"Aku masukin croissants ke air fryer aja ya." Kata saya sambil mulai mengeluarkan pinggan dari air fryer dan menyiapkan kertas liner serta memasukkan 2 buah croissants dan mulai memanggang. Tidak lama cukup 1 menit saja. Croissant kalau dimasukkan ke microwave maka akan menjadi lembek dan kehilangan kerenyahannya, saya tidak suka. Saya lebih suka croissant yang renyah di bagian luarnya.
"Aku ada daging asap, sama keju english ceddar. Kita buat sandwich aja buat sarapan." Kata Nina. Dia mulai memotong-motong keju yang belum lama kami beli. Satu menit kemudian croissant saya keluarkan dan Nina mulai membelahnya, memasukkan daging asap dan potongan-potongan keju.
"Masukin ke air fryer lagi 30 detik kali ya, biar kejunya meleleh." Kata saya yang langsung disetujui oleh Nina.
Kami berdua lalu duduk untuk sarapan sambil menghadapi 2 gelas besar Caramel Latte yang barusan kami beli dari kedai kopi langganan kami. Hari ini akan menjadi hari yang sibuk karena saya sudah mulai akan menyiapkan doos-doos besar yang akan membawa barang-brang kami ke tanah air. Saya belum tahu akan ada berapa doos. Saya juga harus membersihkan rumah sedikit, besok hingga 3 hari ke depan akan ada inspeksi dari kampus yang akan memeriksa peralatan keselamatan di dalam rumah. Walau saya tidak terlalu peduli dengan apa yang akan mereka katakan karena rumah kami sangat berantakan sebab akan pindah, toh saya setidak-tidaknya bisa membersihkan beberapa hal. Walau saya tidak terlalu peduli, saya ingin tetap menjaga kenyamanan, bisa saja hasil pemeriksaan mereka terlalu buruk sehingga laporan mereka membuat saya tidak terlalu nyaman.
Banyak kejadian akhir-akhir ini, terutama minggu kemarin yang membuat saya tidak nyaman. Ada masalah dengan kendaraan sehingga harus masuk bengkel, lalu saya harus pinjam kendaraan. Tesla kendaraan yang sangat canggih, tapi juga membuat saya kurang nyaman karena ini bukan kendaraan murah dan banyak hal dapat saja terjadi apalagi di kompleks saya banyak anak-anak. Bayangkan jika ada anak-anak yang bermain lalu kurang hati-hati. Kendaraan saya banyak goresan karena banyak warga di sini yang kurang hati-hati di tempat parkir. Kedua mulai hari Senin saya tidak boleh parkir lebih dari 2 kendaraan di kampus. Kendaraan saya sudah kembali dari Bengkel Jumat kemarin sehingga saat ini saya memiliki 2 dan karena saya hanya memiliki 1 ijin parkir, maka saya akan mengembalikan Tesla sahabat saya.
Sahabat saya mengatakan agar terus menggunakan Tesla sementara kendaraan saya bisa mulai ditawarkan untuk dijual. Satu hal yang membuat saya enggan melakukan itu adalah karena tanggungjawab yang besar. Saya tidak merasa nyaman menggunakan kendaraan orang lain karena banyak faktor, terutama mengenai keamanan. Saya memutuskan mengembalikannya.