AES 75 Losing Things
joefelus
Thursday August 5 2021, 8:06 AM
AES 75 Losing Things

Kehilangan sesuatu itu sangat manusiawi dan tidak dapat dihindari. Memang sangat menjengkelkan apalagi jika yang hilang itu benda yang sangat penting. Barusan saya masih mencari-cari barang penting yang sulit mencari gantinya. Token untuk online banking! Sampai sekarang masih belum ketemu.. duh duh duh!

Kenapa kita sering kehilangan sesuatu? jawabannya sederhana, karena kita manusia, dan manusia memang cenderung melupakan sesuatu. Katanya sih memang sengaja diciptakan demikian supaya manusia tidak gila. Kenapa begitu? coba saja bayangkan jika kita tidak dapat melupakan sesuatu kejadian yang menyedihkan, mengerikan atau menakutkan. Apakah kita akan bisa menjalani hidup ini dengan damai dan bahagia? Katanya memang sengaja harus dapat melupakan sesuatu.

Memangnya saya sering menghilangkan sesuatu? jawabannya juga sederhana, Iya! hahahaha.. Saya pernah cerita waktu kecil saya disuruh ayah membeli makanan ternak. Di rumah banyak ayam yang sehat dan gemuk-gemuk. makannya dedak dan sayuran. Iya betul, sayuran! Dulu tugas saya untuk merajang kangkung setipis mungkin lalu dicampur dengan dedak. Ayam kampung tapi gendut-gendut seperti ayam broiler, pokoknya hebat deh! Nah, balik lagi ke soal kehilangan. Saya naik sepeda untuk pergi kepasar dengan menggenggam uang. Ya begitulah, namanya anak kecil, bukannya disimpan di dalam kantong tapi malah digenggam karena takut hilang. Sampai pasar benar saja, uang dalam genggaman hilang di jalan. Saya pulang dengan ketakutan sambil berusaha mencari, tapi tidak ketemu. Memang saya dimaafkan dan tidak dihukum tapi peristiwa itu sulit saya lupakan. Apakah saya belajar dari peristiwa itu? oh iya, jelas sekali saya belajar untuk tidak bohong dan bertanggung jawab atas kesalahan dengan mengakuinya. Apakah sejak itu saya tidak pernah menghilangkan barang? Tidak! Saya masih sering menghilangkan sesuatu, sampai sekarang! hahaha..

Apalagi yang pernah saya hilangkan atau misplace? Raport! Waktu SMA kelas 1 saya tidak diberi raport karena ternyata kata wali kelas saya tidak pernah mengembalikan raport. Lah selama 1 semester kok si bapak diam saja? saya pikir sudah dikembalikan. Jadi ketika pulang sekolah semua orang tanya apakah saya naik kelas atau tidak, saya tidak tahu karena tidak dapat raport. Beberapa hari kemudian saya menemukan raport itu tertutup debu di sudut kamar. Serius, tertutup debu hingga tidak kelihatan bahwa ada buku di situ! Parah khan? Akhirnya saya antar langsung ke rumah wali kelas karena sekolah sudah libur. Besoknya baru tahu bahwa saya naik kelas, juara pula! hahaha... Jadi saya tidak boleh marah kalau Kano teledor, karena pasti itu keturunan bapaknya yang selebor waktu SMA. Hahahaha

Lalu apa sih alasannya sehingga seseorang bisa mengilangkan sesuatu? Salah satunya katanya sih karena distraction. Banyak gangguan yang membuat perhatian kita teralihkan, misalnya ketika sedang lelah, maka ada kecenderungan untuk kurang perhatian sehingga kita asal taruh benda-benda yang kemudian terlupakan dan kelabakan pada saat membutuhkannya. Kalau kita sedang marah atau tidak sabar juga demikian. Lalu pada saat kita mengalami kondisi emosi yang sangat kuat juga katanya menjadikan kita "buta". Kalau kita dalam keadaan panik, misalnya, kita akan kesulitan untuk berkonsentrasi, jangankan untuk menemukan suatu benda, mengingatnya saja sudah hampir bisa dikatakan tidak mungkin.

Sesudah dewasa, apakah saya masih menghilangkan sesuatu, jawabnya ternyata selalu sama: iya! hahaha... Yang saya ingat 2 tahun lalu saya membeli wireless earphone. Karena sedang promosi dari Samsung, saya beli. Keren, suaranya bagus dan lumayan mahal sehingga saya bayarnya nyiicil. 2 minggu kemudian di tempat kerja saya hanya menemukan casing charger-nya saja. Isinya entah di mana. Saya masih terus membayar earphone itu walau bendanya entah di mana. Hape! nah ini sih yang paling sering. Walau bendanya sebesar telapak tangan saya sering sekali kelupaan. Kadang terjatuh ketika duduk di sofa lalu masuk ke sela-sela tempat duduk mencarinya sampai hampir lebaran kucing tidak ketemu juga. Untunglah sekarang saya pakai jam tangan pintar. Saya manfaatkan app yang bisa mencari di mana telepon saya berada, tinggal klik lalu saya tunggu sebentar lalu hape saya akan berbunyi seolah-olah ada yang menelepon. Mantap! Memanfaatkan teknologi hehehe...

Cerita apa yang paling parah tentang kehilangan? Ceritanya ibu Sum! Iya betul, Ibu Sum di depan Smipa yang bala-bala dan es jeruknya nya saya kangeni sampai sekarang. Ibu Sum pernah cerita kalau dia sempat sebal sama menantunya, suami teh Nuli. Gara-garanya ibu Sum diboceng motor dari pasar. Ditengah jalan si Ibu jatuh, tapi menantunya tidak sadar dan jalan terus, ketika sampai rumah dia baru sadar kalau ibu Sum tidak ada lagi di motor! hahahahah.. kalau tidak percaya tanya deh sama Ibu Sum, waktu cerita ke saya, ibu Sum masih berapi-api (tau sendiri khan suara ibu Sum bisa didengar sampai ujung kelurahan) dan menantunya yang ada di situ pelan-pelan menghilang demi keselamatan dia... run for his life!!! Hahahaha...

admin
@admin   5 years ago
Cerita tentang Bu Sum ini mengingatkan saya pada almarhum abang saya. Kalau menantu Bu Sum ini kan tidak sadar Bu Sum jatuh. Kalau abang saya, dia benar-benar lupa bahwa dia datang ke suatu tempat berboncengan dengan temannya. Dia pulang sendirian. Temannya ditinggal. 🤣
innocentiaine
@innocentiaine   5 years ago
ibu saya pernah mengalami juga pak. ditinggal ayah karena ketemu teman2, seru sendiri, lupa kalo kesitu sama pacarnya =D Ternyata ada kisah2 serupa..
joefelus
@joefelus   5 years ago
Wah hahaha.. untung saya tidak pernah, salah-salah saya dimusuhi pacar berbulan-bulan! Hahaha
innocentiaine
@innocentiaine   5 years ago
Jangan sampai kejadian pak.. 😂
admin
@admin   5 years ago
Waah...hahaha. Abang saya itu juga sama teman perempuannya. Tapi bukan pacar. (Eh, atau pacar ya, nggak yakin juga karena dia dulu banyak pacarnya. 🤣) Lupa, karena di tempat nongkrong itu ketemu teman-temannya juga. Iya Kak Ine, ternyata ada kisah2 serupa.
joefelus
@joefelus   5 years ago
semoga dulu abangnya tidak jadi didiemin atau bahkan dimusuhi. Kalau sedang PDKT itu bisa gagal total! hahaha...
admin
@admin   5 years ago
Hahaha, betul, Pak Jo. Tapi saya sudah ndak inget detailnya...
innocentiaine
@innocentiaine   5 years ago
Waktu diceritain ibu saya pikir si ayah juara parahnya pak.. ternyata orang lain juga ada 😁
Andy Sutioso
@kak-andy   2 years ago
Wkwkwk. Lucu banget cerita ini. 🤣
You May Also Like