AES444 Impact
Andy Sutioso
Friday December 2 2022, 6:29 AM
AES444 Impact

Halo, ini catatan kecil saya dari pertemuan saya dengan dua calon kakak, dua hari yang lalu. Saat ini Semi Palar sedang mencari kakak fasilitator yang bisa menggantikan kak Ika - yang sebelumnya mendampingi teman-teman di kelompok Joglo Lawakan (K-8). Sedianya akan hadir 3 orang calon kakak yang berminat untuk bergabung, tapi karena suatu kendala, saya hanya berjumpa dengan dua orang calon kakak, keduanya Pengajar Muda yang sempat bergiat di Indonesia Mengajar. 

Jam 9 kemarin saya berkenalan dengan Iyun dan Caca (panggilan untuk Khansa). Keduanya datang dari Jakarta untuk hadir di Semi Palar. Semi Palar punya catatan tersendiri dengan para Pengajar Muda karena dulu, pembekalan Pengajar Muda diajak hadir untuk berkenalan dengan Semi Palar yang terpilih menjadi sekolah yang pengelolaan kurikulumnya berbeda. Di samping Semi Palar ada sekolah-sekolah lain juga. Karenanya cukup banyak juga kakak-kakak Smipa yang punya latar belakang sempat berproses di Indonesia Mengajar. 

Kembali ke judul ke atas, kata ini muncul di awal sesi. Saat saya membagikan potongan kertas bekas untuk teman-teman baru ini menuliskan pertanyaan atau tanggapan. Waktu itu saya minta Caca dan Iyun untuk mengungkapkan sesuatu yang ditangkap berbeda dari Semi Palar sebagai sebuah Rumah Belajar. Dari Caca saya mendapatkan jawaban singkat, "Impact!". Lalu Caca melanjutkan, "Waktu kak Andy membagikan kertas bekas untuk kami menuliskan jawaban, kesimpulan itu yang muncul di kepala saya, bahwa Semi Palar ingin menghasilkan impact (dampak)". Wah saya senang sekali mendengarkan jawaban itu, karena jawaban Caca itu sangat berresonansi dengan apa yang saya bayangkan saat merintis dan mengawal perjalanan Semi Palar. Kedua bahwa hal kecil itu bisa memunculkan satu kata yang sangat penting, setidaknya buat saya pribadi.

Dari awal saya meyakini pendidikan harus membawa perubahan - ke arah yang lebih baik tentunya. Kalau tidak ada perubahan, lalu apa gunanya pendidikan? Buat apa kita cape-cape bikin sekolah dengan segudang kompleksitasnya. Lebih jauh, saya meyakini hal ini dalam proses kehidupan saya. Kalau kehidupan kita tidak bawa perubahan, untuk kebaikan, lalu ngapain? Jadi kalau ditanyakan, apa yang jadi tujuan hidup saya, jawaban saya sederhana, perubahan. Sekecil apapun perubahan yang bisa saya lakukan, kebaikan yang bisa dihasilkan, di situlah kehidupan saya bisa bermantaat. 

Jadi terima kasih banyak buat Caca yang menyalakan cahaya di atas kata Impact di benak saya saat kita bertemu dua hari lalu. Dari sana munculah inspirasi untuk tulisan pendek saya pagi ini. Salam. 

Photo by Brett Sayles: https://www.pexels.com/photo/blackboard-with-your-life-matters-inscription-on-black-background-4734933/