AES #45 Nih, cerpenku 9
Jose
Tuesday September 28 2021, 1:01 PM
AES #45 Nih, cerpenku 9

Di tengah jalan, ada dua jalan. Ke kanan dan ke kiri, tidak ada papan yang memberitahu kemana arahnya. Jejak sang anjing juga tidak ada. Aku harus memilih, antara ke kanan atau ke kiri. Aku bingung tetapi aku merasa kalau kekanan itu jalan yang benar. Aku pergi ke arah kanan dan jalan itu mutar balik ke arah rel kereta. Aku tahu itu salah, jadi aku balik.

Aku tidak marah atau kecewa, aku tetap semangat untuk pulang. Karena semua kesalahan menjadi sebuah pelajaran untuk masa depan. Aku harus istirahat terlebih dahulu, karena sudah malam hari. Keesokan harinya, sang anjing datang kembali. Aku sangat senang, pendampingku datang kembali dan aku mendapatkan sepeda membuatku menjadi jauh lebih gampang.

Aku melewati jalan kiri, sang anjing memimpin. Di sana aku melihat di kejauhan ada suatu dinding yang sangat tinggi. Dinding hijau terbuat dari tumbuhan. Sampai di tempat tersebut, aku sadar kalau tempat ini adalah sebuah labirin. Sang anjing tidak mau masuk entah kenapa, jadi aku masuk kedalam labirin tersebut. 

Dinding labirin tersebut sangatlah tinggi dan tidak bisa diterobos karena tanaman di dinding memiliki duri-duri yang tajam. Aku memiliki ide untuk meninggalkan sesuatu di setiap belokan agar tahu dimana saja aku sudah pernah lalui. kalau tidak, bisa mutar-mutar dan tidak bisa menemukan jalan keluar. Aku seharian mencari jalan keluar, sampai aku menemukan sebuah portal berwarna ungu dan hitam. Aku melewatinya dan sampai di kamarku. Aku tidak lelah entah kenapa dan langsung mencari teman-temanku.