“Jumlah air di muka bumi selalu tetap, yang berubah hanya bentuk dan tempat.”
Kawanan Bengawan Solo sedang mempelajari topik Daur Air dalam olahan terpadu di kelas. Berawal dari menonton video dokumenter tentang krisis air yang terjadi di beberapa kawasan di dunia, bahkan negara maju sekalipun. Manusia-manusia hebat di luar sana sudah bergerak dan menciptakan alat inovasi untuk menjawab permasalahan krisis air yang terjadi.
Teman-teman Bengawan Solo menantang diri mereka untuk mencari, menganalisa apa sumber utama yang menjadi penyebab dari krisis air yang terjadi!
Setelah proses yang cukup panjang, teman-teman melakukan percobaan sederhana mencari kadar pH air di sekitar sekolah, menyimpulkan bahwa krisis air sebetulnya lebih karena kualitas air yang tidak layak untuk dikonsumsi. Banyak faktor yang mempengaruhi, “Karena suhu yang panas, air menguap lebih banyak, jadinya kekeringan”, “Manusia boros pakai air”, serta “Karena angin yang kencang bawa awan, dan hujannya entah dimana” analisa teman-teman Bengawan Solo. Mereka pun kini sedang mengolah mock-up untuk proyek alat inovasi sebagai solusi dari krisis air versi mereka.
Sebagai penutup olahan Daur Air, kawanan Bengawan Solo melakukan kunjungan ke Leuwi Goeng, Kamis, 9 November lalu. Tentu saja tujuan yang berkaitan dengan olahan tema adalah mencari tahu mengapa kawasan Leuwi Goeng sangat subur, padahal debit air limpahan dari PLTA Dago Bengkok sedang surut. Sasaran lain adalah menumbuhkan kemandirian, kekompakan, dan memaknai pengalaman berkegiatan di ruang publik untuk membangun sikap respek dan kesadaran ruang.
Luar biasaa. Keren banget proses belajar kalian ini. Semoga nerap ya. Tertanam dalam batin teman² semua. Nuhuun pisan sudah berbagi kisah yang membahagiakan ini. 🙏🏼😊
sami-sami, Kak Andy... semoga pengalaman belajar dan pemaknaan hidup yang holistik seperti ini bisa terjadi juga di sekolah-sekolah lain ya... semoga teman-teman di Smipa kelak bisa menyebarkan pengalaman berharga ini...
Ah, senang sekali mengikuti penceritaannya, kak Fifin, seolah saya ikut hadir sana. Btw, keberanian teman2 ternyata bisa menular yaa... 😁
bener banget Bu Mega... hahhaha... energinya beresonansi satu sama lain... semoga lebih banyak energi positifnya ya... (>,<)