A million Miles Away, bukan lagu rock, saya malah baru tahu ada lagu yang berjudul ini dan begitu saya coba mainkan, bukan selera saya. Yang saya maksud adalah sebuah film yang siang tadi saya tonton bertiga bersama Nina dan Kano. Hati-hati, ini spoiler alert! Film yang sangat inspirasional, sebuah kisah nyata yang dialami oleh seorang imigran asal Mexico bernama Jose M Hernandez yang mempunyai cita-cita sangat tinggi dan selama 30 tahun berusaha mewujudkannya.
Jose merupakan anak dari seorang pekerja perkebunan, seorang anak yang sangat cerdas tapi tidak beruntung karena lahir dari keluarga pekerja kasar perkebunan yang berpindah-pindah. Ayahnya berusaha menabung untuk membangun rumah di mexico hingga suatu waktu seorang guru melihat potensi yang dimiliki oleh Jose dan menjumpai ayahnya. Guru tersebut mengatakan bahwa jika mereka terus berpindah-pindah maka potensi Jose tidak akan pernah berkembang. Akhirnya mereka menetap dan Jose berhasil menyelesaikan studinya menjadi seorang insinyur.
Cita-cita dia sejak kecil adalah menjadi astronaut. Sejak dia lulus menjadi insinyur, setiap tahun Jose melamar untuk terlibat di program NASA. Setiap tahun selama entah berapa tahun dia ditolak. Belasan kali dia melamar belasan kali juga dia ditolak. Ada 5 hal yang menjadi pelajaran hidup dari film tersebut:
Jose akhirnya menjadi salah seorang imigran yang berhasil ke luar angkasa. Sebuah pejalaran hidup yang luar biasa.
Gambaran saya tentang film itu paling hanya dapat menggambarkan 1% saja dari hal yang luar biasa itu. Yang saya justru sangat tertarik adalah pengorbanan dari orang tua untuk keberhasilan anak-anaknya.
Pernah tahu kisah Spartacus? Ini jadi cerita yang selalu disebut-sebut oleh ayah saya. Spartacus adalah seorang budak yang kemudian menjadi gladiator. Dia berusaha seumur hidupnya melepaskan diri dan keluarganya dari belenggu perbudakan hingga pada akhirnya dia rela mengorbankan dirinya, membiarkan kematian merengut demi melihat istri dan bayinya dibebaskan dari perbudakan. Sebuah kisah yang juga sangat inspirasional.
Tugas orang tua memang sangat mulia, pada saatnya mereka rela mengorbankan apa saja demi keberhasilan anak-anaknya. Orang tua Jose dan Spartacus merupakan 2 contoh dari milyaran orang tua lain yang bersedia berjuang dan rela menghadapi segala macam risiko demi keberhasilan anaknya. Pertanyaan saya, khusus untuk para orang tua, apakah kita juga begitu? Saya yakin para orang tua dapat dengan mudah menjawabnya.
Foto credit: Quora.com