Tulisan ini berasal dari proses yang rumit, berikut jalannya:
1. Tergabung ke grup Whatsapp (WA) orang tua baru Semi Palar
Kerumitannya: Banyak banget grup di WA, entah kenapa ngeliat banyak grup di layar dan ngga bisa kebaca semuanya jadi semacam "kerudetan" buat otak-ku 😅, gak tahu apa hanya aku yang merasa begitu atau ada lagi manusia lain semacamku di bagian bumi belah lain?
2. Muncul-lah postingan di grup WA ortu baru SMIPA tentang website Ririungan
Kerumitannya: Gara-gara aku yang lumayan senang menyimak "deep talk" nya orang lain, jadilah "terpaksa" klik "link" nya, akhirnya muncul-lah kerumitan yang sudah mudah diduga, Ya, mataku (otak-ku) ngga fokus banget liat tulisan-tulisan di layar, entah menu-ikon-tautan-gambar-dst, "lieur banget". Jadi sejak hari itu aku ngga buka-buka lagi si Website teh.
3. Tergabung ke grup WA kelas anak-ku
Kerumitannya: Seperti sebelumnya, tentang jumlah grup di WA ku, tapi beruntungnya grup ini cukup "ga umum" dibanding grup-grup lainnya, hehe. Semua membernya hanya posting secukupnya banget dan seperlunya sehingga aku merasa nyaman dan tidak merasa rumit.
4. Member grup kelas anak-ku mengirim beberapa kali topik menyinggung dan menautkan Website Ririungan
Kerumitannya: Aduh, yang sudah dilupakan, muncul terus, ya ngga tahan juga ingin baca kan jadinya
. Yaudah aku coba "scroll" pelan-pelan, coba dengan cara tersistematis dan tersimpel yang aku bisa. Aku kepingin juga nulis atau ngobrol. Tapi kenapa udah diulang-ulang baca, kok tetep ngga tau gimana caranya ngetik .
5. Kebetulan perlu ngobrol dengan Kak Andy berkaitan yang terkait, Kak Andy menautkan lagi Ririungan
Kerumitannya: Kepingin ikutan ngobrol kan, tapi entah kenapa bingung banget lihat websitenya. Baru masuk tuh udah "pahibut" mata teh hahaha. Tapi akhirnya aku nemu, menu "Log In". Ooooh, pikirku, ini meren yah, harus bikin akun dulu, akhirnya berhasil bikin akun, tapi cenah harus nunggu "approval", yaudah nunggu dulu.
6. Kak Andy konfirmasi tentang "sign up" ku. Angin seger banget hahaha, ga perlu lewat email atau apalah itu, "manusianya" langsung nanya ke aku, aku jadi ngerasa ngga perlu riweuh berurusan sama "mesin".
7. Udah bisa "scroll" lagi, nyari caranya ngetik disini
Kerumitannya: Rumit. Aku gatau kumaha caranya ngetik, ngga nemu kolom ngetik atau keypad . Bulak balik dekok nyari dimana, katanya masuk ke profil dulu kan, profile-nya teh yang mana maksudnya, udah di klik namaku tapi naha ga ada menu yang katanya bisa ngetik, youtube, dll seperti di panduan "blog-ing".
8. Nyerah, nanya aja lah sama Abah
Ngga lama
dia teh nge klik menu ajaib, sehingga muncul-lah tampilan yang berbeda dari profile ku, lengkap, dan jelas bisa nulis a.k.a ada ikon ➕ buat nulis. Ternyata yang selama ini aku cari adalah menu "itu".
9. Unggah ulang tulisan ini 3x
Kerumintannya: Karena gagal terus unggah gambar kunci tulisan ini, karena menyunting ulang judul, karena tulisannya sudah aku "copy" tapi tidak ter "paste" seluruhnya jadi nulis lagi kekuranggannya .
10. Mikirin (doang) apakah tulisan ini sudah 250 kata belum. Karena sudah malam, udah sepet mata ngeliat layar (alasan), pasrah dan unduh saja 😅, gapapa ya Kak Andy .
Waah warbyasah.... setelah melampaui 10 lapisan kerumitan, ternyata bisa nyampe ke sini. Keren banget. Anda layak dapat bintang! Kalau istilah di Ririungan ini Pecah Telor! Oh ada bukunya juga yang judulnya pecah telor, kalau mau baca-baca tulisan rekan dan kakak yang lain ada di sini tautannya. https://heyzine.com/flip-book/2592b428d6.html
Selamat Gilang. Gilang sudah membuat saya tersenyum lebar hari ini, karena memang sulit banget mengajak warga Smipa menulis di Ririungan - entah kenapa. 😁
Colek oom @joefelus ah - oom Joe kenalkan ini Gilang ortu baru KB di Smipa, bundanya Paka - yang berinisiatif untuk menulis di Ririungan. Gilang, oom Joe ini boleh dibilang sesepuhnya Ririungan - satu-satunya yang terus menjaga Ririungan ini tetap hidup sampai hari ini lewat tulisannya yang sudah nyaris 1000 esai. Semoga menginspirasi. 🙏😊
Hallo.. Salam kenal Mbak Gilang
Halo kak Joe, salam kenal juga, terima kasih 🙏
SMIPA mengandung magnet memang ya kak😆
Betul ya kak, kadang ada yang bisa lebih menyampaikan dan tersampaikan dengan tulisan atau menulis 😊
Makasih kaaak, aku juga senang kak dengan pengalaman memecah telor teknologi website Ririungan ini 😁.
Mungkin ada juga yang serupa tapi sama, eh 😄, agak sulit ini memang untuk yang tidak terbiasa dengan teknologi website (alasan lagi hahaha).