Jum'at kemarin Semi Palar kedatangan seseorang yang tak terduga. Sebelum sesi workshop Platform COOP di bengkel, saya mampir ke Wosika untuk makan siang. Area belakang warung cukup ramai. Sambil menunggu pesanan saya dibuat, saya ngobrol-ngobrol dengan kakak-kakak, orangtua dan anak-anak Smipa yang ada di sana. Di ujung meja saya lihat ada kak Mpit dan seseorang yang tidak saya kenal sedang berbincang. Serius sekali tampaknya. Dari belakang saya tidak mengenali siapa teman bicara kak Mpit. Saya menduga teman-nya dari luar lingkungan Smipa.
Setelah menuntaskan makan siang, sepertinya obrolan kak Mpit dan temannya sudah tuntas. Saya kaget ternyata teman bicara kak Mpit sama sekali bukan orang asing. Mutia, angkatan pertama yang lulus dari Semi Palar. Mutia lulus angkatan pertama di jenjang SMP dan melanjutkan prosesnya di KPB. Senang sekali bisa bertemu lagi dengan Mutia - yang ternyata sudah menuntaskan studinya di Malaysia. Dan kerennya lagi, Mutia akan segera berangkat lagi ke satu daerah di Sumatera untuk pekerjaan di tempat barunya - di bidang yang memang jadi bidang kesukaan Mutia. Minat Mutia juga sudah dikenali betul sejak di Semi Palar, terlihat dari proyek-proyek yang dilaksanakan Mutia di berbagai tahapannya di KPB.
Sayangnya saya tidak punya waktu leluasa untuk berbincang karena agenda berikutnya sudah menunggu. Yang lucu, saya, Mutia dan kak Mpit sempat 'menertawakan diri sendiri' saat kak Mpit menyebut angkatan pertama sebagai angkatan uji coba. Walaupun secara sadar kami tidak pernah menggunakan istilah itu, dalam praktiknya di angkatan pertama memang kami banyak melakukan eksplorasi. Sebagai sebuah sekolah yang berpijak pada konsep pendidikan yang boleh dibilang tidak banyak dikenal setidaknya di Indonesia, hal ini tentunya tidak bisa dihindarkan. Tapi dengan penuh keyakinan Mutia merespon bahwa "It works kan, ka Andy". Ini juga perlu kita disyukuri ya. Hal ini juga secara langsung sudah dibuktikan oleh Mutia dengan kiprahnya di dunia akademik dan akan segera berlanjut ke dunia profesional - di bidang yang menjadi minatnya.
Walaupun singkat, pertemuan saya dan Mutia di warung Wosika sangat berkesan buat saya. Karenanya saya ingin mencatatkan interaksi singkat dengan salah satu alumni angkatan pertama Semi Palar di Ririungan ini. Semoga bermanfaat dan semoga juga semua tetap semangat. Salam.
Senangnya, ikut bangga dan berbahagia
Waahh Mutia... Masih inget nggak dulu pernah nyanyi bareng Boni di Musik Sore dan Festlit? Dulu Boni masih TK