AES 224 Last Day
joefelus
Sunday January 2 2022, 1:26 AM
AES 224 Last Day

Hari terakhir di 2021 bagi saya. Di Indonesia sudah menginjak tahun 2022, saya belum karena berada di belahan dunia yang mendekati ujung zona waktu. Beda 17 jam dengan Indonesia, jadi peralihan tahun di Indonesia yang sudah terjadi 2 jam yang lalu, di tempat saya masih 15 jam lagi, bahkan sekarang masih pukul 9 pagi, kopi saja belum saya minum habis hahaha..

Peralihan tahun sebetulnya hanyalah simbol. Simbol dari harapan akan suatu yang baru, yang lebih baik. Tahun 2021 adalah tahun yang berat untuk banyak orang karena pendemi, jadi semoga tahun 2022 akan menawarkan sesuatu yang lebih baik.

Ya perubahan tahun sebetulnya tidak berbeda dengan hari-hari yang lain, hanya saja memang angka tahunnya berubah, bulannya menjadi Januari, padahal jaman dulu sebelum Paus GregoriusXIII beberapa ratus tahun yang lalu peralihan tahun terjadi di Bulan Maret, Bapa Paus inilah yag mengubahnya menjadi tanggal 1 Januari.

Dengan pergerakan matahari dan bumi, perubahan tahun juga berbeda-beda di setiap tempat, sesuai dengan zona waktu. Pulau kecil di Samudra Pasifik bernama Kiribati adalah yang pertama menginjakkan kaki di tahun 2022 dan American Samoa nanti akan menjadi yang terakhir. Seperti halnya Indonesia sudah lewat, di tempat saya masih lebih dari setengah hari lagi, tergantung lokasi!

Setiap orang juga merayakan perubahan tahun dengan cara yang berbeda-beda, di Indonesia orang senang memasang kembang api, membunyikan petasan dan meniupkan terompet, di New York ada yang namanya ball drop di Time Square yang buat saya agak lucu. Tradisi ya tetap tradisi, ada di salah satu tempat di Amerika menjatuhkan coklat hersey raksasa... hahaha ini saya tahu dimanfaatkan oleh pabrik coklat untuk iklan. Di Honolulu di mana saya berada saat ini biasanya kota seperti sedang perang, bunyi petasan menggelegar di mana-mana dan kembang api di udara tanpa henti, nanti malam di salah satu pantai akan ada kembang api besar yang selalu ditunggu-tunggu masyarakat, dulu biasanya berlangsung hampir setengah jam, kali ini katanya hanya sekitar 10 menit. Yang pasti, kota penuh asap! Saya ingat sekali, orang yang mengidap asma biasanya mengungsi ke tempat tinggi menghindari asap sebab lampu jalan saja tidak terlihat lagi tertutup asap dan jalanan keesokan harinya akan penuh dengan serpihan kertas merah bekas petasan! Ya Honolulu penuh dengan orang asia, mayoritas di sini dan mempercayai tradisi China yang mengatakan bunyi petasan dan kembang api akan mengusir roh jahat, mengusir keburukan dan perubahan tahun akan dimulai dengan sesuatu yang lebih baik. Petasan dan kembang api memang dimulai dari China yang diklaim sebagai penemunya. Di Italy katanya beda lagi, koin silver atau emas dipangang ketika membuat kue. Siapa saja yang mendapat potongan kue yang ada koinnya maka dipercaya akan memperoleh keberuntungan di tahun yang akan datang! Saya sering bergurau, kenapa tidak memanggang lebih banyak koin sehingga setiap orang memperoleh potongan kue dengan koin? Semua orang akan senang karena semua orang akan beruntung! Hahaha... itu hanya bergurau!

Satu hal yang menyenangkan sebetulnya adalah menunggu di masa liburan ini. Menunggu sejak Thanksgiving, lalu natal dan akhirnya tahun baru memang seru karena identik dengan banyak liburan, pekerjaan jauh lebih ringan (pekerjaan saya tentunya, dan ini tidak berlaku untuk pekerja di hotel atau restoran, sebab justru mereka bekerja lebih keras karena bisnis semakin ramai! Saya mengalami itu selama minimal 10 tahun, tapi walau begitu tetap menyenangkan) Begitu peralihan tahun selesai, kita kembali dihadapkan dengan kenyataan, mulai menjalani hidup seperti biasa lagi, bangun pagi, bekerja, mencari nafkah, dan seterusnya. Malam tahun baru menjadi klimaksnya, sesudah itu antiklimaks nya terjadi dengan begitu cepat. Sama seperti yang kak Andy tulis, What now?! Ya begitu lah hidup, tapi setidak-tidaknya jika berpikir positif, itu adalah bagian dari variasi hidup, jika tidak ada perayaan-perayaan semacam itu khan malah garing! Jadi ya kembali kita bersyukur bahwa hidup itu penuh dinamika dan tidak lurus begitu saja dan monoton. Satu hal yang saya ingin tekankan, harapan itu sangat baik karena menyemangati hidup dan memberikan napas segar untuk terus berjuang. Nah ini mungkin yang bisa kita tarik dari perubahan tahun dengan mengirimkan banyak doa dan harapan bagi orang lain dan juga diri kita masing-masing.***

Andy Sutioso
@kak-andy   4 years ago
Thank you Jo. Banyak cerita yang baru saya tau juga nih. Anyway, have a great 2022. 🙏🏼
joefelus
@joefelus   4 years ago
Sama sama Kak, semoga tahun 2022 mendapat banyak berkah dan kesuksesan 🙏
You May Also Like