Pangan lokal hanyalah wadah untuk menampung secuil dari tema besar yang semakin buram bagi manusia dan kemanusiaan abad ini. Tema besarnya ialah Keterikatan Manusia, Pencipta, dan Alam. Sebab ada yang semakin sempit dari cara kita melihat maha...
Comments
Likes
Pada hari-hari ramai yang sunyi,
suara sudah memiliki mata
jalanan terbuka lebar begitu saja
gelap lebih menyilaukan dari cahaya
getar bisa lebih tenang dari debur dan debar ombak,
dan dermaga tidak pernah menjadi pilihan
.
Pada hari-hari ramai...
Comments
Likes
Zahir
memelan
riak
dan
bintang-bintang.
Beberapa bulan ini, saya atau kami (Maya Bajawa = MAmat YAnti BAtak dan JAWA), mulai konsisten sarapan dengan menu rebusan yang berwarna-warni. Bukan hanya 2 atau 1 warna. Misal yang selalu ada adalah ubi...
1 Comments
2 Likes
"Kok, bisa sih orang-orang keren!" di bawah langit senja yang merayap dan langit mengubur sisa cahayanya, sebuah kalimat bersinar begitu saja. Tiba-tiba. Menyilaukan, mengetuk kesadaran secara tergesa-gesa. Alih-alih masuk dengan perlahan,...
Comments
2 Likes
Wuku, Pangan, MBG, Flora & Fauna, serta Orang-Orang yang Percaya, bukanlah judul yang menggiring orang untuk pada pembacaan wuku. Meskipun kalau mau percaya juga boleh saja. Ini cerita menarik tentang apa yang hilang, secara perlahan, tanpa...
Comments
Likes
Salah satu ujian sebagai Kakak Smipa yang saya rasakan akhir-akhir ini ialah rendah hati. Mungkin semua Kakak, fasilitator, atau guru, bahkan semua orang memang seyogyanya memiliki dan menerapkan sifat ini. Rendah hati. Bukan sekadar untuk berani...
Comments
2 Likes
Type C
Semua akan type C pada akhirnya. Semua sedang bergerak menjadi USB Type C. Setidaknya ada 3 hal yang melatarinya; universal, multifungsi, dan kecepatan. Universal, sebab type C sudah menjadi standar industri baru untuk semua perangkat...
Comments
Likes
Rasanya kita perlu bercermin,melihat luka di tubuh bumi, di tubuh semesta besarSetidaknya, karena kita juga semesta kecil,yang di dalamnya ada aliran air, ada udara bergerak, ada keruh, ada ombak, terkadang longsor, sering banjir, juga badai dan...
1 Comments
5 Likes
Pagi di Smipa selalu memiliki rasa yang khas. Bila kamu memilih hidung sebagai cara memahaminya, coba indrai pagi di Smipa sebagai kepulan asap tipis yang segera muncul ketika kita membuka tutup penanak nasi. Dari jalur telinga, pagi di Smipa...
2 Comments
5 Likes
Dalam sebuah obrolan yang kadar santainya 80%, di sebuah warung kopi yang kursinya terisi 80%. Seorang mantan Kakak Smipa mengalirkan pertanyaan-pertanyaan seputar hidup dan kehidupan di Smipa. Ruang hidup kita bersama, selaku keluarga Smipa....
Comments
4 Likes