keluarganya untuk menjemput. Setelah sepertinya semua teratasi sayapun menyusul rombongan LeuKas yang sudah berangkat. Duh, satu peristiwa di luar dugaan mengawali pagi ini.  

LeuKaS


Leukas berjalan dengan lancar di tanggal 22 Mei ini. Kenapa tanggal 22, LeuKaS dilaksanakan bertepatan dengan tanggal peringatan Hari Bumi. Entah berapa kali Semi Palar sudah melaksanakan LeuKaS, sampai hari ini saya lihat LeuKaS masih jadi suatu keseruan untuk anak-anak Smipa. Berjalan berpasang-pasangan, antara anak dari jenjang yang lebih besar, bersama adiknya yang di jenjang lebih kecil. Ini jadi kesempatan untuk menjalin koneksi satu sama lain. Saya mengamati interaksi bersama mereka, dan obrolan tampak seru di antara mereka. Hari ini mereka membicarakan tentang makanan favorit keluarga. Saat menemukan kesenangan senyum lebar tampak di wajah mereka. Salah satunya saya dengar, "Waah aku juga suka duren, enak banget memang!" Lucu sekali mendengarnya. 

20230522_075221_resize_79.jpg

20230522_075317_resize_31.jpg

Yang menarik juga dari LeuKaS kali ini, kedua rombongan yang berangkat dari dua titik sampai di depan sekolah pada waktu yang bersamaan. 

Semangka 


Sampai di sekolah, teman-teman ini disambut hidangan semangka segar. Lucu sekali melihat teman-teman Smipa bolak-balik menyantap semangka yang disediakan. Beberapa teman Malige bahkan kelilhatan tidak berhenti sampai semangka yang disediakan habis. Saya sendiri melihat Andra, Orien yang menghabiskan entah potongan semangka yang ke berapa... 

20230522_080252_resize_10.jpg

Hidangan paska Leukas juga jadi bahasan kakak-kakak di Smipa? Apa nih sajian yang segar untuk dibagikan kepada teman-teman Smipa setelah berjalan kaki ke sekolah. Dulu kami menyiapkan minuman coklat dingin... Beberapa waktu setelahnya kami menyadari bahwa minuman ini cukup tinggi kadar gulanya. Lalu apa alternatifnya? Muncullah salah satunya semangka seperti apa yang disajikan hari ini. Pernah juga kakak-kakak menyiapkan air kelapa muda juga kacang hijau sebagai pilihannya. Yaa begitulah Semi Palar dan hal-hal kecil yang terus kami coba perhatikan karena hal-hal ini sangat berpengaruh bagi proses belajar teman-teman ini yang holistik. Semoga hal ini bisa terus terjaga. Salam.