AES 1271 HP Kesurupan
joefelus
Thursday December 12 2024, 9:29 AM
AES 1271 HP Kesurupan

"Pagi... 12.12 ayo belanja yang banyak!"

Sebuah pesan muncul di salah satu WAG teman-teman jaman SD. Saya yang memang masih menjelang "masa honey moon" dengan kehidupan yang normal di tanah air, sama sekali tidak mengerti. Memang sejak beberapa saat yang lalu saya sering sekali mendapat SMS atau pesan dari berbagai aplikasi. saya tidak menggubrisnya sebab tidak mengerti.

"Belanja Online, Jo. Bulan 12, tanggal 12. Banyak diskon dan free ongkir." jawab teman saya ketika saya bertanya apa itu 12.12

Teman saya yang tinggal di Australia yang sedang liburan langsung ikut nimbrung.

"Kalo di Aussie, itu boxing day, Jo. Sehari sesudah Natal." Katanya

Maka ramailah kami ngobrol pagi ini. Grup ini memang seru, kebanyakan teman-teman sekampung bahkan sejak jaman TK kami satu sekolah, karena pada masa itu sekolah Katolik adalah yang terbaik dan menjadi salah satu sekolah terfavorit di kampung kami. Nah grup ini memang ada sejak ramai tersedianya aplikasi ngobrol di internet. Ada baiknya sehingga tali silaturahmi kami yang dibesarkan di kota yang sama tetap berjalan terus walau sekarang semua tersebar di mana-mana. Awal tahun depan rencananya kami akan bertemu dan sudah menemukan tempat yang asyik untuk catching up.

Sambil ngobrol di WAG, saya minum kopi dan sarapan sambil duduk bersama Nina. Rumah sudah terasa nyaman walau kemudian saya sadar bahwa daerah tempat tinggal saya (atau mungkin rumah saya saja) banyak debu berterbangan. Kemarin barusan saya bersihkan dan pel, sekarang sudah ada tampak lapisan tipis debu.

"Masa aku harus ngepel setiap hari? Semalam barusan beres, sekarang sudah berdebu lagi." Kata saya kepada Nina sambil bersungut-sungut.

Sambil ngobrol saya menjulurkan tangan untuk meraih telepon genggam yang terletak di meja sebelah kiri tapi tangan saya berhenti di udara sebab telepon saya "mengetik sendiri" mengikuti ucapan yang saya katakan pada Nina.

"Tuh teleponnya kumat! Hantunya bantuin ngetik!" Kata saya tertawa-tawa dan HP saya ini juga mengetik sambil kebingungan sebab tidak mengerti "bahasa Indonesia" sehingga dia menuliskan kata-kata ngawur yang bunyinya mirip dengan yang saya katakan.

"Settingnya harus diubah, Jo." Kata Nina

Saya sudah coba berkali-kali dan memang ada fitur HP yang saya miliki yang sampai saat ini sejak saya membelinya belum banyak digunakan, salah satunya penggunaan suara. Seingat saya setting-nya belum saya apa-apakan tapi entah mengapa, sering sekali telepon ini mengambil inisiatif sendiri untuk mengetik walau saya tidak "menyuruhnya". Jaman sekarang memang semua serba keren dan canggih, sementara kemampuan saya untuk mempelajari fitur-fitur kekinian sangat terbatas ditambah saya memang tidak terlalu tertarik. Dulu ketika saya menggunakan telepon kantor memang sering menggunakan Siri, karena kadang kedua tangan saya sibuk sementara saya harus menelepon, sehingga saya tinggal teriak,"Siri, call Nina", misalnya dan secara otomatis telepon saya berusaha menghubungi Nina. Saya yang juga menggunakan earphone langsung bisa ngobrol sambil tetap bekerja. Tapi menggunakan fitur telepon untuk mengetik tidak pernah saya gunakan. Teleponnya saja sendiri yang lancang tanpa disuruh. Karena sering begitu, saya menyebut telepon saya possessed cellphone, atau dalam bahasa Indonesianya HP kesurupan hahahahaha

Foto credit: harveynorman.ie