Jangan berpikir tentang taruhan duit dulu, taruhan sendiri menurut KBBI adalah sesuatu yang dipertaruhkan, yang digadaikan sementara. Sesuatu yang dipertaruhkan itu, berada dalam resiko yang cukup tinggi untuk berada dalam situasi yang buruk. Misalnya, mempertaruhkan uang untuk judi (tidak baik), mempertaruhkan nyawa, mempertaruhkan karier (misalnya menjual rumah untuk kuliah di liar negeri) dan lain lain. Apakah mempertaruhkan itu buruk? Tidak selalu juga, terkadang malah kita sendiri tanpa sadar, tanpa sengaja mempertaruhkan banyak hal, entah besar maupun kecil. Misalnya adalah menyetir mobil, aku sendiri kepikiran, andaikan 1 tahun lagi aku udah bisa menyetir, pasti bakal sudah menjadi 'biasa' dengan menyetir. Tetapi saat ini, aku sendiri hanya menyetir mobil saat bermain game, misalnya game balapan mobil. Kalau di game seperti itu, aku menyetir dengan ganas dan agresif, dengan ngebut secara lihai. Mengapa seperti itu? Karena tidak ada yang dipertaruhkan, mau nabrak pun hanya di game, tidak berarti apa-apa. Sehingga hatiku bisa kalem, tidak panik tidak tegang. Alhasil pun, mau agresif pun aku tidak menabrak karena kalem.
Tetapi di dunia nyata, bayangkan aja kalau aku menyetir kendaraan bagaikan di game. Kedengerannya sangat ngeri lah, kalau ngebut di dunia nyata ada kemungkinan besar untuk menabrak dan mendapat luka-luka. Itu adalah resiko, resiko yang perlu kita pertanyakan. Kalau ada kata 'ngebut' yang kepikiran duluan yaitu resikonya, yaitu menabrak. Karena resikonya besar, meskipun mungkin kemungkinannya kecil. kita mengalami perubahan dalam hati, dari santai menjadi takut.
Apakah hal yang perlu dipertaruhkan pada saat itu? Mobil, karena kalau rusak diperbaikinya sangat mahal, malahan bisa tidak digunakan sama sekali. Tubuh, karena kalau terluka pasti sakit banget. Karena taruhannya tinggi, kita seringkali berkutik dan bersikap berbeda dengan pada saat taruhannya rendah. Umpamanya gini sih; asal lo ga ngebut ga bakal nabrak, ga bakal kehilangan.
Contoh lainnya gini: cobain lompat 1/2 meter di lantai rumah anda. Pasti gampang, gampang banget beberapa kali coba pun berhasil semua kan? Nah, bayangkan kalau anda melakukannya di tebing. Sisi tebing, ada jurang yang memisahkanmu dengan tebing lain. Jaraknya sama, 1/2 meter. Kira-kira berani nggak lompat ke depan? Nah, jangan dipikir resikonya dahulu, tetapi pikir kemungkinan selamatnya. Ohh, 99% kemungkinan selamat, hajar aja deh! Karena semangat dan tenang, pasti bisa melakukan itu.
Mau berhadapan dengan kondisi apapun, mau dengan taruhan yang tinggi ataupun rendah, kalau kita yakin dengan diri sendiri bahwa kita bisa, %kesuksesan sudah nyaris terjamin, lakukan saja. Hanya ketakutan akan kemungkinan terburuk, yang sebenarnya menahanmu.
Misalnya naik roller coaster, 'aduh takut ketinggian, takut jatuh'. Pakai mentalitas akal sehatnya. Memangnya kenapa kalau naik wahana yang 'terlihat' ekstrem? Kalau naik wahana tersebut, berapa sih yang bener-bener jatuh? Nyaris 0% kan, sisanya tidak jatuh karena sudah memenuhi prosedur keamanan. Nah, karena keamanan itu sudah terjamin, jangan pikirkan resikonya deh. Coba keluar dari zona nyaman, tenang, lakukan saja, taruhannya tinggi tetapi reward sudah terjamin.