AES814 Rabu yang Penuh Haru
Andy Sutioso
Saturday June 28 2025, 10:45 AM
AES814 Rabu yang Penuh Haru

Syukuran Tutup Tahun TP20, Rabu, 25 Juni 2025. Rabu sore yang penuh haru... Lagi-lagi banyak air mata yang ditumpahkan sejak kakak-kakak membagikan kisah perjalanan pembelajaran di TP20. Tahun yang penuh dinamika, diwarnai banyak hal tak terduga. 

Emosi yang tumpah ruah adalah pertanda kesungguhan, kata kang Aat. Kakak bukan hanya melakukan hal- hal teknis, menjalani SOP atau sekedar menerapkan apa yang digariskan kurikulum. Kakak-kakak menghadirkan diri sepenuh-penuhnya dalam proses pembelajaran hari demi hari - membersamai tumbuh kembang teman-teman kecil di Smipa. Tidak mudah memang, tapi ini bagian dari keutuhan (ke-holistik-an) yang memang perlu dihadirkan oleh kakak-kakak saat berproses di Semi Palar. Mendidik manusia seutuhnya adalah kata-kata yang sejatinya sangat sakral. Sebagai catatan, di banyak sumber, holistik - selain dimaknai sebagai keutuhan juga mengandung makna kesucian - kesakralan yang hadir dari kata holy. Sakral karena di Semi Palar, salah satu hal yang paling mendasar adalah soal kesadaran : Sadar Diri, Sadar Lingkungan dan Sadar Tujuan. Kesadaran yang juga banyak dibahasakan sebagai awareness, atau consciousness (tergantung konteksnya) tidak terpisahkan dengan dimensi ke-Semesta-an atau ke-Tuhan-an.  

Keharuan juga banyak tumpah karena kesadaran bahwa selama proses dan di titik peralihan TP 20 ke TP 21 ada banyak anggota keluarga yang melanjutkan perjalanannya, petualangannya di tempat yang baru. Orangtua dan anak, juga para kakak. Hal inilah yang terjadi berulang-ulang dalam proses dan perjalanan Rumah Belajar Semi Palar. Rumah Belajar ini adalah rumah bersama tempat warganya datang dan pergi. Tapi keluarga adalah keluarga, dan rumah ini adalah tempat untuk pulang - suatu waktu batin kita menuntun kita untuk pulang. Rumah hampir selalu mengikat warganya secara emosional, ada koneksi mendalam yang memang kuat dirasakan di sana. Pesan ini juga yang disampaikan oleh kang Aat kepada kita semua yang hadir Rabu lalu.  

Setelah jeda dan makan siang, sesi dilanjutkan dengan pengumuman hasil SUDOKU. Sudoku adalah istilah kami untuk penetapan formasi tim kerja di TP mendatang. Ini adalah proses transisi dari TP20 ke TP21 di Rumah Belajar Semi Palar di mana kita semua melangkah ke tahapan tujuh tahun ke empat perjalanan kita semua. 

Hujan sempat turun menemani kami semua di pendopo sore itu, sementara kami menutup seluruh proses TP20 dengan rasa syukur. Kami selalu mengupayakan bahwa segenap rangkaian kegiatan di Semi Palar ditutup dengan doa karena hanya atas seijin Tuhan Yang Maha Pencipta, Sang Maha Penyayang, seluruh rangkaian kegiatan di Semi Palar bisa terselenggara dan menjadi pengalaman belajar bagi kami satu demi satu. 

Semoga apa yang kami batinkan sedalam-dalamnya jadi bekal kami untuk melangkah ke tahapan perjalanan selanjutnya. 

Terakhir, kami kembali bertukar terima kasih dan maaf. Bertukar enerji lewat jabatan erat, lewat pelukan hangat dan juga tetesan air mata, yang seakan tak habis-habisnya mengalir dan mengalir. Inilah salah satu momen yang tidak pernah terbayarkan dan selalu saya rindukan, karena di sinilah kami merasa bahwa kita semua adalah satu. Rabu yang penuh haru, satu hari lagi kami lewatkan, satu siklus kami tuntaskan dengan penuh rasa syukur. Sampai jumpa di TP mendatang. Salam Smipa.