"Refleksi itu mengolah pengalaman sendiri, dengan melihat dari mata orang lain." Menarik sekali bagian ini. Sedang bermain di ruang ini. Sejauh ini, meski belum jauh, mungkin agar si ego tidak menyeret pada ketergesa-gesaan dan menuntut ialah kerelaan untuk "dikuliti" dari kacamata orang lain. Yang berarti harus "mendengar" dan "menerima" dulu kacamata itu, untuk bisa dipakai meluruhkan si ego tadi. hmm semoga belum terlalu jauh, ya. Hahaha