AES 835 Do Not Wait
joefelus
Wednesday September 6 2023, 8:22 AM
AES 835 Do Not Wait

"Wah.. Kenapa kita engga sejak dulu bikin peach cobbler ya? Enak banget ini. Aku nambah sedikit lagi ah, masih ada sisa kopi di gelas." Kata saya ke Nina.

Di Colorado sejak bulan Juni hingga akhir September adalah musim buah peach. Jika saya pergi ke luar kota, di pinggir jalan suka banyak orang memasang tenda atau bahkan hanya meja dengan sebuah pengumuman bahwa mereka menjual buah peach. Mirip seperti jika kita mengemudi di daerah pantura mulai dari kota Pamanukan hingga ke cirebon banyak sekali orang menjual buah mangga ketika musimnya. Di sini seringkali orang menjual buah peach 1 kotak besar, entah isinya berapa banyak, saya belum pernah membeli karena pasti terlalu banyak dan buah peach bukan buah kegemaran saya. Saya lebih suka nectarine yang mempunyai tekstur lebih renyah daripada peach yang biasanya sangat empuk dan berair.

Kemarin ketika Nina dan saya iseng ke supermarket karena Nina bosan di rumah terus, sehingga kami keluar dan Nina duduk di kursi roda. Saya mendorong sementara Nina memangku keranjang belanja. Kami meihat buah peach sedang diobral, hanya 99 sen/pound. Lalu timbul ide untuk membuat peach cobbler karena di rumah kami sering ingin makanan penutup yang manis. Sambil belanja saya langsung buka google dan mencari resep peach cobbler. Saya belum pernah membuatnya seumur hidup. Ternyata sangat mudah dan hanya membutuhkan beberapa bahan baku, yaitu tepung, gula, susu, dan baking powder. Yang saya tidak punya di rumah adalah buah peach dan susu. Jadi ya kami putuskan untuk mencoba membuat.

Sudah lebih dari 2 minggu saya kehilangan pekerjaan. Hampir setiap hari saya mencoba mencari informasi tentang perkembangan perijinan saya, semua bisa dilihat secara online. Tidak ada perubahan. Saya mulai bosan dan juga susah hati. Harus bagaiman lagi, saya butuh penghasilan bukan? Keadaan ini tidak boleh berlarut-larut, tapi saya bisa apa? Satu-satunya yang saya bisa lakukan adalah menunggu dan berharap bahwa semuanya cepat berlalu, perijinan cepat keluar dan HR cepat memproses reinstatement saya. Hanya itu.

Rasa susah hati harus saya singkirkan jauh-jauh, karena itu tidak akan dapat mengubah situasi menjadi lebih baik, bahkan akan memperburuk. Menyadari itu, saya lebih memfokuskan pada banyak hal yang positif seperti misalnya konsentrasi mengurus Nina, menyediakan makanan yang baik bagi keluarga, disamping juga terus mencari kegiatan yang menyenangkan. Dan saya tahu yang paling menyenangkan bagi saya adalah berada di dapur.

Ada orang, entah sumbernya dari mana dan oleh siapa, pernah berkata begini,"Don't wait for things to get easier, simpler, better. Life will always be complicated. Learn to be happy right now. Otherwise, you will run out of time."

Nah, ingat dengan perkataan itu, saya membuang jauh-jauh semua kekhawatiran, dan kesusahan yang dirasakan, lalu sibuk di dapur karena sudah saatnya membuat menu baru, disamping itu saya punya beberapa buah peach, jadi saya membuat peach cobbler untuk pertama kalinya. Hasilnya? ternyata enak sekali dan yang lebih penting membuatnya sangat mudah. Menikmati peach cobbler dengan diberi es krim vanilla di atasnya sambil nonton TV berdua bersama Nina, ternyata menyenangkan sekali. Ya, saya memilih kebahagiaan! Kasarnya seperti banyak orang bilang, Hidup itu sudah susah, jangan dipersulit lagi. Karena kebahagiaan itu sebetulnya sangat sederhana, sejauh kita tahu bagaimana mencari dan merasakannya. Jadi jangan menunggu segala sesuatu menjadi lebih mudah, lebih baik karena hidup itu sudah rumit, yang saya pilih adalah hidup bahagia!

Foto credit: steverizzo.com