AES74 6 Pelajaran Hidup dari Biji Kopi – Mengenal Jon Gordon dan Damon West
finsjournal
Monday January 1 2024, 9:33 AM
AES74 6 Pelajaran Hidup dari Biji Kopi – Mengenal Jon Gordon dan Damon West

Apakah kamu pecinta kopi, penikmat kopi, atau ahli dalam dunia per-kopi-an? Jenis kopi apa yang kamu suka?

Sebagai penikmat kopi, saya hanya tahu mana kopi yang kurang enak, enak, dan enak banget. Paling juga tanya-tanya sedikit dari orang lain yang lebih paham tentang jenis biji kopinya, dan senang melihat barista saat mereka meracik kopi.

Namun, siapa sangka ternyata banyak pelajaran hidup yang bisa kita ambil dari sebuah biji kopi.

Menjelang pergantian tahun baru, saya mengisi waktu dengan membaca sebuah e-book berjudul “The Coffee Bean” karya Jon Gordon dan Damon West. Isinya bukan tentang jenis biji kopi atau pengolahan kopi di dunia, melainkan pelajaran hidup yang bisa diambil dari sebuah biji kopi.

The Coffee BEAN  Jon GordonDamon West.png The Coffee Bean complete version.jpeg

Penulisnya sendiri, Jon Gordon merupakan seorang penulis dan pembicara asal Amerika yang mengangkat topik kepemimpinan, budaya, penjualan, dan kerja tim. Ia bekerja di berbagai organisasi atletik, institusi akademik, ia banyak bekerja bersama para pendidik dan administrator di asosiasi dan distrik di seluruh Amerika Utara.

Pada tahun 2016, Gordon meluncurkan Positive University, sebuah program online berkelanjutan yang menyediakan akses ke konten yang berfokus pada mengatasi tantangan sehari-hari, menyatukan komunitas orang-orang yang memiliki pemikiran selaras. Ia meraih gelar Bachelor of Science dalam bidang ekologi manusia dari Cornell University dan Master of Arts dalam bidang pengajaran dari Emory University.

Gordon percaya bahwa pikiran negatif dapat memisahkan, memecah belah dan melemahkan kita, dan secara aktif kita perlu menyadari bahwa pikiran tidak memiliki kuasa atas seseorang. Melalui buku ini juga ia mengajak pembacanya untuk belajar memperhatikan pikirannya tetapi tidak mendengarkannya, dan secara aktif memilih pemikiran yang positif.

Yang menarik perhatian saya adalah Damon West, menurut saya Damon West merupakan manusia inspiratif yang merupakan bukti kekuatan transformatif berupa ketahanan, penebusan, dan kapasitas untuk berubah.

Dari puncak karir sepak bola, seorang profesor di perguruan tinggi yang menjanjikan, hingga akhirnya kecanduan akibat kekecewaan hidupnya paska cedera yang dialaminya yang menyebabkan hukuman penjara 65 tahun di Texas.

Di balik jeruji besi, Damon menemukan secercah harapan dalam analogi biji kopi, menyadari bahwa seperti biji kopi dalam air mendidih, dia memiliki kekuatan untuk mengubah lingkungannya daripada dikonsumsi olehnya. Melalui kebangkitan spiritual, tekad, dan komitmen terhadap pertumbuhan pribadi, Damon keluar dari penjara sebagai pria yang berubah setelah lebih dari tujuh tahun.

Pesannya untuk menjadi “biji kopi” tersebut telah bergema secara global, menginspirasi banyak orang.

Kembali lagi ke buku “The Coffee Bean”, sebuah cerita yang mengajarkan pembaca bagaimana mengubah lingkungan mereka, mengatasi tantangan, dan menciptakan perubahan positif dalam hidup.

“Hidup seringkali sulit, membuat stres, dan terasa seperti sepanci air panas mendidih. Lingkungan tempat kita berada dapat mengubah, melemahkan, atau mengeraskan kita, dan menguji siapa kita sebenarnya. Kita bisa seperti wortel yang melemah di dalam panci, atau seperti telur yang mengeras. Atau, kita bisa menjadi seperti biji kopi dan menemukan kekuatan dalam diri kita untuk mengubah lingkungan kita.” https://coffeebeanbook.com/

“The Coffee Bean” bercerita tentang Abraham atau Abe, seorang pemuda yang hidupnya dipenuhi stres dan ketakutan saat menghadapi tantangan dan tekanan di sekolah dan rumah. Suatu hari setelah kelas selesai, gurunya membagikan sebuah pelajaran yang mengubah hidupnya dari sebuah biji kopi. Pesan yang kuat ini mengubah cara dia berpikir, bertindak, dan memandang dunia. Abe menyadari bahwa alih-alih membiarkan lingkungannya mengubah dirinya menjadi lebih buruk, dia bisa mengubah lingkungan tempat dia berada menjadi lebih baik.

Buku yang saya baca versi singkat dalam sebuah aplikasi pengembangan diri, tetapi cukup memberi inti dan poin penting bagaimana cara untuk kita bisa berpikir positif. Ada 6 poin penting yang akan saya bagikan secara berkala melalui tulisan ini. Ditunggu ya…

Jadi, mau pilih yang mana? Apakah kamu wortel, telur, atau biji kopi? (baca dulu aja artikel lainnya ya!) (^.^)v

NB: Tulisan ini saya upload juga di website pribadi dengan judul yang sama --> finsjournal.id

You May Also Like