AES 004 - Rindu itu Pilu
gabriela
Thursday March 6 2025, 7:14 PM
AES 004 - Rindu itu Pilu

Delapan tahun,
Delapan tahun lalu masih terdengar suara indah, merdu, dan khas yang selalu menyanyikan lagu-lagu lawas dan berhasil memperkenalkan saya dengan musisi legendaris kesukaannya. Bee Gees, Bob Marley, The Beatles, Iwan Fals, The Rolling Stones, dan kawan-kawan yang semua albumnya selalu diputar, setiap hari Minggu pagi sudah menjadi alarm yang memanggil saya untuk bangun dan menikmati hari libur dengan formasi lengkap, enam orang. Hari dimana yang bekerja libur, yang sekolah juga libur, dan dalam dua hari itulah bagi saya menjadi dua hari paling berharga dalam satu minggu, bersama-sama, entah di rumah atau pergi kemanapun angin membawa kami sekeluarga. Sekarang, tujuh hari dalam satu minggu tidak dirasa berbeda, dan tidak lagi ada terdengar lagu-lagu dengan suara bingar dari lantai bawah dan ajakannya untuk bernyanyi atau bermain musik bersama. Seketika tersadar kalau sunyi dan sepi ada suaranya, hanya tinggal terdengar suara AC, film yang saya tonton semalam dan lupa dimatikan, serta siulan burung di luar jendela kamar. Kami semua sudah bertumbuh, dan memiliki aktivitas masing-masing, sampai sempat berpikir 'ternyata lima bisa terasa sepi seperti ini'. 

Beberapa waktu lalu, ketika berkesempatan melihat kegiatan teman-teman TK B yang sedang sibuk membuat surat untuk dikirimkan ke teman lainnya, saya seperti tersentak. Rasanya ingin sekali ikut menulis dan mengirim, walaupun jarak dibatasi oleh kehidupan. Banyak sekali hal yang ingin saya ceritakan, secara langsung, walaupun tidak mungkin. Sekarang sudah tahun kedelapan, dan seiring berjalannya waktu angka itu akan selalu bertambah. Kami disini sudah tidak lagi berlarut dalam kesedihan dan penyesalan, tetapi akan selamanya merindukanmu, tidak akan pernah hilang, tidak akan pernah pudar. Pelukmu, suaramu, dan segalanya tentang dirimu. Sama seperti judul, rindu itu pilu, tetapi kuat untuk berjalan maju itu perlu. Karena saya yakin, kemanapun kehidupan membawa saya, pa akan selalu melihat dan menjaga saya, mendengar cerita-cerita saya, dan selamanya abadi dalam diri saya.