AES068 - Kenapa Aku Menikmati Kulit
Ara Djati
Saturday October 26 2024, 9:25 PM
AES068 - Kenapa Aku Menikmati Kulit

Aku pertama kali menghirup aroma gurih sate kulit saat SMP, ketika teman-temanku berbondong-bondong mengantri di depan kompor Mbak Esih, di jeda sebelum OSIS. Aku pertama kali mencoba sate kulit sebagai potongan kecil yang kuminta dari temanku: renyah dan berair di saat yang sama, asin yang tepat. Aku pertama kali membeli sate kulit sehari setelah mencobanya.

Rasanya luar biasa: aku punya satu tusuk penuh yang bisa dinikmati tanpa batas. Kental dengan rasa, teksturnya kenyal dan kering, sempurna di lidahku. Aromanya terbayang-bayang hingga sekarang, melayang-layang hingga ke jendela SMP, mengundang tengokan penasaran dari orang-orang yang lewat. Sejak itu, aku jadi semakin sering membelinya.

Tak lama, kutemukan bahwa kalau aku terlalu sering makan kulit, aku jadi sakit tenggorokan. Jadi, aku harus membatasi diriku pada hanya satu kulit seminggu. Dengan begini, kulit jadi terasa seperti sebuah kemewahan, kelangkaan, hadiah. Itu kenapa, setiap makan kulit, aku menikmatinya dengan sepenuh-penuh yang kubisa. Aku tutup mata dan menghirup harumnya, dan merasakan asin-gurihnya meleleh di mulut. Aku membiarkannya perlahan meresap dengan penuh. Aku makan pelan-pelan untuk mempreservasi, agar tidak cepat habis, agar aku bisa mengoptimalkan jatahku minggu itu.

Sayangnya, teman-temanku tidak memiliki tingkat apresiasi yang sama untuk kulit. Mereka selalu menertawakanku. Jadi aku harus makan jauh-jauh dari mereka agar tidak dijadikan bahan ejekan. Esai ini adalah respons pada kekurangan empati mereka!!, sekaligus untuk membagikan enaknya kulit.

Sebenarnya aku sedikit kasihan pada teman-temanku, karena mereka tampaknya tidak menemukan kebahagiaan dalam suatu hal yang kecil dan sehari-hari. Padahal aku senang menikmati dengan penuh. Aku jadi lebih mengapresiasi hal-hal yang tampak tak penting. Aku belajar banyak tentang ini, dari sate kulit.

jovanna
@jovanna   2 years ago
semangat makan sate kulitnya ara djati. esai yang sangat keren, menginspirasiku untuk menghargai hal hal kecil setiap harinya😻
Ara Djati
@ara-djati   2 years ago
semoga hidupmu jadi lebih berwarna jovanna 🔥🔥
DarthMalfoy
@vania   2 years ago
ara merasa dirinya adalah fans kulihat terhebat oke ara kami terima, terima kasi tepuk tangannya penonton!
Ara Djati
@ara-djati   2 years ago
terima kasih sudah berempati vania