Hari ini aku telat lagi 🤦🏼, sesuai aturan yang telah kami setujui aku harus membuat sebuah AES.
Sebenernya aku sih senang-senang saja karena rutinku membuat AES hari ini tidak memerlukan banyak usaha memikirkan topik yang ingin dibahas. Sekitar 2 minggu yang lalu teman-teman KPB berkumpul di Bengkel untuk mendiskusikan mengenai peraturan kelas. Ada 2 topik utama yang ingin waktu itu kami bahas, kalau gak salah yang pertama mengenai ke telat-an yang kedua mengenai hari elegan. Namun karena waktunya kurang lama akhirnya kami hanya membahas topik pertama yaitu definisi telat dan "hukumannya".
Aku sendiri kurang setuju dengan yang namannya hukuman, karena sebagai KPB mestinya kami sudah sadar diri dan tidak memerlukan hukuman sebagai motivasi untuk tidak telat. Walaupun begitu selain hanya alat bagi kami sebagai "alat pembuat kapok" hukuman juga bisa loh berguna dan membangun mindset seperti membuat AES yang lagi aku buat sekarang. Saat berdiskusi aku tidak setuju dengan banyak sekali "hukuman-hukuman" yang teman-teman lain berikan karena berbagai alasan, kebanyakan karena landasan hukumannya yang kurang sesuai dengan nilai KPB.
Akhirnya setelah banyak debat dan pertarungan hebat, kami menyetujui untuk mengdefinisikan telat dengan hadir kegiatan kurang dari waktu kumpul -1 menit yang sudah disetujui. Dan untuk yang telat mendapatkan hukuman harus membuat AES namun karena saat itu waktunya sudah habis kami tidak sempat untuk menentukan aturan-aturan membuat AESnya. Ada beberapa hal yang aku dengar saat itu seperti minimal 250 kata, harus beres sebelum pulang ke rumah, kalau telatnya lebih dari 30 menit AESnya makin panjang, dan lainnya. Namun aku rasa aturan tambahan tersebut tidak diperlukan karena kembali lagi kami di KPB seharusnya rasa kesadaran diri dan tanggung jawab sudah terbangun, sehingga motivasi utama tidak telat bukanlah untuk menghindari membuat AES namun untuk membangun diri.
Saat berdiskusi mendengar ada beberapa teman yang dari kecil sudah sekolah di Semi Palar sulit untuk memahami kesadaran diri dan tanggung jawab, aku sedikit kesal dan sedih sekali rasanya karena hal tersebutlah yang membedakan Semi Palar dengan sekolah lain. Beberapa minggu terakhir aku banyak mengangkat topik kesadaran diri dan tanggung jawab saat ngobrol santai kepada teman-teman tersebut nampaknya mereka semakin paham dan sadar, semoga seiring waktu mereka dapat memetakan hal tersebut.
Terimakasih sudah membaca!
📸 face reaction telat ke sekolah