AES017 Pancasila yang Sakti
Andy Sutioso
Monday May 31 2021, 10:01 AM
AES017 Pancasila yang Sakti

[repost dari Ning]

Tanggal 1 Juni adalah peringatan lahirnya Pancasila. Kalau dipahami betul apa yang ada di belakang simbol-simbol yang ditanamkan di dalam lambang Pancasila, ada banyak makna luar biasa yang dikandungnya. Perancangnya sendiri adalah Sultan Hamid II. Sosok yang tidak banyak disebut dalam khasanah sejarah Indonesia. Berbeda dengan tokoh proklamator Soekarno Hatta ataupun Rudolf W Supratman yang menggubah lagu kebangsaan Indonesia Raya. 

Tulisan ini lebih ingin membahas sila pertama Pancasila : Ketuhanan Yang Maha Esa. Bagi saya sila pertama ini adalah gambaran sangat jelas tentang spiritualitas para founding fathers bangsa ini. Terkait ranah ini memang ada lapisan spiritualitas dan religiusitas. Spiritualitas adalah lapis terdalam, sementara agama, religiusitas adalah berbagai jalan bagi umatnya untuk menuju Tuhan - agama, ada di lapisan luarnya. 

Karena agama-agama (dan kepercayaan lainnya) adalah jalan menuju Tuhan, tentunya agama adalah alat atau perangkatnya. Alat tentunya bukan tujuan, karenanya kalau kita terperangkap di perangkatnya sulit bagi kita untuk mencapai tujuannya… Mengamati berbagai fenomena di tengah masyarakat akhir-akhir ini di Indonesia, sepertinya masih banyak yang terperangkap di lapisan luarnya, banyak yang mabuk agama… Ibarat orang yang mabuk di perjalanan, sulit tentunya menemukan Tuhannya… Atau, kemungkinan lainnya mereka ini memang bukan mau mencari Tuhan dan tersesat, tapi tujuannya memang pengen mabuk-mabukan dan bikin kekacauan.

Kesaktian Pancasila menurut saya adalah bagaimana lambang negara kita ini bisa memayungi keberagaman bangsa kita ini. Di lapis pertama kita dapati keberagaman cara bangsa Indonesia untuk menemukan Tuhannya. Hal ini kemudian dibalut lagi dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Ini juga pernyataan yang sangat spiritual karena keberagaman adalah hakikat alam semesta walaupun di baliknya segala sesuatu yang ada tidak bisa terpisahkan - sebuah kesatuan yang hakiki… 

Sore tadi, sebelum pulang, saya menengok ke dinding abu-abu di mana digantungkan lambang negara kita. Saya pribadi bangga ada lambang Garuda Pancasila yang menaungi sekolah kita dengan segala keberagaman yang ada dan hidup di dalamnya…