AES099: Resolusi Tahun Baru
haegenquinston
Thursday January 13 2022, 3:08 PM

Ada saja urusannya dengan 'resolusi tahun baru' yang tak jarang kulihat. Baik dari orang-orang di sekitarku, maupun baik dari media sosial. Ada ada saja, budaya untuk membuat resolusi tahun baru. Setiap awal tahun baru. Bukannya tidak boleh, namun terasa aneh apabila tidak terpenuhi. Justru, hal-hal yang kita impikan untuk kita capai, malah akhirnya tidak tercapai.

Andaikan ada seseorang yang badannya cukup gemuk. Selama beberapa tahun terakhir, ia membuat resolusi tahun baru untuk mengadakan perubahan pada hidupnya. Dengan cara standar, yaitu diet. Namun, resolusi thaun baru itu sudah selama beberapa tahun tidak terpenuhi, hingga saat ini. Bagaimana pendapatmu mengenai hal ini?

Niat dari sebuah resolusi, itu pastinya baik. Namun, penerapannya belum tentu baik. Sebuah target yang hanya dibayang-bayang namun tidak dikerjakan, hanyalah sebuah mimpi. Sebuah komitmen, malah menjadi janji palsu kalau diperlakukan seperti itu. 

Resolusi tahun baru sendiri merupakan sebuah pernyataan yang kita lakukan, untuk memperbaiki kesalahan/kekurangan pada tahun sebelumnya, dan menjadi tanda keinginan perubahan yang ingin kita capai. Tepat pada waktu tahun baru.

Sering saya dengar quotes seperti ini: 'Lebih mudah untuk dikatakan daripada dikerjakan'. Statement itu sangat benar dan sangat ngena pada diriku. Percuma banyak omong dan bertindak seakan-akan sudah profesional, kalau akhirnya juga malah akan menjadi omong kosong. Percuma memiliki sebuah janji, jika tidak ingin memenuhinya dan tidak jadi memenuhinya. toh, manusia memang begitu.

Menurutku, sangat tidak apa-apa jika kita membuat suatu resolusi untuk tahun 2022 ini. Namun, resolusi ini jangankan anggap remeh, tetapi kita juga perlu berkomitmen terhadapnya.