Malam ini saya mau menulis tentang restorasi... Dapat ide dari posting Jo ke 78 yang judulnya Driving. Gambar classic american car jadi ilustrasinya. Kalo menurut mas Arief itu merek Packard. Saya sendiri ga terlalu hafal, mobil apa itu.
Apa maksudnya... Merestorasi, asal katanya dalam bahasa Inggris : restore, yang artinya mengembalikan ke tempat semula atau ke kondisi sebelumnya. Entah kenapa ini adalah salah satu hal yang sangat saya sukai. Sepertinya saya menyukai prosesnya, dari benda yang sudah nyaris jadi sampah, ada di junk-yard jadi sesuatu yang keren banget dan bernilai tinggi.
Belum lama ini saya menyelesaikan salah satu serial di Netflix yang judulnya The Rust Valley Restorers. Sekelompok orang nyentrik yang kerjanya membangun kembali mobil-mobil klasik yang jaya pada jamannya. Saya sangat menikmati menonton episode-episodenya. Biasanya setelah makan malam, sebelum waktunya menulis esai, saya menghibur diri dengan menonton filem2 ini. Selain classic cars, saya juga senang menonton youtube di mana orang-orang menemukan sepeda-sepeda rongsokan kemudian membongkar dan memperbaikinya. Mereka menemukan cara-cara jenius untuk menjadikan sepeda atau mobil2 ini jauh lebih keren dari sebelumnya. Mereka menambahkan sentuhan2 keren seperti komponen2 canggih, dan lain sebagainya... Hasil akhirnya, sebuah mahakarya... a masterpiece, one of a kind.
Sentuhan tangan orang-orang semacam ini memang sentuhan seniman. Hasilnya tidak pernah diduga, selalu melampaui ekspektasi dan jadinya sangat unik.
Kalau dipikirkan lebih jauh, mungkin yang saya sukai adalah spirit dari prosesnya. Menjaga / mengembalikan sesuatu yang sudah nyaris tidak ada harganya. Yang keren dari para restorer ini, mereka masih bisa melihat dan merasakan spirit dari apa yang ada sebelumnya. Bagaimana mereka bisa melihat bagaimana barang2 yang nyaris hancur, bertumpuk-tumpuk, bercampur di timbunan rongsokan... Mereka tahu persis ini grill mobil apa tahun mana, fender dari pabrikan mana, lampu, daun pintu. Itu yang membuat saya kagum.
Kesabaran dari proses yang begitu sulit, seperti menemukan kepingan2 puzzle yang nyaris hancur, memperbaiki dan menyatukannya kembali dengan sentuhan2 penuh ketekunan dan dedikasi. Yap... keren banget.
Hmm mungkin ini bisa jadi sesuatu yang bisa seru dikerjakan di masa tua nanti... Siapa tahu.
Photo by Mark Zamora on Unsplash
Wah kak Andy, Kami bertiga juga senang nonton Rust Valley, mudah-mudahan ada lanjutannya season 4! Disamping senang mobil-mobil klasik, saya suka juga tempatnya, danau dan sebagainya. Indah sekali. Type "desa" yang saya suka ini hahahaha