AES 30 - Usada Sunda part 2 - Ilmu pengobatan berbasis alam
Gunawan Muhtar
Thursday January 22 2026, 8:31 AM
AES 30 - Usada Sunda part 2 - Ilmu pengobatan berbasis alam

Dari lebih 900 tanaman obat yang disebutkan dalam Usada Sunda (ilmu pengobatan alam bagian dari Ajaran ParaHyang / dalam bahasa umum di sebut Sunda Wiwitan) – hanya sekitar 40 tanaman yang saya pahami dan saya gunakan dikeluarga kecil saya. Dan sejauh ini, pengetahuan ini terasa sekali manfaatnya. Lebih dari 8 tahun kami belum pernah pergi kerumah sakit untuk berobat.

Tanpa mengesampingkan ilmu pengobatan kedokteran modern, saya kira ilmu pengobatan alam warisan leluhur Nusantara yang sudah ribuan tahun eksis ini, juga memiliki manfaat yang besar sekali bagi manusia.

Usada Sunda, terdiri dari banyak bagian, dari mulai menyembuhkan, memperbaiki, merawat, mempercantik, sampai membunuh. Iya, tanaman yang bersifat racun dan bisa digunakan untuk membunuh kerbau sampai manusia juga dipelajari. Ada dibagian “Papati” – Ilmu membunuh dengan bahan alam.

Yang menarik, ajaran ini memandang penyakit yang dialami manusia sebagai gabungan efek sebab akibat antara aktivitas fisik (gerak tubuh), pikiran dan emosi. Jadi penyakit dipandang sebagai gabungan sebab akibat dari ketiganya. Ketika ada satu saja dari 3 hal tersebut tidak selaras, maka tubuh manusia akan merasakan sakit.

Itu sebab, dalam ajaran ParaHyang, disebutkan bahwa sejatinya, solusi dari semua masalah pada tubuh manusia ada di 3 tempat : Dijero Tarang / Dibalik kening (pikiran), Dijero Dada/ Dibalik Dada (emosi dan perasaan) dan Dihareupeun Panon (didepan mata).

Ilmu pengetahuan modern membuktikan, bahwa pikiran dan emosi manusia berpengaruh langsung terhadap kesehatannya. Jurnal ilmiah dan penelitian tentang ini banyak sekali. Itu sebab, ajaran ParaHyang sangat menekankan pentingnya pikiran dan emosi bagi kesehatan manusia.

Disebutkan, bahwa langkah awal penyembuhan penyakit adalah ketenangan dan kedamaian pikiran. Penyakit tidak dipandang sebagai musuh atau musibah bagi manusia, melainkan bentuk pengalaman rasa sementara sebagai bagian dari pelajaran kehidupan di bumi. Darinya rasa penerimaan dan kedamaian muncul. Sebagaimana disebutkan dalam banyak ilmu kedokteran modern, saat pikiran manusia tentram dan damai, tubuh secara alami akan mengeluarkan banyak hormon yang sangat bermanfaat bagi kesehatan dan penyembuhan.

Sementara frasa Di hareupeun panon adalah ungkapan simbolik untuk menggambarkan sesuatu yang dekat dan sangat mudah terlihat. Hal ini berkaitan dengan fakta, bahwa dari 9.500 lebih jenis tanaman obat yang ada di Nusantara, sekitar 65% nya adalah tanaman yang tingginya tidak lebih dari 1-2 meter, terdiri dari jenis rerumputan dan perdu yang sangat mudah ditanam dan diambil.

Note : Ini adalah serum Jawer Kotok / Miana untuk kecantikan dan kulit wajah yang saya buat sendiri untuk istri. Secara medis, Miana mengandung flavonoid, polifenol, tanin, saponin, alkaloid, vit C, dan minyak atsiri yang bermanfaat sebagai anti inflamasi, anti bakteri, anti oksidan, mengurangi jerawat, mengecilkan pori pori, mencerahkan wajah, mengontrol minyak berlebih, menjaga kelembaban kulit wajah, dan membuat wajah lebih segar dan halus.

Andy Sutioso
@kak-andy   4 months ago
Terima kasih Gunawan. Ini catatan pengetahuan yang sulit ditemukan di mana-mana, tapi hadir di sini dengan secara istimewa. Ijin saya colek kak @diki-muhammad-noor, @asep-ramdan, @matheusaribowo, @sukarma yang punya minat khusus terhadap hal-hal semacam ini.
gunawanmch
@gunawan-muhtar   4 months ago
Sama sama Kak Andy. Ijin menyimpan disini mudah2an ada manfaatnya.
murdeani
@murdeani   4 months ago
Sangat menarik... Kapan2 kita ngobrol soal ini yuk, pgn ajak kolab seputar pengobatan tradisional
gunawanmch
@gunawan-muhtar   4 months ago
Rahayu Teh Din. Mangga Teh sama2 belajar