Teknologi adalah sesuatu yang kita pakai/terapkan pada objek tertentu, waktu tertentu dan pada masyarakat tertentu. Suatu teknologi akan mengalami proses penyempurnaan dari waktu ke waktu. Orang Jepang menyebutnya Kaizen (Continuous Improvement) yang bermakna “perbaikan berkesinambungan”. Filsafat Kaizen berpandangan bahwa hidup kita hendaknya fokus pada upaya perbaikan secara terus menerus.
Bagaimana agar suatu teknologi menjadi bermanfaat? Salah satu syarat bagi seseorang agar teknologi memberikan lebih banyak manfaat adalah dengan membangun Budaya Disiplin. Budaya Disiplin yang dimaksud adalah disiplin yang dilandasi atas kesadaran bahwa segala hal di alam semesta ini terhubung satu dengan yang lain. Oleh karena itu, mantra pertama sebagai syarat sebelum orang belajar atau menggunakan teknologi tertentu adalah “I am the Cosmos”.
Dengan muncul dan menguatnya kesadaran bahwa semua yang ada ini terhubung, fokus setiap individu seharusnya pada hal-hal yang membuatnya bertumbuh, sehingga selalu berusaha berbuat yang terbaik, membangun kemampuan diri untuk berubah menjadi lebih baik dan melahirkan kemampuan-kemampuan baru.
Sepakat Ketut, saya juga terkesan mendengar dari Sadhguru bahwa di India sebelum anak2 dibekali ilmu (empowered) mereka harus terlebih dahulu merasa terkoneksi dengan alam semesta sebelum pandangan-pandangan yang sempit karena identifikasi dengan kelompok - kelompok yang lebih kecil muncul dalam perspektif anak-anak. Jadi kesadaran akan saling keterkaitan ini memang perlu dibangun terlebih dahulu 🙏🏼😊
Halo Pak Ketut, tulisan ini telah terpilih untuk dibukukan, mohon izin tulisan ini diterbitkan di buku 5 Atomic Essay Smipa Pecah Telor [AES001], semoga berkenan ya. Terima kasih. 🙏🏻