AES 1400 Keistimewaan
joefelus
Thursday May 8 2025, 11:48 AM
AES 1400 Keistimewaan

Sebetulnya hari ini saya merencanakan ingin menulis sesuatu yang bagus dan spesial karena ingin merayakan angka genap menulis di AES ini (hahaha.. maksa) tapi, karena semalam saya sangat sibuk hingga lewat pukul 1 tengah malam baru beristirahat, ketika bangun pagi saya merasa seperti zombie dan tidak punya ide apa-apa untuk diutarakan.

Tapi kalau dipikir-pikir, apa sih yang tidak spesial dalam hidup ini? Saya pikir semuanya spesial. Semuanya saling terkait satu sama lain. Bakteri dalam usus manusia sama spesialnya dengan manusia itu sendiri. Tanpa bakteri mungkin manusia tidak akan mampu hidup dengan nyaman. Demikian juga yang lain. Perhatikan saja, matahari, air, udara, tanah bahkan cicak yang setiap hari membuat saya harus menyapu dan mengepel lantai karena kotorannya. Tokek yang katanya membawa keberuntungan (masa sih?) yang selalu berisik dan kotorannya banyak, ternyata, konon, membuat tikus takut dan tidak nyaman ada di dalam rumah, jadi saya biarkan saja dan akhirnya bisa jadi hiburan dan merasa kaya karena waktu dilihat di tokopedia ada yang menjual tokek besar seharga 80 juta. Nah saya punya banyak dan besar-besar sekali. Jadi saya punya  investasi walau tidak sehebat burung walet hahahaha..

Soal keistimewaan manusia, iseng-iseng saya baca beberapa argumen. Ada yang mengatakan bahwa manusia tidak ada istimewanya. Memang dia bilang bahwa manusia telah melakukan hal-hal luar biasa bahkan banyak hal yang hampir mustahil. Manusia menciptakan hal-hal yang sebelumnya sulit dibayangkan dan mengubah dunia tapi katanya pada akhirnya tidak berbeda pentingnya dengan ikan paus di samudera atau kuman di dalam tubuh yang sejatinya hanya bagaikan setitik debu didalam kosmik semesta yang sangat luas.

Tapi ini yang buat saya menarik. Ada yang berargumen demikian: Semesta tanpa kehidupan hanyalah semata-mata semesta, tapi semesta dengan adanya kehidupan menjadikan sebuah dunia. Hmm.. sangat sulit menterjemahkannya dalam bahasa Indonesia hingga pengertiannya tak menyeleweng. 

Pada intinya, apalah artinya semesta tanpa kehidupan. Jika kita tidak ada di dalam semesta untuk mengapresiasi semuanya, apalah artinya? Jika tidak ada kehidupan yang menghargai semua keindahan, merasakan gairah dan kasih sayang, rasa takut dan sebagainya, tidak akan berarti apa-apa, hanya sebuah kehampaan. Nah di sini disimpulkan bahwa dengan sepercik kehidupan, bisa secara kimiawi maupun metafisik, sejatinya itu yang membuat kita manusia dan semesta menjadi spesial.

Nah mari kita merayakan kehidupan, karena dengan adanya kehidupan, segala sesuatu yang ada di dalam semesta termasuk manusia hingga hal yang terkecil menjadi begitu istimewa.

Foto credit: scienceillustrated.com

You May Also Like