Sejak sepuluh bulan yang lalu sekitar bulan Mei, beberapa penulis mulai dengan Atomic Essay Smipa. Selama beberapa bulan setelahnya kita bersama terus berusaha menjaga konsistensi dan disiplin, beberapa berhasil mencapai angka ratusan, beberapa lagi berhasil menulis non-stop setiap hari sampai hari ini. Dulu kami sangat berbahagia saat angka menginjak 30 esai lalu melangkah ke tiga digit. Sekarang esai di AES sudah mencapai angka 2.700 lebih dan terus bertambah. Mudah-mudahan kita sudah sampai ke sebuah momentum yang sulit dihentikan.
Minggu lalu kami menerbitkan Buku Pertama Atomic Essay, saat ini ada tim kecil penyusun buku AES yang sedang menyusun esai-esai pilihan kedalam buku-buku kecil berdasarkan topik, penulis atau kategori lainnya. Mudah-mudahan dalam beberapa minggu ke depan, buku-buku kecil tersebut sudah bisa mulai dicetak dan secara fisik bisa digenggam dalam tangan-tangan kita dan bisa dinikmati langsung tanpa harus duduk menggenggam gawai atau menatap layar.
Jadi saat ini berbeda dengan sepuluh bulan yang lalu, kita mulai menantikan buku-buku kecil kumpulan tulisan pendek yang dituliskan orangtua, anak-anak dan para kakak bertranformasi menjadi karya tulis yang berbeda. Semoga buku-buku kecil ini memotivasi warga Semi Palar yang belum mencoba menulis - secara khusus setelah kita bersama-sama membangun pemahaman yang lebih mendalam tentang menulis dan Literasi Diri, bersama mba Fitri di POT tanggal 24 Februari 2022. Kita nantikan, semoga guliran awal yang sudah terjadi bisa kita kembangkan lebih jauh. Tentunya bukan sekedar mengejar angka-angka yang menggambarkan kuantitas - tapi untuk mendapatkan manfaat dari Literasi Diri yang kita tahu sangat penting dalam proses pendidikan holistik di Semi Palar. Salam.
Photo by Skylar Kang from Pexels