Ekspektasi. Karena yang katanya refleksi, justru jadinya evaluasi. Sedangkan yang katanya evaluasi, malahan jadinya refleksi. Akhirnya meminta orang lain menyatakan imaji yang ada di benaknya sendiri, indikasi ketidak mampuan diri.
Logical Fallacy. Karena nge-judge orang lain terlalu judgmental, bukankah ini sama-sama judgement. Sedangkan kalau di-judge oleh orang lain malah geser fokus ke pembelaan diri, apologi. Begitu diajak terlibat, enggan dengan segala pembenaran, justifikasi.
Kemenyadaran. Bahwa evaluasi perlu ada acuan ideal, yang realita disandingkan dengan ideal untuk menemukan fakta. Bahwa refleksi adalah menyadari tindakan diri merespon persepsi sendiri akan sikap perilaku orang lain, we see other as we are kan.