AES 839 Sate Mang Jo
joefelus
Sunday September 10 2023, 11:13 AM
AES 839 Sate Mang Jo

"Anybody will need the bathroom?" Tanya saya ketika masih di dalam kendaraan dalam perjalanan pulang. Tubuh saya rasanya sangat bau asap dan bakaran daging, yang saya inginkan adalah mandi dan minuman dingin.

"Not me." Jawab Kano seketika. Nina pun menjawab yang hampir sama.

Saat ini kami memang dalam perjalanan pulang dari acara kumpul-kumpul dengan beberapa orang warga Indonesia. Acara kumpul-kumpul orang Indonesia seperti biasa selalu penuh dengan berbagai hidangan makanan. Selalu berlimpah dan selalu kebanyakan! Orang-orang buile di sini selalu terkagum-kagum bila menghadari acara Indonesia karena tidak ada seorangpun yang pulang dengan tangan kosong, bahkans eringkali mereka membawa lebih banyak makanan dibandingkan dengan yang mereka makan di acara kumpul-kumpul itu. Mereka selalu berkata,"Indonesian community is always over generous!" Hahaha.. Kita emang begitu dan saya sudah pernah menghadiri beberapa acara di berbagai tempat, sama saja, selalu begitu, berlimpah makanan. Kali ini juga kami membawa pulang satu kotak yang berisi kue lumpur, pukis, nagasari, sosis solo, pisang goreng dan beberapa potong semangka.

Itu baru jajanan loh, Masih banyak makanan lain seperti mie goreng baso dengan kikil, nasi goreng babat, saya sendiri bersama tuan reumah menyediakan sate daging sapi! Ada sekitar 15 orang lebih yang hadir dan kami menyiapkan hampir 300 tusuk sate. Karena sambil mengurus Nina, saya harus melakukan semua persiapan di rumah lalu berangkat ke tempat kumpul-kumpul dan membakar di sana. Nina dan Kano saya ajak sebab mereka jarang makan sate yang masih segar baru matang dari panggangan. Beda sekali rasanya. Buktinya semua ibu-ibu begitu mencintai sate saya hahaha... Mendapat pujian apalagi dari ibu-ibu yang kebanyakan dapur merupakan domain mereka. Bukan seksis loh, tapi di sini ibu-ibu adalah para ratu di dapur, kecuali saya! Di rumah saya raja hahahaha. Nah sesudah membakar sate sepanjang siang, tubuh saya menjadi harum dan karena masih musim panas, di luar juga lumayan panas, jadi ya jelas berkeringat. Jadi saya memang ingin cepat mandi ketika sampai di rumah.

Eniwei, pujian atau compliment yang dilontarkan kepada orang lain akan memberikan perasaan yang menyenangkan pada orang yang diberi pujian, Pujian yang kita lontarkan juga membuat orang-orang senang berada di sekeliling kita. Pujian adalah hal yang positif dan bukan merupakan rahasia lagi bahwa setiap orang selalu senang berada di sekitar orang-orang yang positif. Saya selalu percaya bahwa segala sesuatu yang kita berikan pada orang lain akan kembali dengan berlipat ganda. Oleh sebab itu kita sebaiknya menjadi sumber hal-hal yang positif, maka sekitar kita akan menjadi positif juga. Yang sederhana misalnya dengan rajin memberi pujian, yang selangkah lebih baik tidak hanya dalam bentuk pujian, tapi juga dengan aksi. Memasak untuk orang lain misalnya, siapa yang tidak suka dengan sajian sate yang harum, empuk dan sedap? Nah saya hanya memberikan satu hal, sate, apa yang saya dapat? Pujian berlipat-lipat hahaha... Sate mang Jo ternyata lumayan terkenal hahahaha..

You May Also Like