AES0014 Mencari Tangan Yang Terbuka
Gilangfhj
Tuesday November 4 2025, 6:57 AM
AES0014 Mencari Tangan Yang Terbuka

Nampaknya hidup, bak intan yang lahir dari dari perut bumi, berkawan dengan tempaan penguat diri.

Kita memang tidak bisa mengharap kebaikan selalu menyertai, karena begitu kita bisa melahirkan diri. Tempaan akan merefleksikan yang sudah kita miliki, apakah masih valid atau perlu disesuaikan lagi, untuk di setiap masa kini.

Itu pula tempat belajar yang aku cari, yang terbuka pada aspirasi, tidak alergi untuk koreksi, dan sedia ruang aman bahwa anak dan orang tua bisa percaya diri.

Tidak sedikit kekurangan yang bisa dimaafi dengan validasi, karena setiap kepala adalah manusiawi. Tidak sedikit kealfaan yang bisa dimaklumi dengan komunikasi, karena kesalahan wajar terjadi. Karena defensi tidak akan melahirkan harmoni, melainkan was-was yang menghantui.

Pendidik adalah pahlawan tanpa tanda jasa, tidak semua mudah memahami. Beratnya mengatur kepala bersamaan dengan hati, siapa yang mau dititipi dan diintipi. Tapi bagiku pendidik adalah tempat aku bisa menyandarkan isi, buruk dan baik diajari. Lalu perlu ingat mereka juga manusia yang hidup seperti biasa, memerlukan kompensasi, untuk kelangsungan diri. Disitulah senjangan dunia pendidikan sering terjadi...

Aku hanya penyaksi dari kejauhan, tidak akan tahu utuh yang terjadi. Hanya tangan yang terbuka bisa mendekatkan jarak ini...

Andy Sutioso
@kak-andy   6 months ago
Kapan mampir ke Smipa nulis bareng di Longlas, Gilang πŸ™πŸΌπŸ€—