AES060: Libur atau nganggur?
haegenquinston
Tuesday October 19 2021, 12:42 PM

Besok adalah hari libur. Dari hari libur tanggal merah, tidak ada kegiatan kerja ataupun sekolah apapun. Apakah bisa dibilang libur, kalau seperti itu? Mungkin iya, bahasa lainnya bisa dibilang cuti 1 hari. Karena kebetulan besok tidak ada jadwal untuk kegiatan sekolah, tentunya harus diisi dengan jadwal lain.

Dari sebuah hari libur, aku selalu mengisi kegiatanku yang sebelumnya ada, jadi tidak ada. Dari tidak ada, jadi kosong. Dari kekosongan, diisi kembali dengan sesuatu yang lain. Misalnya, diisi dengan kegiatan belajar berkebun, belajar matematika olah logika, dan lain lain. Ada pula yang santai ketika hari libur, misalnya menonton televisi, main hp seharian, tiduran sampai siang, dan lain lain. Tergantung kebutuhan kita sendiri sih sebenarnya, apakah hal yang kita lakukan memang saat itu kita butuhkan, dan bukan rutinitas sehari-hari yang malah membuatnya buruk? 

Misalnya, kita sedang stres dalam beberapa hari ataupun minggu kebelakang. Kalau ada hari libur, wajar lah kalau bepergian ke-mana supaya bisa nyantai. Wajar pula, kalau kita main hp di rumah dan mencari kesenangan. Orang lagi stres, pastinya butuh jenis kegiatan yang cocok dan mengimbangi emosinya. Namun di lain sisi, jika kita dalam kerjaan tidak sibuk-sibuk amat. Sehari-hari banyak istirahat dan menganggur, lalu tibalah hari libur. Kira-kira, jika seperti itu keadaannya, apakah kita mau nganggur di hari libur, seperti kegiatan rutin biasanya? Main hp di kamar seharian? Tentu tidak, kita tidak ingin membuang waktu mengerjakan sesuatu yang terus kita kerjakan tanpa habis dalam satu hari yang bebas. Apakah dengan hari libur yang telah disediakan, kita mau terikat dengan kegiatan yang kita lakukan berulang-ulang dan menghabiskannya percuma? Tentu tidak.

Itu sebabnya, kita sendiri perlu memanfaatkan suatu hari libur kita dengan baik, sesuai dengan apa yang kita butuhkan untuk menyeimbangkan aktivitas rutinitas kita. Entah dengan pergi hiking ke alam, jalan-jalan dengan teman, menyelesaikan tugas, apapun itu. Hidup ini tidak hanya perjuangan stress pada pekerjaan, hidup ini tidak hanya asyik asyik nganggur saja. Selalu ada bagian aspek kehidupan yang kurang kita dalam dan tekuni, dan pastinya selalu ada bagian yang terlalu menjadi prioritas dan ketidakseimbangan kita.

Di hari libur esok, aku ingin berbuat suatu variasi dari rutinitas biasanya. Dari biasa banyak main hp, dikurangi. Dikit tidak apa-apa, asalkan ada keinginan dan usaha. Yang bisa kulakukan, adalah belajar materi matematika SMA untuk menguji tingkat logika berpikirku. Siapa tahu pula nanti kuliah bakal kepake banget. Selama ini, ternyata aku jarang belajar gituan kembali. Hal kedua yang kuprioritaskan adalah pembuatan proyek mini, apapun itu. Dengan inisiatif dan keinginan sendiri, selama niat hati mengikuti. Entah proyeknya apa, yang penting aku lagi mau, kerjain. Nunggu apa lagi?

Meskipun memang, rutinitas nonton pertandingan basket di pagi hari itu asyik. Tidak bisa terbantahkan, tidak bisa dijauhkan sepertinya. Entah kenapa sudah menjadi gaya hidup, tiap kali hari libur kalau ada kesempatan, langsung nonton aja sambil nyantai. Seperti orang lain di dunia yang hobi dan fanatik nonton sepakbola timnya. 

Namun, aku juga belajar untuk fleksibel. Ketika butuh untuk memindahkan dan mengisi jemuran, aku tinggalkan dulu nonton-nya sebentar untuk mengerjakan kebutuhan. Ketika memang sudah usai, istirahat dulu matanya dari layar hp karena sudah poll panjer 2 setengah jam nonton pertandingan.

Ada waktunya entertainment, ada pula waktunya serius. Pembagiannya saja yang perlu kita atur.