AES06 Introvert dan Extrovert
feranandini
Sunday November 9 2025, 5:25 PM
AES06 Introvert dan Extrovert

Suatu hari, ketika anak-anak KPB selesai menyelenggarakan pertunjukan drama musikal Jas Merah, salah seorang orang tua murid Smipa mendatangi saya dan berkata, “Bu, anak-anaknya pada naik panggung semua yaa…”  laughing-1



Beliau berkata seperti itu karena memang di pertunjukan itu, anak pertama kami (Alfie) ujug-ujug ada di atas panggung sebagai MC. Yah, sebenarnya ngga “ujug-ujug” juga sih..memang sudah diminta oleh teman-teman KPB dari beberapa hari sebelumnya. Tapi mungkin karena itu adalah debut pertama Alfie sebagai MC di forum sebesar itu, jadi cukup menarik perhatian happy-5



Sementara, anak ke-2 saya memang sudah sering sekali naik-turun panggung, tampil menghibur penonton dengan alat musik Djembe kesayangannya. Jadi ketika Alfie juga naik panggung sebagai MC, muncul lah komentar “Anak Bu Fera pada pinter tampil di panggung semua”.


Orang tua smipa yang mendatangi saya waktu itu pun sempat berkata, “Tinggal satu lagi ya, Bu, yang belum naik panggung…” sambil merujuk ke anak ke-3 saya.

hmm..belum tahu saja, si bungsu ini sudah bertanya-tanya, “Kapan adek bisa tampil?”.

Dan alhamdulillah akhirnya minggu ini dia perdana tampil tari di PVJ..penuh sudah checklist-an anak-anak tampil di atas panggung. hahaha..


Tidak sedikit yang bertanya kepada saya:

“Kok bisa sih anak-anaknya pada berani tampil di atas panggung?”

“Anaknya extrovert semua ya, Bu? Anak saya mah introvert, tapi saya pengen liat anak saya berani tampil. Gimana ya?”


Kadang saya jawab dengan bercanda, “Mungkin bapaknya kudu Bapak Wibi” hahaha…laughing-1


Eh tapi saya rasa itu ada pengaruhnya juga sih. Karena anak-anak saya memiliki Ayah extrovert seperti Bapak Wibi, yang aktif bergaul di komunitas sana-sini, ringan mengajak ngobrol orang-orang yang ditemui di jalan, santai ketika harus ngomong di depan umum..jadinya anak-anak terbiasa melihatnya dan jadi lebih mudah untuk melakukannya juga. Karena anak meniru apa yang biasa mereka lihat dari orang tuanya kan ya..?


Hal ini pernah jadi bahasan antara saya dan teman-teman kuliah saya ketika kami sedang ketemuan dan ngobrol-ngobrol santai di cafe. Teman-teman saya menanyakan hal yang sama, ingin tahu bagaimana supaya anaknya berani tampil. Pada saat itu saya sharing salah satu hal yang biasa dilakukan oleh suami saya ke anak-anak untuk melatih anak-anak menjadi extrovert. Apakah itu?

Kalau lagi di tempat baru, misalnya main di playground, harus bisa kenalan sama minimal 3 orang baru. Tanya nama dan umurnya berapa. Setelah selesai main, laporan ke Ayah siapa aja nama kenalan barunya itu. Kadang mereka bisa menyebutkan nama-namanya, tapi tidak jarang mereka lupa. Buat anak-anak, apalah itu sebuah nama..yang penting aku bisa bermain bersama.


Ketika saya ceritakan hal itu ke teman-teman saya, yang mayoritas para introvert, mereka merasa kaget. Buat mereka, hal itu berat dilakukan. Jangankan mengajak ngobrol, mereka bahkan berharap kehadiran mereka di tempat itu tidak terdeteksi, agar mereka tidak diajak ngobrol oleh orang lain relieved.



Kalau Bu Fera sendiri bagaimana? hmm..selama ini saya pikir saya introvert. Tapi berdasarkan hasil test kepribadian yang saya ikuti berkali-kali, hasilnya selalu extrovert. Baca ciri-ciri orang introvert pun memang tidak relate dengan saya..haha.

Jadi yaa.. no wonder lah ya anak-anak saya pada extrovert semuanya.


Sebenarnya saya tidak tahu juga apakah memang ada korelasinya antara orang tua yang extrovert akan menghasilkan anak-anak yang extrovert? Atau mungkin sebaliknya..apakah orang tua introvert akan memiliki anak-anak yang introvert juga? Apakah introvert/extrovert suatu anak itu sebenarnya tidak bergantung dari orang tuanya?

Belum pernah membaca atau mencari studi mengenai itu. Kalau memang ada, sepertinya menarik untuk dibaca.


Sebagai penutup, saya jadi teringat suatu quotes dari James Baldwin,

"Anak-anak tidak pernah sangat baik dalam mendengarkan orang tua mereka, tapi anak-anak tidak pernah gagal untuk meniru mereka”


Jadi menurut saya, terlepas dari apakah diri ini seorang introvert ataupun extrovert..ketika kita ingin anak menjadi percaya diri tampil di depan umum, boleh lah sesekali kita sebagai orang tua menunjukkan kepada mereka bahwa tampil di depan umum itu bukan suatu hal yang perlu ditakutkan.
Andy Sutioso
@kak-andy   7 months ago
Wah nuhuun. Asik euy tulisannya. Semoga berlanjut terus. Lagi rame nih AES. Mudah²an gegara enerji POT dan Festlit yang menyala ☝🏼🤗🔥
feranandini
@feranandini   7 months ago
Hehe..iya, Kak. Biasanya kalau abis festlit, semangat menulis meningkat 😁
Lei
@lei   7 months ago
Meriah banget semuanya ekstrovert! Di sini Akila introvert sendiri. Kayanya dia malah agak tertekan dgn ortunya terlalu outgoing 🤣
feranandini
@feranandini   7 months ago
Meriah banget memang 🤣🤣
You May Also Like