Hirayama adalah seorang lelaki paruh baya yang menjalani hari dengan rutin sederhana sebagai pembersih toilet umum di Tokyo. Tiap pagi dia bangun, menyiram tanaman, mengenakan seragamnya, melepaskan jam tangannya. Dia keluar, tidak mengunci pintu...
1 Comments
3 Likes
Di belokan menanjak ke arah jalan raya ke arah komplek ke arah rumahku, ada sebuah stan sederhana dari bambu dan triplek. Untuk meneduh dari hujan, terpasang sebuah baliho yang dipasak ke tanah kering dengan tali rafia. Lalu, di mukanya, sebuah...
1 Comments
2 Likes
Selamat! Kamu telah menyelesaikan ujian ini. Tapi, sebelumnya, ada satu pertanyaan terakhir yang perlu kamu jawab. Jawabanmu atas pertanyaan ini akan memengaruhi seluruh hasil ujianmu. Karena, pada akhirnya, hanya jawabanmu di sinilah yang...
Comments
Likes
Pohon jambu di dekat sanggar sedang berbunga, bersemi, sebebas-bebasnya. Benang sarinya yang putih halus bertaburan di kakiku, tipis menyelimuti tanah, menggantikan hijau rumput dengan kilaunya. Kalau angin sedang mempercepat laju tiupnya, benang...
Comments
3 Likes
Ada titik ketika kita sadar bahwa sesuatu yang sudah lama menjadi sebuah nanti tiba-tiba menjadi sebuah sekarang. Titik di mana semuanya melebur, meletup, melambung; semua terbayarkan, tuntas, tamat. Tiap momen kecil menuju titik itu berkelebatan...
Comments
8 Likes
Beberapa waktu yang lalu, Kak Andy mengirimkan sebuah video tentang bagaimana bahasa bisa membatasi kita, dan memintaku memberikan tanggapan.
Video itu membahas ide yang menarik: bahwa bahasa, secara konsep, bertujuan untuk mengkategorisasikan...
1 Comments
2 Likes
Terlanjur terlilit dalam ritme keseharian, begitu mudah hal sederhana jadi gawat, benang rapi jadi kusut.
Namun, sekali-kali, akan terbersit dalam pikiranku bulir-bulir damai, sekian detik ketika masalah-masalahku luluh, dan aku ingat bahwa aku...
Comments
2 Likes
Sebagai anak tunggal dengan sedikit orang di sekitar, aku menghabiskan masa kecilku dalam dunia angan-angan. Aku berpura-pura jadi peri, jadi putri duyung, jadi owa jawa. Aku berpura-pura jadi anak kepala suku di sebuah planet terpencil. Aku...
Comments
7 Likes
Untuk sebagian besar hidupku, kurasa orang-orang mempersepsikan aku sebagai orang yang patuh. Mungkin karena aku diam dan tidak banyak membuat kenakalan. Aku juga dulunya pikir aku orang yang patuh. Tapi semakin lama aku semakin tidak suka dicap...
Comments
6 Likes
I saw my life branching out before me like the green fig tree in the story. From the tip of every branch, like a fat purple fig, a wonderful future beckoned and winked. [...] I wanted each and every one of them, but choosing one meant losing all...
Comments
2 Likes