AES204 Well Being (Being Well)
Andy Sutioso
Saturday December 4 2021, 7:51 PM
AES204 Well Being (Being Well)

Beberapa waktu lalu, entah di esai saya yang ke berapa. Saya sempat mengupload youtube video dari Sadhguru, saat dia berbincang dengan Annette Dixon di dalam salah satu forum yang diselenggarakan World Bank. Tema sentralnya adalah mengenai well being. Malam ini saya ingin menulis tentang topik ini. 

Bagaimana menerjemahkan well-being, sederhananya, well-being adalah kebaikan menyeluruh yang dialami seorang individu. Ini definisi well-being menurut saya. Boleh dong sekali-kali mendefinisikan sendiri - tidak perlu liat KBBI atau Wikipedia. Kata menyeluruh mengandung makna bahwa well-being mencakup kesehatan badan, kejernihan berpikir, ketenangan batin dan lain sebagainya. Yang menarik dari Sadhguru adalah keyakinannya bahwa well-being sepenuhnya ada dalam kendali manusia. Kenapa begitu, karena semua hal tersebut di dalam diri manusia. Manusia yang mengenal dimensi dalam (inner dimension) kediriannya dan menyadari hal itu secara penuh bisa mewujudkan well-beingnya dengan lebih mudah. 

Jadi kalau direnungkan, sebetulnya mewujudkan well-being itu cukup sederhana. Karena kalau segala sesuatu bisa dikendalikan dari dalam diri, menuju well-being adalah sesederhana menjadikan diri kita baik - being well. Semua hal yang terkait well-being : badan, pikiran, emosi dan enerji adalah empat dimensi kedirian yang sepenuhnya bisa kita kendalikan melalui kesadaran diri. 

Contoh sederhana, kalau kita berpikir kebahagiaan itu dipengaruhi hal-hal di luar diri kita, kita akan sulit merasa bahagia, well-being akan sulit kita capai. Sejauh pengamatan saya banyak orang yang berpikir seperti itu. Bukankan hidupnya akan sangat menderita - karena kita nyaris tidak bisa mengendalikan hal-hal yang terjadi di luar diri kita. Jadi berpikir seperti itu adalah mindset yang tidak tepat. Karena menjadi bahagia adalah semudah kita memilih dan membuat diri kita menjadi bahagia, just be happy

Photo by Jill Wellington from Pexels